INDOPOSCO.ID – Wakil Ketua DPD RI GKR Hemas menegaskan Indonesia tidak kekurangan generasi muda yang cerdas maupun berprestasi. Namun, bangsa ini masih membutuhkan lebih banyak pemimpin yang berkarakter.
“Tak hanya pemimpin berkarakter, kita juga butuh pemimpin yang berintegritas, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan arus globalisasi,” tegas GKR Hemas dalam keterangan, Minggu (21/6/2026).
Ia menekankan bahwa kepemimpinan sejati tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan akademik atau kemampuan menguasai teknologi. Menurutnya, pemimpin lahir dari karakter, nilai, dan pandangan hidup yang menjadi landasan dalam mengambil keputusan.
“Ketika kita bicara kepemimpinan, pada hakikatnya kita sedang bicara tentang nilai-nilai budaya yang menjadi fondasi dari tindakan seorang pemimpin,” katanya.
Menurut Senator asal Daerah Istimewa Yogyakarta ini, kemajuan teknologi, kecerdasan buatan (AI), dan keterbukaan informasi memang menghadirkan banyak peluang bagi generasi muda. Namun, di sisi lain, Indonesia menghadapi tantangan besar untuk menjaga identitas dan jati diri bangsa agar tidak terkikis oleh pengaruh global.
“Salah satu tantangan terbesar bangsa kita saat ini bukan hanya persoalan ekonomi, bukan hanya persoalan teknologi, melainkan persoalan identitas,” ujarnya.
Ia juga menyoroti berbagai persoalan bangsa, mulai dari penyalahgunaan kewenangan hingga menurunnya integritas di ruang publik. Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi bukti bahwa kemajuan pendidikan dan pembangunan ekonomi belum tentu diikuti penguatan karakter.
Karena itu, pembangunan sumber daya manusia (SDM) harus berjalan beriringan dengan pembangunan karakter yang berakar pada nilai-nilai budaya Indonesia, seperti gotong royong, musyawarah, tepa selira, dan penghormatan terhadap keberagaman.
“Indonesia tidak kekurangan orang pintar. Indonesia juga tidak kekurangan orang yang memiliki kemampuan teknis dan akademik yang baik,” tegasnya.
Ia menambahkan yang paling dibutuhkan Indonesia saat ini adalah generasi yang mampu memadukan kecerdasan dengan integritas, kemampuan dengan kepedulian, serta keberanian dengan kebijaksanaan dalam menjalankan amanah kepemimpinan.(nas)
















