• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Olahraga

Hasil Piala Dunia: Kuasai Bola 78 Persen tapi Mandul, Tuchel Akui Inggris Bermain Terlalu Hati-hati Kontra Ghana

Piala Dunia 2026

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 24 Juni 2026 - 10:12
in Olahraga, Piala Dunia 2026
Tuchel

Pelatih Timnas Inggris Thomas Tuchel. Foto: Dok FIFA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Penguasaan bola 78 persen, 19 tembakan, dan sembilan sepak pojok tidak menghasilkan satu pun gol. Itulah gambaran frustrasi Timnas Inggris saat ditahan imbang 0-0 oleh Ghana dalam laga kedua Grup L Piala Dunia 2026 di Gillette Stadium, Boston, Amerika Serikat, Rabu (24/6/2026) dini hari WIB. Hasil itu membuat persaingan di Grup L semakin ketat karena Inggris dan Ghana kini sama-sama mengoleksi empat poin.

Pelatih Inggris Thomas Tuchel tidak mengelak dari kenyataan bahwa timnya gagal memanfaatkan dominasi yang terlihat jelas di atas lapangan. Dari 19 tembakan yang dilepaskan Three Lions, hanya empat yang tepat sasaran dan semuanya mampu diantisipasi kiper Ghana. Sementara Ghana, yang hanya mencatatkan dua total tembakan sepanjang pertandingan, justru berhasil pulang dengan satu poin berharga.

BacaJuga:

Kalah Tipis dari Singapura, Thailand Tetap ke Final Piala AFF 2026

Dominasi 24 Emas, INKAI DKI Jakarta Juara Umum Liga Pelajar Karate 2026

Cukur Manchester City, Arsenal Angkat Trofi Community Shield 2026

Tuchel mengakui bahwa skuadnya bermain dengan pendekatan yang terlalu berhati-hati, bukan terlalu percaya diri seperti yang diasumsikan banyak pihak. “Tak ada rasa terlalu percaya diri dalam permainan kami. Sama sekali tidak. Jika ada, mungkin justru ada sedikit rasa terlalu berhati-hati,” ujar Tuchel seperti dilansir Sky Sports, Rabu (24/6/2026).

Pernyataan itu selaras dengan apa yang terlihat di lapangan. Inggris memang mendominasi penguasaan bola, namun kerap terhenti di sepertiga akhir karena keengganan mengambil risiko. Ghana yang terorganisasi rapi di lini pertahanan sukses menutup ruang dan memaksa Inggris berputar-putar tanpa arah yang tajam. Meski demikian, Tuchel menolak anggapan bahwa Grup L diremehkan. Menurutnya, seluruh skuad Three Lions sudah dalam kondisi siap dan waspada sejak awal.

“Ini grup yang sangat sulit, tapi kami tak butuh peringatan. Semua orang waspada dan berkomitmen penuh, tak ada keraguan soal itu,” kata Tuchel.

Dari sisi klasemen, posisi Inggris di puncak Grup L memang masih terjaga bersama Ghana dengan selisih gol sebagai pembeda. Croatia di peringkat tiga mengoleksi tiga poin, sementara Panama belum meraih satu poin pun dari dua pertandingan. Namun keunggulan Inggris masih sangat rentan mengingat Ghana bisa menyalip dengan kemenangan di laga terakhir.

Tuchel tetap menjaga optimisme meski menyadari pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Ia menegaskan bahwa empat poin dari dua laga masih membuka peluang lolos yang cukup lebar apabila Inggris mampu menyelesaikan fase grup dengan kemenangan.

“Kami sudah mengumpulkan empat poin dari dua pertandingan dengan satu pertandingan tersisa. Kami mampu memenangkannya dan kami akan berusaha melakukannya,” ucap Tuchel.

Ujian berikutnya bagi Inggris adalah Panama yang akan dihadapi pada Minggu (28/6/2026) pukul 04.00 WIB. Panama memang sudah tersingkir secara matematis dengan nol poin dari dua laga, namun Tuchel sadar bahwa laga tanpa beban bagi lawan justru bisa menjadi jebakan berbahaya apabila Inggris kembali bermain tanpa ketajaman.

Pelatih asal Jerman itu menutup pernyataannya dengan menekankan pentingnya menjaga stabilitas mental tim di tengah tekanan turnamen. “Sangat penting agar saat-saat puncak tidak terlalu tinggi dan saat-saat terendah tidak terlalu rendah,” imbuh Tuchel. Pesan itu sekaligus menjadi sinyal bahwa ia tidak akan membiarkan hasil mengecewakan ini berlarut-larut mengganggu fokus persiapan laga penentuan.(dan)

Tags: Piala Dunia 2026sepakbolaTimnas GhanaTimnas Inggris

Berita Terkait.

Piala-AFF
Olahraga

Kalah Tipis dari Singapura, Thailand Tetap ke Final Piala AFF 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:30
karate
Olahraga

Dominasi 24 Emas, INKAI DKI Jakarta Juara Umum Liga Pelajar Karate 2026

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:55
senal
Olahraga

Cukur Manchester City, Arsenal Angkat Trofi Community Shield 2026

Senin, 17 Agustus 2026 - 00:05
arsenal
Olahraga

Arsenal vs Manchester City: Tradisi The Gunners Dihantui Ancaman Erling Haaland

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:48
Gabung Atletico Madrid, Cristian Romero Tegaskan Hal Penting ke Tottenham
Olahraga

Gabung Atletico Madrid, Cristian Romero Tegaskan Hal Penting ke Tottenham

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:02
Dorong Program SIDAYA, Kemendukbangga Hadirkan Lansia sebagai Tamu Kehormatan Upacara HUT ke-81 RI
Olahraga

Digandrungi Masyarakat Saat Ini, MKGR: Olahraga Padel Jadi Ajang Gotong Royong

Minggu, 16 Agustus 2026 - 11:02

BERITA POPULER

  • antam

    Harga Emas Pekan Depan Bakal Berayun, Selisih Proyeksi Capai Rp300 Ribu

    3262 shares
    Share 1305 Tweet 816
  • Bea Cukai Yogyakarta Awasi Pemusnahan Rokok HM Sampoerna, Pastikan Sesuai Ketentuan

    1693 shares
    Share 677 Tweet 423
  • METOO Dorong Kesadaran Kesehatan Mulut Lewat Inovasi Perfume Toothpaste

    928 shares
    Share 371 Tweet 232
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3877 shares
    Share 1551 Tweet 969
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    874 shares
    Share 350 Tweet 219
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.