• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Hidrogen Jadi Andalan Baru Transisi Energi, PLN NP Unjuk Inovasi di GHES 2026

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Senin, 27 Juli 2026 - 10:30
in Ekonomi
epii

PLN Nusantara Power memamerkan berbagai inovasi hidrogen hijau di GHES 2026 sebagai bagian dari penguatan ekosistem hidrogen nasional. Foto: Dokumen PLN NP

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Upaya Indonesia membangun masa depan energi rendah emisi makin menunjukkan perkembangan nyata. Salah satu buktinya hadir dalam Global Hydrogen Ecosystem Summit & Exhibition (GHES) 2026 yang berlangsung di Jakarta International Convention Center (JICC) pada 21–23 Juli 2026, di mana PT PLN Nusantara Power (PLN NP) menampilkan beragam inovasi hidrogen hijau sekaligus mempertegas komitmennya dalam membangun ekosistem hidrogen nasional.

Forum internasional tersebut mempertemukan pemerintah, pelaku industri, akademisi, investor, hingga mitra global untuk mempercepat pengembangan hidrogen sebagai salah satu energi masa depan. Pembukaan GHES 2026 dilakukan langsung oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI Bahlil Lahadalia.

BacaJuga:

Donor Darah PLN EPI dan PLN EG Libatkan 161 Peserta, 134 Kantong Berhasil Dikumpulkan

Teken 7 Kesepakatan di FOREK Hulu Migas 2026, PGN Perkuat Ketahanan Pasokan Gas Nasional

Desa Energi Berdikari Uma Palak Lestari Tarik Perhatian Delegasi ASCOPE

Dalam sambutannya, Bahlil menilai hidrogen akan menjadi salah satu penggerak utama transformasi sektor energi Indonesia.

“Keyakinan saya, paling lambat lima sampai sepuluh tahun ke depan, hidrogen akan mampu menyaingi kendaraan listrik berbasis baterai. Pengembangan hidrogen merupakan langkah strategis untuk memperkuat kemandirian energi, mendorong hilirisasi industri, serta mempercepat tercapainya swasembada energi nasional,” ujar Bahlil saat membuka GHES 2026.

Selama tiga hari penyelenggaraan, PLN NP tidak hanya menghadirkan pameran teknologi hidrogen, tetapi juga memperluas kolaborasi melalui penandatanganan kerja sama strategis serta berbagi pengalaman dalam seminar bertema “Critical Mineral Strategy: Industry Opportunities in Fuel Cell and Hydrogen Technology.”

Di area pameran, pengunjung diperkenalkan dengan berbagai teknologi yang telah dikembangkan perusahaan. Mulai dari mock-up Hydrogen Refueling Station (HRS) Muara Tawar, kendaraan hidrogen H-E Nusantara dan FCEV Cruiser, hingga pengembangan Green Hydrogen Plant (GHP), Hydrogen Fuel Cell Generator (HFCG), serta berbagai implementasi hidrogen hijau di sektor energi dan transportasi.

Salah satu inovasi yang menarik perhatian adalah H-E Nusantara, kendaraan listrik hibrida berbasis Fuel Cell Electric Vehicle (FCEV) hasil kolaborasi PLN NP bersama Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Sebagai kendaraan hibrida hidrogen pertama di Indonesia, H-E Nusantara mampu menempuh jarak hingga 270 kilometer dengan waktu pengisian hidrogen sekitar lima menit.

Pemanfaatan hidrogen hijau juga terus diperluas ke sektor kelistrikan. Melalui Hydrogen Fuel Cell Generator (HFCG), PLN NP menghadirkan solusi penyediaan listrik portabel berbasis hidrogen yang digunakan untuk mendukung operasional GHES 2026. Sebelumnya, teknologi tersebut telah diuji sebagai pembangkit hidrogen pertama di Indonesia untuk mendukung elektrifikasi Pulau Gili Ketapang, menghadirkan alternatif energi bersih bagi wilayah kepulauan.

Direktur Utama PT PLN Nusantara Power, Ruly Firmansyah, menegaskan bahwa pengembangan hidrogen bukan sekadar inovasi teknologi, melainkan bagian dari transformasi perusahaan dalam membangun sumber pertumbuhan ekonomi baru berbasis energi bersih.

“PLN Nusantara Power tidak hanya memproduksi hidrogen hijau, tetapi sedang membangun ekosistemnya secara menyeluruh, mulai dari produksi, penyimpanan, distribusi, hingga pemanfaatannya di sektor transportasi, pembangkit, dan industry,” jelas Ruly.

Menurutnya, GHES 2026 menjadi panggung untuk menunjukkan bahwa pengembangan hidrogen Indonesia telah bergerak dari tahap konsep menuju implementasi nyata.

“GHES 2026 menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa inovasi hidrogen Indonesia telah memasuki tahap implementasi nyata dan siap menjadi bagian penting dalam mewujudkan ketahanan energi nasional serta target Net Zero Emissions,” lanjutnya.

Ruly menjelaskan, perjalanan pengembangan hidrogen hijau PLN NP dimulai sejak beroperasinya Green Hydrogen Plant pertama di Indonesia di PLTGU Muara Karang pada 2023. Fasilitas tersebut menjadi fondasi bagi ekspansi produksi hidrogen hijau di berbagai unit pembangkit.

