• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Menaker: Generasi Muda Harus Jadi Motor Inovasi Menuju Indonesia Emas 2045

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:49
in Nasional
Menaker

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli. Foto: Dok Kemenaker

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Prof. Yassierli mendorong generasi muda menjadi penggerak inovasi guna mewujudkan Indonesia sebagai kekuatan ekonomi dunia sekaligus mencapai visi Indonesia Emas 2045.

Menurut Yassierli, prediksi lembaga riset dunia PricewaterhouseCoopers (PwC) yang menempatkan Indonesia sebagai ekonomi terbesar keempat dunia pada 2050 hanya dapat terwujud jika didukung sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan memiliki pola pikir inovatif.

BacaJuga:

Isu Denda Tilang Naik 150 Persen dan Tilang Manual Menyeluruh Dipastikan Hoaks

RUU Perampasan Aset Didorong Punya Lembaga Pengelola Khusus

Akademisi UMJ Dorong RUU Perampasan Aset Segera Disahkan, Ajukan Empat Rekomendasi Kunci

“Inovasi menjadi satu kata yang menjadi tantangan kita dan tidak banyak didiskusikan. Ini harus dibicarakan terutama pada para leader yang lahir di sini. Adik-adik Tanoto Scholar memiliki peran menjadi leaders yang berkontribusi untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045,” ujar Yassierli dalam keterangan, Selasa (4/8/2026).

Yassierli mengakui posisi Indonesia dalam Global Innovation Index 2025 masih berada di peringkat 55, tertinggal dibandingkan sejumlah negara tetangga seperti Malaysia dan Vietnam. Meski demikian, ia optimistis Indonesia mampu menjadi innovation nation jika generasi mudanya dibekali kompetensi dan semangat berinovasi.

Ia menegaskan inovasi bukan sekadar menciptakan produk baru, tetapi menghadirkan nilai baru yang mampu menyelesaikan persoalan masyarakat. Menurutnya, inovasi selalu berawal dari empati terhadap masalah yang dihadapi masyarakat.

Sebagai contoh, ia menyebut lahirnya layanan transportasi daring yang mampu mempertemukan kebutuhan masyarakat akan transportasi dengan pengemudi yang membutuhkan penumpang.

“Dengan empati, kita punya perhatian dan perasaan yang sama dengan orang-orang ketika menghadapi masalah. Inovasi-inovasi besar lahir dari empati,” katanya.

Yassierli juga mengajak generasi muda tidak berhenti menjadi pengguna teknologi, tetapi naik kelas menjadi pengembang, penggerak, hingga pemimpin inovasi.

“Jangan hanya menjadi user. Setelah jadi user kemudian Anda jadi developer, orchestrator, sampai jadi leader,” tegasnya.

Selain itu, Menaker mengingatkan pentingnya membangun growth mindset dibandingkan fixed mindset. Menurutnya, anak muda harus berani keluar dari zona nyaman, terus belajar, mencari mentor, dan menjadikan para tokoh inovator dunia sebagai inspirasi.

“Belajarlah dan carilah mentor atau coach sebagai role model. Lihat bagaimana mereka berkembang, siap menghadapi tantangan, dan pantang menyerah,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Yassierli juga memaparkan tantangan kualitas angkatan kerja nasional. Saat ini, hanya sekitar 14 persen dari 155 juta angkatan kerja yang mengenyam pendidikan tinggi, sementara sisanya didominasi lulusan SMA dan SMK.

Untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja, Kementerian Ketenagakerjaan menjalankan program pemagangan nasional bagi 150 ribu lulusan baru. Menurutnya, sekitar 30 persen peserta bahkan telah mendapatkan tawaran kerja sebelum masa magang berakhir.

“Ini adalah bentuk bagaimana kita ingin memberikan impact dan kontribusi kepada bangsa,” katanya.

Yassierli turut mengapresiasi peran Tanoto Foundation melalui Program Beasiswa TELADAN yang tidak hanya memberikan bantuan pendidikan, tetapi juga membekali mahasiswa dengan pelatihan kepemimpinan dan pengembangan kapasitas.

Ia meyakini kolaborasi pemerintah dan berbagai pihak dalam mencetak pemimpin muda inovatif menjadi modal penting bagi Indonesia.

“Pada 2045, Indonesia menjadi negara besar hanya kalau kita menjadi innovation nation. Kalau inovasi itu terbangun, akan mampu memecahkan berbagai persoalan, termasuk keterbatasan lapangan kerja,” ujarnya.(nas)

Tags: generasi mudaIndonesia Emas 2045Menaker RI

Berita Terkait.

Wibowo
Nasional

Isu Denda Tilang Naik 150 Persen dan Tilang Manual Menyeluruh Dipastikan Hoaks

Selasa, 4 Agustus 2026 - 23:05
RUU-Perampasan-Aset
Nasional

RUU Perampasan Aset Didorong Punya Lembaga Pengelola Khusus

Selasa, 4 Agustus 2026 - 22:24
Septa-Chandra
Nasional

Akademisi UMJ Dorong RUU Perampasan Aset Segera Disahkan, Ajukan Empat Rekomendasi Kunci

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:42
dpr
Nasional

DPR Dorong Pemerintah Siasati Pelemahan Rupiah dengan Memperkuat Pariwisata hingga Hilirisasi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:02
Yusharto
Nasional

BSKDN Kemendagri Minta Pemda Utamakan Kinerja untuk Perkuat IPKD

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:29
kapal
Nasional

Rentetan Kecelakaan Kapal Jadi Alarm, Ketua DPR Minta Evaluasi Besar Transportasi Laut

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:09

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2105 shares
    Share 842 Tweet 526
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2394 shares
    Share 958 Tweet 599
  • Mutasi Besar Polri: 146 Perwira Pati dan Pamen Berganti Jabatan

    1150 shares
    Share 460 Tweet 288
  • Blak-blakan Soal Keputusannya Gabung Persib, Mariano Peralta Tegaskan Hal Ini

    1082 shares
    Share 433 Tweet 271
  • Pekan Depan Emas Masih Berpotensi Bergejolak, Ini Kisaran Harga yang Diprediksi

    957 shares
    Share 383 Tweet 239
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.