• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Guru Bukan Lagi Kurang Sejahtera, Tapi Sudah ‘Dimiskinkan’, DPD RI Didesak Hapus Pungutan

Dilianto Editor Dilianto
Rabu, 24 Juni 2026 - 14:31
in Nasional
Koalisi Perlindungan guru Sedang Rapat Dengar Pendapat bersama DPD RI. Foto: Dok Koalisi Perlindungan guru

Koalisi Perlindungan guru Sedang Rapat Dengar Pendapat bersama DPD RI. Foto: Dok Koalisi Perlindungan guru

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Koalisi Perlindungan Guru melontarkan kritik tajam terhadap berbagai kebijakan yang dinilai membebani tenaga pendidik. Dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Badan Urusan Legislasi Daerah (BULD) Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) di Jakarta, Rabu (24/6/2026), koalisi menyebut guru di Indonesia bukan sekadar belum sejahtera, melainkan telah mengalami pemiskinan secara struktural.

Mereka meminta DPD RI mengevaluasi berbagai peraturan daerah dengan menempatkan guru sebagai subjek utama kebijakan, bukan sekadar objek yang terus dibebani aturan.

BacaJuga:

Perundungan Siswa Kembali Terjadi, Komisi X Dorong Perlindungan Anak dalam RUU Sisdiknas

BRIN Kembangkan Teknologi Surya Biomassa, Kayu Murah Bisa Jadi Produk Premium

Banjir Padang Rendam Ratusan Rumah, 672 Warga Mengungsi

Wakil Ketua Umum Ikatan Guru Indonesia (IGI), Feri Vahleka, menilai anggaran besar yang digelontorkan negara untuk guru justru kembali terkuras melalui berbagai pungutan.

“Guru kita bukan belum sejahtera, guru kita dimiskinkan,” tegasnya.

Menurutnya, tunjangan guru kerap dipotong, iuran ditarik langsung melalui bendahara daerah, sementara guru juga masih dibebani biaya pelatihan, penyusunan soal ujian bersama hingga pengadaan buku. Kondisi lebih berat dialami guru honorer yang telah mengabdi bertahun-tahun tanpa kepastian pengangkatan.

Feri mendesak DPD RI mendorong penghapusan seluruh pungutan maupun iuran wajib yang tidak memiliki dasar hukum.

“Negara memberi tunjangan dengan satu tangan, lalu menariknya kembali dengan tangan yang lain lewat aneka pungutan. Hentikan pungutan yang membebani guru,” ujarnya.

Ketua Komunitas Guru Belajar Nusantara (KGBN) Ari Wibowo, menambahkan solusi persoalan guru bukan sekadar menambah anggaran, melainkan memperkuat posisi dan kemandirian guru dalam menentukan kebijakan pendidikan.

Menurutnya, mutu pembelajaran tidak bisa dibangun hanya melalui instruksi dari atas, tetapi lahir dari guru yang memiliki ruang untuk berkembang dan diberdayakan.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Federasi Guru Independen Indonesia (FGII) Halimson Redis, menyoroti kepemimpinan organisasi profesi guru yang dinilai belum independen.

Ia mengkritik masih adanya rangkap jabatan kepala daerah maupun kepala dinas pendidikan yang memimpin organisasi profesi guru. Kondisi tersebut dinilai menimbulkan konflik kepentingan sehingga organisasi sulit membela hak-hak guru.

Dalam RDPU tersebut, Koalisi Perlindungan Guru menyampaikan tiga tuntutan kepada DPD RI, yakni menghapus seluruh pungutan dan iuran wajib yang tidak memiliki dasar hukum, mengakhiri rangkap jabatan kepala daerah maupun kepala dinas pendidikan di organisasi profesi guru, serta menjamin keterlibatan guru secara nyata dalam penyusunan kebijakan pendidikan daerah.

