• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Emas Siap Tancap Gas, 3 Sentimen Ini Jadi Penopang Harga

Dilianto Editor Dilianto
Minggu, 5 Juli 2026 - 15:15
in Ekonomi
emas

Ilustrasi emas Antam. Foto: Dokumen INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Harga emas diperkirakan masih menyimpan tenaga untuk melanjutkan penguatan dalam beberapa waktu ke depan. Harapan pasar terhadap pelonggaran kebijakan moneter Amerika Serikat (AS), ditambah meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah, dinilai menjadi kombinasi sentimen yang mampu menopang kenaikan logam mulia.

Mengacu pada situs Logam Mulia, harga emas Antam saat ini berada di level Rp2.670.000 per gram. Sementara itu, berdasarkan data Trading Economics, harga emas dunia diperdagangkan di kisaran US$ 4.170 per troy ons.

BacaJuga:

Transformasi Danantara Mulai Terlihat, Kinerja 22 BUMN Melonjak Signifikan

Perkuat Pasar Domestik, Perdagangan Antardaerah Jadi Solusi Redam Gejolak Global

Hadapi Isu Nasional, Sinergi Perempuan Antardaerah Jadi Kunci Pembangunan

Analis mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi menilai pergerakan emas pada pekan depan masih akan dipengaruhi sejumlah faktor eksternal, terutama perkembangan geopolitik, arah kebijakan suku bunga Federal Reserve (The Fed), serta keseimbangan pasokan dan permintaan.

“Sentimen pekan depan fokus pada geopolitik, kebijakan bank sentral AS, serta supplai dan demand,” kata Ibrahim dalam keterangannya, Minggu (5/7/2026).

Jika terjadi koreksi, Ibrahim memperkirakan harga emas dunia memiliki area penopang pertama di level US$ 4.100 per troy ons, sedangkan emas Antam berpotensi bertahan di sekitar Rp2.650.000 per gram. Apabila tekanan jual berlanjut, support berikutnya diperkirakan berada di US$ 4.000 per troy ons dengan harga emas Antam sekitar Rp2.550.000 per gram.

Di sisi lain, apabila tren penguatan berlanjut, emas dunia diproyeksikan mampu menguji resistance pertama di US$ 4.248 per troy ons dengan harga emas Antam sekitar Rp2.690.000 per gram. Selanjutnya, resistance berikutnya diperkirakan berada di level US$ 4.348 per troy ons, sementara emas Antam berpotensi menembus Rp2.780.000 per gram.

Menurut Ibrahim, perhatian pelaku pasar kini tertuju pada perkembangan hubungan AS dan Iran setelah kedua negara menandatangani nota kesepahaman. Kesepakatan tersebut dinilai mulai menciptakan optimisme terhadap stabilitas kawasan, terutama di jalur pelayaran strategis Selat Hormuz.

Pasar juga masih menunggu kelanjutan pertemuan pejabat AS dan Iran yang akan membahas pencabutan sanksi ekonomi, termasuk rencana pencairan dana milik Iran yang selama ini dibekukan.

“Ini yang sedang ditunggu pasar. Tapi pasar optimistis AS – Iran ada jeda waktu 60 hari untuk gencatan senjata dan kemungkinan besar akan dipermanenkan,” jelas Ibrahim.

Ia menjelaskan, semakin lancarnya aktivitas pelayaran di Selat Hormuz telah mendorong harga minyak mentah terus melemah. Kondisi tersebut diyakini berpotensi menekan inflasi sehingga membuka ruang bagi bank sentral AS untuk mempertahankan bahkan memangkas suku bunga acuannya.

“Kalau melihat kondisi harga minyak mentah mengalami penurunan, ada kemungkinan bank sentral akan menurunkan suku bunga. Ini yang membuat harga emas kembali terbang,” tutur Ibrahim.

