• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Penelitian Tak Berhenti di Jurnal, UT Dorong Hasil Riset Jadi Rujukan Kebijakan Publik

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Senin, 3 Agustus 2026 - 12:04
in Nasional
ut

Rektor Universitas Terbuka Prof. Dr. Ali Muktiyanto saat membuka launching bedah buku 2026 di kampus UT, Senin (3/8/2026)/ Nasuha - INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Penelitian tidak boleh berhenti sebagai publikasi ilmiah atau sekadar memenuhi kebutuhan akademik. Hasil riset harus terus hidup melalui ruang dialog agar mampu memberi kontribusi nyata bagi penyusunan kebijakan publik dan penyelenggaraan pemerintahan yang lebih baik.

Semangat itu menjadi landasan Universitas Terbuka (UT) melalui Pusat Penelitian Keilmuan (PPK) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) menggelar Bedah Buku 2026 di Universitas Terbuka Convention Center (UTCC), Senin (3/8/2026). Kegiatan tersebut juga disiarkan secara daring melalui Zoom Meeting dan kanal YouTube UT.

BacaJuga:

LPDB Koperasi Jemput Bola di Borobudur Expo 2026, Menkop Dorong Koperasi Manfaatkan Dana Bergulir

Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027

Kemenkop Gandeng Muhammadiyah dan Utusan Khusus Presiden Perkuat Ekosistem Koperasi

Rektor UT Prof. Dr. Ali Muktiyanto mengatakan, forum ini merupakan bagian dari komitmen kampus agar hasil penelitian tidak berhenti di jurnal maupun buku, melainkan terus berkembang melalui diskusi yang melibatkan akademisi, praktisi, mahasiswa, hingga masyarakat.

“Penelitian harus menjadi gagasan yang hidup, diperdebatkan, diuji, dan memberikan manfaat nyata bagi pengembangan kebijakan publik,” ujar Ali di kampus UT, Senin (3/8/2026).

Bedah Buku 2026 menghadirkan dua karya dosen UT yang mengupas tata kelola pemerintahan dari perspektif berbeda.

Buku pertama, Teori dan Regulasi Otonomi Daerah karya Prof. Dr. Chanif Nurcholis, M.Si., membahas perjalanan kebijakan desentralisasi di Indonesia, mulai dari landasan teori, perkembangan regulasi, hingga implementasinya di berbagai daerah. Buku tersebut menawarkan pemahaman mengenai pentingnya otonomi daerah dalam menciptakan pemerintahan yang efektif, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Sementara buku Siluet Dibalik Keputusan Diskresi karya Dr. Sofjan Aripin, M.Si., Dr. Hj. Rulinawaty, S.Sos., M.Si., dan Alvian Rachmad E.P. mengulas penggunaan diskresi oleh pejabat pemerintahan sebagai bagian dari proses pengambilan keputusan ketika regulasi belum mampu menjawab seluruh persoalan di lapangan.

Buku itu juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kepastian hukum, kepentingan publik, dan akuntabilitas dalam penerapan diskresi.

Agar pembahasan lebih komprehensif, UT menghadirkan sejumlah pakar sebagai pembahas, yakni Prof. Dr. Djohermansyah Djohan dari IPDN, Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Dr. Cheka Virgowansyah, S.STP., M.E., Prof. Dr. Satya Arinanto, S.H., M.H. dari Universitas Indonesia, serta Prof. Dr. Bambang Supriyono, M.S. dari Universitas Brawijaya. Diskusi dipandu Prof. Dr. Maximus Gorky Sembiring, M.Sc.

Beragam perspektif yang disampaikan para narasumber membuat pembahasan tidak hanya berkutat pada teori, tetapi juga mengaitkannya dengan praktik penyelenggaraan pemerintahan serta tantangan kebijakan yang dihadapi saat ini.

Forum tersebut diikuti akademisi, praktisi, mahasiswa, hingga masyarakat umum. Kehadiran berbagai kalangan itu menunjukkan isu tata kelola pemerintahan masih menjadi perhatian dan membutuhkan ruang diskusi yang terbuka.

