• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

DPR Siapkan Revisi UU untuk Akhiri Persoalan Guru Honorer, Dasco: Aspirasi Tidak Berhenti di Jalanan

Dilianto Editor Dilianto
Jumat, 19 Juni 2026 - 20:42
in Nasional
Dasco

Wakil Ketua DPR (Korpolkam) Sufmi Dasco Ahmad didampingi Wakil Ketua DPR (Korinbang) Saan mustopa serta beberapa anggota DPR, saat menerima perwakilan para mahasiswa yang berunjuk rasa di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (19/6/2026). Foto: Biro Pemberitaan DPR RI/Mu/Andri

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menegaskan bahwa DPR tidak hanya mendengarkan aspirasi masyarakat terkait persoalan guru honorer, tetapi juga menindaklanjutinya melalui langkah konkret berupa revisi undang-undang bersama pemerintah.

Pernyataan tersebut disampaikan Dasco saat menerima perwakilan mahasiswa yang menggelar aksi unjuk rasa di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (19/6/2026). Menurutnya, berbagai tuntutan yang disampaikan mahasiswa sejalan dengan perhatian DPR terhadap sejumlah persoalan mendasar di sektor pendidikan nasional.

BacaJuga:

Jemput Bola KKP Permudah Izin Kapal Nelayan di Bawah 30 GT

BTN Dukung Rumah Cahaya, 30 Pahlawan Indonesia Terima Hunian Layak dan SHM

MTQN XXXI Naik Kelas: Syiar Qur’an, Regenerasi Ulama hingga Dongkrak Ekonomi 

“Kami tidak hanya mendengar aspirasi yang disampaikan. DPR bersama pemerintah sedang menyiapkan revisi undang-undang sebagai langkah nyata untuk menyelesaikan persoalan guru honorer dan kebutuhan tenaga pendidik secara nasional,” ujar Dasco.

Ia mengungkapkan, Indonesia saat ini masih menghadapi kekurangan sekitar 510 ribu guru serta persoalan distribusi tenaga pendidik yang belum merata di berbagai daerah. Kondisi tersebut dinilai menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kualitas layanan pendidikan di sejumlah wilayah.

Karena itu, DPR dan pemerintah sepakat mendorong perubahan regulasi agar proses pengangkatan guru dapat dilakukan langsung oleh pemerintah pusat. Kebijakan tersebut diharapkan mampu mempercepat pemenuhan kebutuhan guru sekaligus mengatasi berbagai persoalan status kepegawaian yang selama ini membelit tenaga pendidik.

“Melalui revisi undang-undang ini, pemerintah diharapkan dapat melakukan penataan guru secara nasional sehingga distribusinya lebih merata dan kebutuhan setiap daerah dapat terpenuhi,” katanya.

Menurut Dasco, langkah tersebut juga menjadi bentuk tindak lanjut atas berbagai aspirasi yang selama ini disampaikan oleh guru honorer, pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), maupun masyarakat luas yang menginginkan kepastian status dan kesejahteraan tenaga pendidik.

Ia berharap sistem baru yang lebih terintegrasi dapat mengakhiri persoalan status kepegawaian guru yang selama ini berlangsung berlarut-larut. Dengan kewenangan yang lebih terpusat, pemerintah dinilai akan memiliki fleksibilitas lebih besar dalam menempatkan guru sesuai kebutuhan daerah.

“Dengan sistem yang lebih terintegrasi, pemerintah dapat mengatur distribusi tenaga pendidik secara lebih efektif sehingga pelayanan pendidikan kepada masyarakat menjadi lebih optimal,” jelasnya.

Sebelumnya, perwakilan mahasiswa yang diterima DPR menyampaikan sejumlah tuntutan, salah satunya mendesak pemerintah segera mengakhiri status guru honorer yang hingga kini masih menjadi persoalan nasional. Mereka menilai keberadaan berbagai skema kepegawaian, mulai dari PPPK, honorer negeri hingga honorer swasta, kerap menimbulkan ketimpangan di kalangan tenaga pendidik.

