INDOPOSCO.ID – ALVA, merek motor listrik asal Indonesia, mencatat pertumbuhan signifikan dalam penggunaan jaringan pengisian daya cepat (Boost Charge Station). Dalam satu tahun terakhir, durasi penggunaan layanan tersebut melonjak hingga 42 kali lipat, mencerminkan semakin tingginya pemanfaatan motor listrik sebagai kendaraan utama masyarakat.
Momentum tersebut diumumkan bersamaan dengan peluncuran dua inovasi terbaru, ALVA Intelligent Personalized Riding Optimizer (AIPRO) dan ALVA Care, pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Kedua inovasi ini melengkapi ekosistem mobilitas listrik ALVA melalui teknologi berkendara yang lebih personal serta layanan purna jual yang semakin komprehensif.
Chief Executive Officer ALVA, Purbaja Pantja, mengatakan peningkatan penggunaan Boost Charge menjadi indikator bahwa masyarakat semakin percaya menggunakan motor listrik untuk mobilitas harian.
“Pertumbuhan penggunaan Boost Charge menunjukkan bahwa motor listrik semakin diandalkan untuk aktivitas sehari-hari. Karena itu, fokus kami bukan hanya menghadirkan kendaraan, tetapi memastikan pengguna memiliki akses terhadap charging, layanan purna jual, teknologi, dan dukungan komprehensif. Inilah alasan kami menghadirkan AIPRO dan ALVA Care hari ini sebagai langkah lanjutan dari komitmen tersebut,” ujar Purbaja, dikutip Jumat (31/7/2026).
Selain peningkatan tahunan, penggunaan Boost Charge juga tumbuh pesat secara kuartalan. Pada kuartal II 2026, total durasi penggunaan mencapai 154 ribu jam, meningkat hampir tiga kali lipat dibandingkan 57 ribu jam pada kuartal I 2026.
Untuk mengimbangi pertumbuhan tersebut, ALVA terus memperluas infrastruktur pengisian daya. Jumlah konektor Boost Charge Station meningkat dari sekitar 150 konektor pada akhir 2025 menjadi lebih dari 400 konektor pada semester I 2026, atau bertambah lebih dari dua kali lipat.
Tingginya aktivitas pengguna juga tercermin dari akumulasi jarak tempuh kendaraan ALVA yang telah mencapai 78 juta kilometer hingga akhir Juni 2026. Dalam satu setengah tahun terakhir, pengguna menambah lebih dari 56 juta kilometer perjalanan, meningkat sekitar 3,5 kali lipat dibandingkan periode sebelumnya. Angka tersebut setara dengan rata-rata penambahan lebih dari 100 ribu kilometer setiap hari, yang menunjukkan motor listrik ALVA semakin banyak digunakan sebagai kendaraan utama.
Di sisi layanan, ALVA kini didukung lebih dari 130 titik layanan purna jual di berbagai daerah di Indonesia, lengkap dengan Customer Service dan Roadside Assistance yang beroperasi selama 24 jam.
Pada GIIAS 2026, ALVA juga memperkenalkan ALVA Intelligent Personalized Riding Optimizer (AIPRO), teknologi yang memungkinkan pengendara menyesuaikan karakter motor sesuai kebutuhan dan gaya berkendara melalui aplikasi MyALVA App.
Teknologi ini pertama kali diterapkan pada ALVA N3 Next Gen dengan tiga fitur utama, yaitu Hill Start Assist/Hill Descent Assist (HSA/HDA) yang membantu pengendara saat melintasi tanjakan dan turunan, Regenerative Braking yang mengembalikan energi pengereman ke baterai untuk meningkatkan efisiensi, serta Ride Mode Limiter yang memungkinkan pemilik membatasi mode berkendara ketika kendaraan dipinjamkan kepada pengguna lain.
Selain AIPRO, ALVA juga meluncurkan ALVA Care, sebuah layanan kepemilikan kendaraan yang menawarkan berbagai manfaat mulai dari bantuan darurat dan layanan pelanggan 24 jam, garansi baterai, rangka, suku cadang, hingga servis berkala.
Program tersebut juga mencakup gratis paket data, gratis pengisian daya di jaringan Boost Charge Station, akses ke lebih dari 130 jaringan layanan purna jual, serta berbagai penawaran khusus hasil kolaborasi dengan sejumlah merek gaya hidup.
Khusus bagi pemilik ALVA N3 Next Gen, perusahaan memberikan garansi rangka selama lima tahun atau hingga 50 ribu kilometer. Ke depan, ALVA Care akan diperluas dengan manfaat tambahan berupa perlindungan asuransi, potongan harga servis, suku cadang, apparel, hingga berbagai penawaran eksklusif dari merchant dan mitra lifestyle.
Seluruh inovasi tersebut didukung oleh fasilitas manufaktur ALVA di Cikarang yang telah mengantongi sertifikasi ISO 9001:2015, ISO 14001:2015, serta INDI 4.0, sebagai wujud komitmen perusahaan dalam menjaga kualitas produk sekaligus mengembangkan proses manufaktur yang modern dan berkelanjutan.
Purbaja menegaskan, ALVA tidak hanya berfokus menghadirkan motor listrik, tetapi juga membangun ekosistem mobilitas listrik yang terintegrasi.
“Ekosistem yang kuat dibangun dari berbagai bagian yang saling terhubung. Mulai dari kendaraan yang dapat dipersonalisasi, akses charging yang terus berkembang, hingga dukungan ketika konsumen membutuhkan bantuan. Inilah komitmen kami untuk menghadirkan pengalaman mobilitas yang menyeluruh. Karena itu kami percaya, #HanyaALVAyangBisa menghadirkan pengalaman berkendara listrik yang lengkap dan menjadikan ALVA kendaraan utama bagi masyarakat Indonesia,” tutupnya.(srv)


















