• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Daerah

BBKSDA Riau Bergerak Cepat Tangani Dugaan Konflik Beruang Madu dengan Warga di Kabupaten Pelalawan

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:05
in Daerah
BKSDA

Sebagai tindak lanjut, pada Kamis (6/8/2026) Tim WRU BBKSDA Riau bersama pemerintah desa dan aparat setempat melakukan pemasangan kandang jebak di sekitar lokasi kejadian. Foto: istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Kehutanan melalui Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau menindaklanjuti laporan dugaan konflik antara satwa liar jenis beruang madu (Helarctos malayanus) dengan seorang warga di Desa Pangkalan Gondai, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau. BBKSDA Riau langsung mengerahkan Tim Wildlife Rescue Unit (WRU) dari Pekanbaru menuju lokasi kejadian pada Rabu (5/8/2026). Tim membawa satu unit kandang jebak (box trap) sebagai bagian dari upaya kesiapsiagaan dalam penanganan konflik satwa liar.

Setibanya di Desa Pangkalan Gondai Tim langsung berkoordinasi dengan Sekretaris Desa Pangkalan Gondai. Selanjutnya, tim menuju Kantor Desa untuk memperoleh informasi awal serta kronologis kejadian sebagai langkah awal dalam proses penanganan lebih lanjut.

BacaJuga:

Abah Yoyo: Kasepuhan Cisitu Hanya Minta Kepastian Hukum, Bukan Lepas Hutan Adat untuk Tambang Emas Cikidang

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 2,1 Kilogram Serbuk Emas oleh WN India di Bandara Juanda

Bea Cukai Semarang dan Pemkab Demak Musnahkan Jutaan Batang Rokok dan Ratusan Liter Miras Ilegal

Berdasarkan keterangan yang disampaikan oleh pemerintah desa, korban diserang seekor Beruang Madu saat sedang berada di kebun miliknya. Satwa tersebut dilaporkan menyerang korban dari arah belakang. Korban kemudian melakukan perlawanan sehingga beruang melepaskan serangannya dan melarikan diri dari lokasi kejadian.

Meskipun berhasil menyelamatkan diri, korban mengalami luka akibat serangan tersebut. Setibanya di rumah, korban dilaporkan kehilangan banyak darah hingga akhirnya pingsan. Pihak keluarga segera membawa korban ke Rumah Sakit Selasih Pangkalan Kerinci untuk mendapatkan penanganan medis.

Saat ini kondisi korban telah berada dalam penanganan tenaga Medis, sementara Tim BBKSDA Riau terus melakukan koordinasi dengan pemerintah desa, aparat setempat, serta pihak terkait untuk mengidentifikasi penyebab konflik, dan menentukan langkah-langkah mitigasi guna mencegah terjadinya konflik serupa.

Sebagai tindak lanjut, pada Kamis (6/8/2026) Tim WRU BBKSDA Riau bersama pemerintah desa dan aparat setempat melakukan pemasangan kandang jebak di sekitar lokasi kejadian. Langkah ini dilakukan untuk memantau keberadaan satwa sekaligus sebagai upaya mitigasi apabila beruang kembali memasuki kawasan yang berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.

Kepala Balai Besar KSDA Riau, Supartono, menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam setiap penanganan konflik satwa liar.

“Setiap laporan konflik satwa liar kami tindak lanjuti dengan menurunkan tim WRU ke lapangan. Penanganan dilakukan secara terukur dengan tetap mengutamakan keselamatan masyarakat serta menjaga kelestarian satwa liar yang dilindungi. Kami juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat agar langkah mitigasi dapat berjalan secara efektif,” kata Supartono.

Beruang madu merupakan salah satu satwa liar yang dilindungi berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan. Oleh karena itu, penanganan konflik dilakukan secara hati-hati dengan mengedepankan keselamatan manusia sekaligus menjaga kelestarian satwa dan habitatnya.