Melalui Bedah Buku 2026, UT kembali menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya menghasilkan karya ilmiah, tetapi juga membangun kolaborasi antara dunia akademik dengan kebutuhan nyata masyarakat. Harapannya, gagasan yang lahir dari penelitian dapat menjadi masukan bagi lahirnya kebijakan publik yang lebih adaptif, transparan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat. (nas)

Tags: jurnalKebijakan PublikpenelitianrisetUT

Berita Terkait.

Titik Panas Masih Tinggi, Menko Polkam dan Kepala BNPB Turun ke Sumsel
Nasional

LPDB Koperasi Jemput Bola di Borobudur Expo 2026, Menkop Dorong Koperasi Manfaatkan Dana Bergulir

Jumat, 18 September 2026 - 23:07
Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027
Nasional

Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027

Jumat, 18 September 2026 - 22:35
Kemenkop Gandeng Muhammadiyah dan Utusan Khusus Presiden Perkuat Ekosistem Koperasi
Nasional

Kemenkop Gandeng Muhammadiyah dan Utusan Khusus Presiden Perkuat Ekosistem Koperasi

Jumat, 18 September 2026 - 20:01
Titik Panas Masih Tinggi, Menko Polkam dan Kepala BNPB Turun ke Sumsel
Nasional

Titik Panas Masih Tinggi, Menko Polkam dan Kepala BNPB Turun ke Sumsel

Jumat, 18 September 2026 - 19:21
25 Merek Beras Fortifikasi Ditindak, FKBI Desak Pemerintah Tak Berhenti di Pencabutan Izin
Nasional

Disangkakan Memeras, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Klaim Selalu Bekerja Sesuai Aturan

Jumat, 18 September 2026 - 16:30
25 Merek Beras Fortifikasi Ditindak, FKBI Desak Pemerintah Tak Berhenti di Pencabutan Izin
Nasional

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Klaim Prabowo Dapat Informasi Keliru Soal Kasus TPPU

Jumat, 18 September 2026 - 16:20

OLAHRAGA

Kombinasi Lokal-Eropa, Ini Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026
Olahraga

Kombinasi Lokal-Eropa, Ini Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Editor Nelly Marinda Situmorang
Jumat, 18 September 2026 - 21:16

INDOPOSCO.ID - Pelatih Timnas Indonesia John Herdman memanggil 23 pemain Timnas Indonesia untuk menghadapi FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung...

SelengkapnyaDetails
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Banyak Perkara Besar Kita Ambil, tapi Akhirnya Digergaji

Sumaya Tembus Semifinal, Indonesia Berpeluang Ukir Sejarah di Teqball Asian Games

Jumat, 18 September 2026 - 18:41
Jay Idzes Absen Perkuat Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Jay Idzes Absen Perkuat Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 18 September 2026 - 15:28
bc

Bea Cukai Priok Dukung Kiprah Tim Reli Indonesia di Kancah Internasional

Kamis, 17 September 2026 - 18:08
Pemain-Persib

Persib Bekuk FC Seoul Lewat Laga Sulit, Tolic: Seperti Inilah Caranya

Kamis, 17 September 2026 - 08:20

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5519 shares
    Share 2208 Tweet 1380
  • Minus Uilliam Barros, Persib Dipastikan Siap Tempur di Kandang FC Seoul

    1666 shares
    Share 666 Tweet 417
  • Persib Kalah 1-2, Igor Tolic Sindir Persija Serasa Juara Liga Champions

    1513 shares
    Share 605 Tweet 378
  • Dilema Revitalisasi Sekolah di Lebak: Terima Bantuan, Kepala Sekolah Malah Tertekan

    1241 shares
    Share 496 Tweet 310
  • Ekonom Sebut Pencopotan Purbaya Hanya Berdampak Sesaat terhadap Rupiah

    1162 shares
    Share 465 Tweet 291
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.