• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Pengadaan Gembok Ditjenpas Disorot, Harga per Unit Hampir Rp1 Juta Dinilai Tak Lazim

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 23 Juni 2026 - 12:56
in Headline
gembok

Ilustrasi petugas lapas sedang membersihkan gembok penjara. Foto: Tangkapan layar TikTok/@lapasngawi1

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Rencana pengadaan gembok di lingkungan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) menjadi perhatian publik setelah nilai anggarannya mencapai sekitar Rp92,5 miliar dalam dua tahun terakhir. Besarnya dana yang dialokasikan memunculkan pertanyaan mengenai kewajaran harga satuan barang yang dibeli.

Berdasarkan data Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) dan e-Katalog Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), pada Tahun Anggaran 2024 Ditjenpas mengalokasikan sekitar Rp35,88 miliar untuk pembelian 46 ribu unit gembok. Pengadaan tersebut dilakukan dalam dua tahap, yakni Rp15,6 miliar pada Januari 2024 dan Rp20,28 miliar pada September 2024.

BacaJuga:

Indonesia Berduka, Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia

Kevin Diks Named Indonesia Captain, Garuda Squad Ready to Face Singapore

Kevin Diks Kapten Timnas Indonesia, Skuad Garuda Siap Tempur Lawan Singapura

Setahun berikutnya, pada Maret 2025, kembali dianggarkan sekitar Rp56,7 miliar untuk pengadaan 60 ribu unit gembok. Jika digabungkan, total pembelian selama dua tahun mencapai 106 ribu unit dengan nilai sekitar Rp92,5 miliar.

Perhitungan sederhana menunjukkan harga rata-rata per unit gembok berada di kisaran Rp778 ribu pada 2024 dan meningkat menjadi sekitar Rp945 ribu pada 2025. Nominal tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan harga gembok yang lazim dijumpai di pasaran, sehingga memicu diskusi mengenai efisiensi dan akuntabilitas penggunaan anggaran negara.

Pakar hukum pidana Universitas Trisakti, Abdul Fickar Hadjar, menilai sektor pengadaan barang dan jasa pemerintah memang memiliki kerentanan tinggi terhadap praktik penyimpangan, termasuk dugaan penggelembungan harga.

“Proyek pengadaan-pengadaan (barang dan jasa) di instansi pemerintahan itu lahan subur korupsi,” kata Fickar melalui gawai, Selasa (23/6/2026).

Menurut Fickar, penguatan mekanisme pengawasan menjadi langkah penting untuk memastikan setiap rupiah anggaran negara digunakan secara tepat sasaran. Ia mengusulkan agar Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memiliki unit khusus yang secara aktif melakukan verifikasi terhadap pelaksanaan pengadaan di kementerian maupun lembaga.

“Divisi ini akan bertugas mengonfirmasi kesesuaian jumlah dan mutu barang dalam pelaksanaan program-program pemerintahan, sehingga ada pertanggung jawaban yang benar terhadap penggunaan keuangan negara,” tuturnya.

Di sisi lain, ia mengingatkan bahwa lembaga pengawas pun perlu diawasi agar tidak menimbulkan persoalan baru. Karena itu, menurutnya, kontrol publik melalui organisasi masyarakat sipil dan lembaga antikorupsi tetap dibutuhkan.

“Demikian juga presiden harus secara khusus menugasi wakil presiden atau menteri khusus untuk pengawasan pelaksanaan program,” jelas Fickar.

Ia berpandangan bahwa persoalan yang kerap muncul dalam pengadaan pemerintah bukan hanya kasus yang berdiri sendiri, melainkan mencerminkan tantangan yang bersifat sistemik.

“Ini persoalan sistemik, artinya ada persoalan dalam sistem pengawasan secara keseluruhan sistem. Karena itu perbaikan harus dimulai dari sini, agar sistem bisa mendorong manusia menjadi jujur,” jelasnya.

Sebagai langkah jangka panjang, Fickar juga mendorong penguatan sistem integritas di lingkungan pemerintahan, termasuk memperluas fungsi pengawasan lembaga antikorupsi dan memberikan apresiasi kepada instansi yang mampu menjaga transparansi dalam proses pengadaan.

“Misal dengan meluaskan fungsi KPK masuk ke dalam elemen sistem pemerintahan, atau memberi reward yang besar bagi instansi atau pejabat yang bisa mempertahankan integritas dalam pengadaan,” tambahnya. (her)

Tags: Abdul Fickar HadjarDitjenpasGembokGembok DitjenpasKasus Dugaan Mark UpPengadaan Gembok Ditjenpas

Berita Terkait.

Indonesia Berduka, Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia
Headline

Indonesia Berduka, Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia

Sabtu, 26 September 2026 - 08:06
dikss
Headline

Kevin Diks Named Indonesia Captain, Garuda Squad Ready to Face Singapore

Jumat, 25 September 2026 - 16:26
diks
Headline

Kevin Diks Kapten Timnas Indonesia, Skuad Garuda Siap Tempur Lawan Singapura

Jumat, 25 September 2026 - 16:16
Bea Cukai Kediri Ungkap Peredaran Rokok Ilegal dengan Modus Motor Modifikasi
Headline

Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

Jumat, 25 September 2026 - 09:31
Ada “Apartemen” dan Vila di Lapas Cibinong, DPR Desak Kementerian Imipas Bergerak
Headline

2 Kali Ditolak Masuk Lapas Cibinong, Ombudsman Desak Evaluasi Total

Jumat, 25 September 2026 - 06:27
Ada “Apartemen” dan Vila di Lapas Cibinong, DPR Desak Kementerian Imipas Bergerak
Headline

Temuan Ombudsman di Lapas Cibinong Jadi Sorotan, DPR Dorong Dua Komisi Turun Tangan

Jumat, 25 September 2026 - 04:11

OLAHRAGA

laga
Olahraga

Laga Pembuka FIFA ASEAN Cup 2026, 3.582 Personel Gabungan Dikerahkan

Editor Folber Siallagan
Jumat, 25 September 2026 - 17:36

INDOPOSCO.ID - Ribuan personel aparat gabungan dikerahkan untuk mengamankan pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung di Stadion Utama Gelora...

SelengkapnyaDetails
Demi Kemanusiaan, DPR Dorong Basarnas Lanjutkan Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Jelang Indonesia vs Singapura, John Herdman Bicara Soal Risiko Permainan Kaku

Jumat, 25 September 2026 - 11:54
28 Tahun Menanti, Indonesia Kembali Rebut Emas Beregu Putra Bulutangkis di Asian Games

28 Tahun Menanti, Indonesia Kembali Rebut Emas Beregu Putra Bulutangkis di Asian Games

Jumat, 25 September 2026 - 10:09
java

Java United Buka Suara soal Perselisihan dengan Shin Tae-yong, Singgung Pemicu Keributan

Kamis, 24 September 2026 - 11:21
ferdinan

Resmi Berseragam Persija, Marselino Ferdinan Bawa Ambisi Besar

Kamis, 24 September 2026 - 09:19

BERITA POPULER

  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    1197 shares
    Share 479 Tweet 299
  • Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    1029 shares
    Share 412 Tweet 257
  • Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

    996 shares
    Share 398 Tweet 249
  • Pasca-OTT KPK, Pegawai ATR/BPN Syok dan Buka Suara Soal ‘Struktur Bayangan’

    981 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Pelayanan Pertanahan di Kabupaten Bogor Tetap Berjalan Pascapenangkapan Kepala BPN

    874 shares
    Share 350 Tweet 219
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.