Selain faktor suku bunga, permintaan emas dari bank sentral berbagai negara juga masih menjadi penopang utama harga. Hingga Mei 2026, pembelian emas oleh bank sentral global tercatat mencapai 41 ton. China menjadi pembeli terbesar dengan akumulasi 10 ton, disusul Uzbekistan sebanyak 9 ton, Kazakhstan 7 ton, dan Singapura 4 ton.

Aksi akumulasi tersebut menunjukkan bahwa bank sentral masih melihat emas sebagai aset lindung nilai yang menarik, terutama ketika harga mengalami pelemahan. Dengan prospek penurunan inflasi, normalisasi kondisi geopolitik, dan potensi pelonggaran kebijakan moneter, Ibrahim optimistis reli emas belum berakhir.

“Ada kemungkinan besar harga emas dunia menuju level di atas US$ 5.000 per troy ons sampai akhir tahun,” tambahnya. (her)

Tags: ANTAMemasKonflik AS-IranTimur Tengah

Berita Terkait.

bpi
Ekonomi

Transformasi Danantara Mulai Terlihat, Kinerja 22 BUMN Melonjak Signifikan

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:21
Perkuat Pasar Domestik, Perdagangan Antardaerah Jadi Solusi Redam Gejolak Global
Ekonomi

Perkuat Pasar Domestik, Perdagangan Antardaerah Jadi Solusi Redam Gejolak Global

Sabtu, 4 Juli 2026 - 21:02
APKASI
Ekonomi

Hadapi Isu Nasional, Sinergi Perempuan Antardaerah Jadi Kunci Pembangunan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:26
Mobile-Rig
Ekonomi

4 Rig Baru Pertamina Drilling Siap Dongkrak Efisiensi dan Produksi Migas Nasional

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:06
Perwira PGN
Ekonomi

Keselamatan Jadi Prioritas, PGN Perkuat Sinergi dengan Pemerintah untuk Ketahanan Energi

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:05
RUPS
Ekonomi

BAg Cetak Pendapatan Rp6,24 Triliun, Transformasi Digital dan Diversifikasi Jadi Motor Pertumbuhan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:23

BERITA POPULER

  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2213 shares
    Share 885 Tweet 553
  • Portugal vs Kroasia: Martinez Sebut Ronaldo dan Modric Berada di Atas Keraguan Publik

    852 shares
    Share 341 Tweet 213
  • Gempa Bumi Dangkal M 4,0 Guncang Palu, BMKG: Kedalaman Hiposenter 2 Km

    779 shares
    Share 312 Tweet 195
  • Hasil Piala Dunia: Cukur Swedia 3-0, Prancis Tantang Paraguay di 16 Besar

    722 shares
    Share 289 Tweet 181
  • Hasil Piala Dunia: Brace Harry Kane Antar Inggris Comeback Spektakuler

    717 shares
    Share 287 Tweet 179
Pemain-Argentina
Olahraga

Messi Ungkap Kunci Sukses Argentina Singkirkan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026

Editor Juni Armanto
Sabtu, 4 Juli 2026 - 15:27

INDOPOSCO.ID - Timnas Argentina sukses menumbangkan perlawanan sengit Tanjung Verde dengan skor 3-2 untuk mengamankan tiket babak 16 besar di...

SelengkapnyaDetails
Messi

Atasi Perlawanan Sengit Tanjung Verde 3-2, Argentina Melaju ke Babak 16 Besar

Sabtu, 4 Juli 2026 - 09:31
Salah

Bawa Mesir Lolos ke 16 Besar, Salah Ungkap Alasan Pakai Trik Panenka di Babak Tos-tosan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 08:30
Ramos

Kroasia Gugur di 32 Besar, Zlatko Dalic Ngamuk Sebut Wasit Sangat Buruk

Jumat, 3 Juli 2026 - 19:08
Pemain-Swiss

Hasil Piala Dunia: Swiss Hentikan Langkah Aljazair dengan Kemenangan Meyakinkan

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:05
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.