Koalisi menegaskan, persoalan mendasar bukan lagi soal siapa yang mengelola guru, pemerintah pusat atau pemerintah daerah, melainkan apakah guru diposisikan sebagai subjek yang ikut menentukan kebijakan atau sekadar objek yang terus dibebani aturan.(nas)

Tags: dpd riFederasi Guru Independen IndonesiaguruigiIkatan Guru IndonesiaKGBNKoalisi Perlindungan GuruKomunitas Guru Belajar Nusantara

Berita Terkait.

Perundungan Siswa Kembali Terjadi, Komisi X Dorong Perlindungan Anak dalam RUU Sisdiknas
Nasional

Perundungan Siswa Kembali Terjadi, Komisi X Dorong Perlindungan Anak dalam RUU Sisdiknas

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:17
BRIN Kembangkan Teknologi Surya Biomassa, Kayu Murah Bisa Jadi Produk Premium
Nasional

BRIN Kembangkan Teknologi Surya Biomassa, Kayu Murah Bisa Jadi Produk Premium

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:36
Banjir Padang Rendam Ratusan Rumah, 672 Warga Mengungsi
Nasional

Banjir Padang Rendam Ratusan Rumah, 672 Warga Mengungsi

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:00
MyClinic Resmi Hadir di Jakarta, Klinik Estetika Medis Asal Malaysia
Nasional

Wamendikdasmen: Digitalisasi PAUD Harus Tingkatkan Mutu Pembelajaran

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:45
KKP Dukung Koperasi di Bima hingga Sukses Produksi Garam Merah Putih
Nasional

KKP Dukung Koperasi di Bima hingga Sukses Produksi Garam Merah Putih

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:08
Sediakan Payung, Hujan Mendominasi Prakiraan Cuaca di Jakarta Libur Akhir Pekan Ini 
Nasional

Cegah Stunting dari Rumah, Wamen Isyana Dorong Akses Sanitasi Layak di Sukabumi

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:07

OLAHRAGA

Dari Morbidelli hingga Veda Ega, Panggung Pertamina Jadi Magnet Penggemar MotoGP
Olahraga

Dari Morbidelli hingga Veda Ega, Panggung Pertamina Jadi Magnet Penggemar MotoGP

Editor Ali Rachman
Minggu, 11 Oktober 2026 - 19:28

INDOPOSCO.ID – Deru mesin bukan satu-satunya daya tarik Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Di luar lintasan, antusiasme penggemar juga...

SelengkapnyaDetails
Kapolri Mutasi Jajaran Polda Banten, Ini Daftar Lengkapnya

Bukan Sekadar Rebut Gelar, Turnamen Biliar FWUMKM Perkuat Sinergi Wartawan dan Pemerintah

Minggu, 11 Oktober 2026 - 16:34
Hadi-Tj

Hadi Tjahjanto Sebut Negara Eropa Jadi Pesaing Terberat Karateka Indonesia di Polandia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:48
forki

Bekal Juara di Vietnam, Hadi Tjahjanto Optimistis Timnas Karate Bidik 6 Emas di Polandia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:09
PB FORKI Berangkatkan 11 Atlet Karate Indonesia ke Kejuaraan Dunia di Polandia

PB FORKI Berangkatkan 11 Atlet Karate Indonesia ke Kejuaraan Dunia di Polandia

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:07

BERITA POPULER

  • Sinergi Bea Cukai-Bareskrim Berbuah Manis, 5 Kg Sabu Berhasil Diamankan di Bogor

    Hendra Kurniawan Pimpin Polda Banten, Hengki Lanjut ke Jabar

    1061 shares
    Share 424 Tweet 265
  • Daftar Harga Mobil Elektrifikasi Wuling 2026, dari Aira EV hingga Wuling Darion EV

    894 shares
    Share 358 Tweet 224
  • Darion dan Eksion PHEV Wuling Raih Pengakuan di FCR 2026

    888 shares
    Share 355 Tweet 222
  • Jelang Final, Jay Idzes Terus Suntikkan Semangat untuk Skuad Garuda

    982 shares
    Share 393 Tweet 246
  • Pernyataan SBY Gugatan PHPU Salah Alamat, Analis: MK Bisa Nilai Keabsahan Pencalonan Gibran

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.