BBKSDA Riau mengimbau masyarakat yang beraktivitas di kebun maupun kawasan yang berbatasan dengan habitat satwa liar agar meningkatkan kewaspadaan, menghindari bekerja seorang diri, serta segera melaporkan kepada BBKSDA Riau atau aparat setempat apabila menemukan keberadaan satwa liar di sekitar permukiman maupun areal perkebunan.(ney)

Tags: BBKSDA RiauBeruang MaduKementerian KehutananSatwa Liar

Berita Terkait.

Abah Yoyo: Kasepuhan Cisitu Hanya Minta Kepastian Hukum, Bukan Lepas Hutan Adat untuk Tambang Emas Cikidang
Daerah

Abah Yoyo: Kasepuhan Cisitu Hanya Minta Kepastian Hukum, Bukan Lepas Hutan Adat untuk Tambang Emas Cikidang

Minggu, 8 November 2026 - 09:04
Bea Cukai Semarang dan Pemkab Demak Musnahkan Jutaan Batang Rokok dan Ratusan Liter Miras Ilegal
Daerah

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 2,1 Kilogram Serbuk Emas oleh WN India di Bandara Juanda

Jumat, 6 November 2026 - 16:03
Bea Cukai Semarang dan Pemkab Demak Musnahkan Jutaan Batang Rokok dan Ratusan Liter Miras Ilegal
Daerah

Bea Cukai Semarang dan Pemkab Demak Musnahkan Jutaan Batang Rokok dan Ratusan Liter Miras Ilegal

Jumat, 6 November 2026 - 15:03
ki
Daerah

77 Badan Publik di Banten Raih Predikat Informatif, Andra Soni Minta Transparansi Diperkuat

Jumat, 6 November 2026 - 13:13
gadai
Daerah

Pegadaian Resmikan The Gade Creative Lounge di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Kamis, 5 November 2026 - 21:41
bc3
Daerah

Aroma Cerutu Yogyakarta Mendunia

Kamis, 5 November 2026 - 17:07

OLAHRAGA

STY
Olahraga

Persija vs Persebaya, Shin Tae-yong Wanti-wanti Pemain Tidak Lengah

Editor Juni Armanto
Sabtu, 7 November 2026 - 15:45

INDOPOSCO.ID - Pelatih Persija Jakarta Shin Tae-yong meminta anak asuhnya tetap waspada saat menghadapi Persebaya Surabaya pada pekan kesembilan Super...

SelengkapnyaDetails
witan

Jamu Persebaya, Persija Usung Misi Bangkit di Hadapan Jakmania

Sabtu, 7 November 2026 - 09:35
Sirkuit Mandalika

Gaspol di Mandalika, Pertamina Dukung Regenerasi Pebalap Indonesia lewat MRS 2026

Jumat, 6 November 2026 - 21:21
rafael

PSIM vs Dewa United: Asa ke Puncak, Banten Warriors Pantang Terpeleset

Jumat, 6 November 2026 - 11:21
bola

Super League Pekan 9: Ada Big Match Persija vs Persebaya, Persib Main di Ujung Laga

Jumat, 6 November 2026 - 08:51

BERITA POPULER

  • Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

    Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

    3347 shares
    Share 1339 Tweet 837
  • Heboh Isu Jenderal Polisi Ditangkap terkait Penyadapan Prabowo, Polri Bilang Begini

    2313 shares
    Share 925 Tweet 578
  • Cabor Bulutangkis dan Panjat Tebing Dicoret, NOC Indonesia Soroti SEA Games 2027

    1183 shares
    Share 473 Tweet 296
  • Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an Berbuntut Panjang, MUI Layangkan 5 Tuntutan ke Polri

    1878 shares
    Share 751 Tweet 470
  • Bachtiar Nasir Tegaskan Penolakan Konser Andrea Bocelli Berlandaskan Nilai Kemanusiaan

    880 shares
    Share 352 Tweet 220
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.