“Berawal dari satu fasilitas produksi, kini PLN NP telah mengembangkan delapan GHP yang tersebar di berbagai unit pembangkit di Pulau Jawa. Adapun total kapasitas produksi dari GHP di Muara Karang, Muara Tawar, Indramayu, Rembang, Tanjung Awar-awar, Gresik, Pacitan, dan Paiton, mencapai 94,63 ton hidrogen hijau per tahun,” tambahnya.

Hingga kini, delapan Green Hydrogen Plant yang beroperasi di Muara Karang, Muara Tawar, Indramayu, Rembang, Tanjung Awar-awar, Gresik, Pacitan, dan Paiton telah menghasilkan kapasitas produksi hidrogen hijau sebesar 94,63 ton per tahun. Pencapaian tersebut memperkuat posisi PLN NP sebagai salah satu pionir pengembangan hidrogen hijau di Indonesia.

Keikutsertaan PLN NP dalam GHES 2026 sekaligus menjadi penegasan bahwa perusahaan tidak hanya berfokus pada produksi energi bersih, tetapi juga membangun rantai nilai hidrogen nasional secara menyeluruh. Melalui kolaborasi bersama pemerintah, dunia usaha, lembaga riset, dan mitra internasional, PLN NP terus mendorong hidrogen hijau menjadi salah satu fondasi penting dalam mewujudkan ketahanan energi sekaligus mendukung target Net Zero Emissions Indonesia. (her)

Tags: GHES 2026hidrogenPLN NPTransisi Energi

Berita Terkait.

Teken 7 Kesepakatan di FOREK Hulu Migas 2026, PGN Perkuat Ketahanan Pasokan Gas Nasional
Ekonomi

Donor Darah PLN EPI dan PLN EG Libatkan 161 Peserta, 134 Kantong Berhasil Dikumpulkan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 04:21
Teken 7 Kesepakatan di FOREK Hulu Migas 2026, PGN Perkuat Ketahanan Pasokan Gas Nasional
Ekonomi

Teken 7 Kesepakatan di FOREK Hulu Migas 2026, PGN Perkuat Ketahanan Pasokan Gas Nasional

Jumat, 30 Oktober 2026 - 03:33
Desa Energi Berdikari Uma Palak Lestari Tarik Perhatian Delegasi ASCOPE
Ekonomi

Desa Energi Berdikari Uma Palak Lestari Tarik Perhatian Delegasi ASCOPE

Jumat, 30 Oktober 2026 - 02:37
Dugaan Penyekapan 10 Calon ART di Surabaya, Legislator Desak Polisi Usut Tuntas Potensi TPPO
Ekonomi

Agus Projosasmito Beli 3,76 Juta Saham BRMS, Ini Total Kepemilikannya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 01:17
PLTU Rembang dan Tuban Perkuat Co-Firing Biomassa, PLN EPI Apresiasi Inovasi
Ekonomi

PLTU Rembang dan Tuban Perkuat Co-Firing Biomassa, PLN EPI Apresiasi Inovasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:02
BRMS Perkuat Kinerja Kuartal III 2026, Bidik Peningkatan Produksi Emas
Ekonomi

Pemerintah Perkuat KUR untuk Tingkatkan Kapasitas Produksi dan Daya Saing UMKM

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:03

OLAHRAGA

Wamendagri Tegaskan Kepercayaan Masyarakat Jadi Modal Utama Kepemimpinan Kepala Daerah
Olahraga

Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

Editor Dilianto
Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:57

INDOPOSCO.ID - Persoalan tata kelola kembali membayangi kompetisi futsal profesional Indonesia. Pergantian struktur organisasi hingga perubahan nama menjadi Asosiasi Futsal...

SelengkapnyaDetails
catur

Borong 17 Medali, Percasi DKI Jakarta Kembali Rajai Kejurnas Catur 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:43
timnas

Laga Indonesia Vs Yordania Terancam Batal, Erick Thohir Beber Kekhawatiran PSSI

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:22
liverpool

Liverpool vs Chelsea: Iraola Isyaratkan Rotasi, The Reds Siap Tempur

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:27
ACL Two 2026: Pimpin Klasemen, Pelatih Persib Sebut Timnya Bukan Favorit Lawan Melbourne Victory

ACL Two 2026: Pimpin Klasemen, Pelatih Persib Sebut Timnya Bukan Favorit Lawan Melbourne Victory

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:58

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    5149 shares
    Share 2060 Tweet 1287
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1262 shares
    Share 505 Tweet 316
  • Lahan Perhutanan Sosial Seluas 638 Hektar di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani

    986 shares
    Share 394 Tweet 247
  • Gempa Bumi Dangkal Getarkan Aceh Tenggara, BMKG: Kedalaman Hiposenter 3 Km

    942 shares
    Share 377 Tweet 236
  • APK Kuliah Baru 35 Persen, Alumni Perguruan Tinggi Diminta Ikut Perluas Akses Pendidikan

    913 shares
    Share 365 Tweet 228
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.