Selain itu, mahasiswa juga meminta DPR mendorong pemerintah meningkatkan kesejahteraan guru, khususnya guru honorer di sekolah swasta, serta memperbaiki sistem pengembangan kompetensi dan sertifikasi agar lebih mudah diakses seluruh tenaga pendidik.

Menanggapi hal tersebut, Dasco memastikan seluruh masukan yang disampaikan masyarakat tidak berhenti sebagai forum penyampaian pendapat semata, melainkan akan menjadi bagian dari proses penyusunan kebijakan yang tengah dilakukan DPR bersama pemerintah.

Melalui revisi undang-undang yang sedang disiapkan, DPR berharap dapat menghadirkan solusi jangka panjang bagi persoalan kekurangan guru, pemerataan tenaga pendidik, serta peningkatan kesejahteraan guru di Indonesia.

“Tujuan akhirnya adalah menghadirkan sistem pendidikan yang lebih kuat dengan tenaga pendidik yang cukup, merata, dan sejahtera sehingga kualitas pendidikan nasional dapat terus meningkat,” pungkasnya.(dil)

Tags: Demonstrasi MahasiswaDPR RIGuru HonorerSufmi Dasco Ahmad

Berita Terkait.

Jemput Bola KKP Permudah Izin Kapal Nelayan di Bawah 30 GT
Nasional

Jemput Bola KKP Permudah Izin Kapal Nelayan di Bawah 30 GT

Selasa, 1 September 2026 - 14:05
BTN Dukung Rumah Cahaya, 30 Pahlawan Indonesia Terima Hunian Layak dan SHM
Nasional

BTN Dukung Rumah Cahaya, 30 Pahlawan Indonesia Terima Hunian Layak dan SHM

Selasa, 1 September 2026 - 13:55
MTQN XXXI Naik Kelas: Syiar Qur’an, Regenerasi Ulama hingga Dongkrak Ekonomi 
Nasional

MTQN XXXI Naik Kelas: Syiar Qur’an, Regenerasi Ulama hingga Dongkrak Ekonomi 

Selasa, 1 September 2026 - 13:35
Bapanas Klaim Beras Premium Aman Meski Ditemukan Ritel Kosong
Nasional

Sasar 13 Provinsi, Pemerintah Tebar Peringatan dan Sweeping Harga Beras

Selasa, 1 September 2026 - 13:25
Berseteru dengan Menhan Hegseth, Pentinggi Angkatan Darat AS Mundur
Nasional

RUU Perampasan Aset dan Pertanyaan Besar di Balik Pengelolaannya

Selasa, 1 September 2026 - 11:30
Perkuat Struktur Organisasi, Menteri Ekraf Lantik Pejabat Baru dan Tekankan Kepemimpinan Berbasis Aksi
Nasional

Perkuat Struktur Organisasi, Menteri Ekraf Lantik Pejabat Baru dan Tekankan Kepemimpinan Berbasis Aksi

Selasa, 1 September 2026 - 10:15

OLAHRAGA

Minim Efektivitas! Indonesia U-20 Imbang 0-0 Lawan Malaysia
Olahraga

Minim Efektivitas! Indonesia U-20 Imbang 0-0 Lawan Malaysia

Editor Laurens Dami
Senin, 31 Agustus 2026 - 21:15

INDOPOSCO.ID – Timnas Indonesia U-20 harus berbagi poin dengan Malaysia dalam laga perdana Grup H Kualifikasi Piala Asia U-20 2027...

SelengkapnyaDetails
timnas

Timnas Indonesia U-20 vs Malaysia: Garuda Muda Diminta Waspada

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:47
John-Herdman

Tuntaskan Merdeka Run, John Herdman Tantang Adu Lari Skuad Garuda

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:45
Marquez

Klasemen MotoGP 2026 Makin Panas Usai Marc Marquez Menang di Aragon

Senin, 31 Agustus 2026 - 09:01
GTWCE-Endurance Cup: Mercedes-BMW Menggila di Nurburgring, Ferrari Siapkan Serangan Balik

GTWCE-Endurance Cup: Mercedes-BMW Menggila di Nurburgring, Ferrari Siapkan Serangan Balik

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:31

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.