• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Soroti Kasus Keluarga Jokowi, Sobary Sebut Pendekatan Hensa Terjebak “Tragedi Sisyphus

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Minggu, 14 Juni 2026 - 11:46
in Headline
Budayawan sekaligus peneliti senior LIPI, Mohamad Sobary. Foto: Tangkapan layar YouTube Anak Bangsa Channel

Budayawan sekaligus peneliti senior LIPI, Mohamad Sobary. Foto: Tangkapan layar YouTube Anak Bangsa Channel

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Budayawan Mohamad Sobary, melontarkan kritik tajam terhadap analis komunikasi politik Hendri Satrio atau Hensa terkait pandangannya mengenai berbagai isu yang menyeret Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dan keluarganya.

Dalam sebuah tayangan podcast di kanal YouTube Anak Bangsa Channel, Sobary menilai Hensa mampu memetakan persoalan politik dengan baik. Namun, menurutnya, analisis tersebut berhenti pada tataran teknis birokrasi dan tidak berlanjut pada dorongan penyelesaian hukum yang lebih substansial.

BacaJuga:

Kongkalikong Anak-Bapak: Anggota Polri di KPK dan Ayahnya Peras Bupati Pemalang

DPR Minta Penyidikan Transparan, Kematian Sutrimo Harus Terungkap Berdasarkan Fakta

Dikabulkan MK, Anggaran MBG Harus Dipisah dari Dana Pendidikan Mulai 2028

“Bung Hensa itu memang sempurna membicarakan perkara politik hari ini, tapi beliau itu sampai di puncak. Saya menyebut Bung Hensa sudah sampai di puncak. Tapi ini bukan puncak, itu anda mengulangi Tragedi Sisyphus, anda sudah sampai di puncak tapi sebenarnya Anda menggelundung,” kata Sobary dalam tayangan tersebut, dikutip pada Minggu (14/6/2026).

Tragedi Sisyphus sendiri merujuk pada kisah dalam mitologi Yunani tentang Sisyphus, seorang raja yang dihukum oleh para dewa untuk mendorong sebuah batu besar ke puncak bukit. Namun, setiap kali batu itu hampir mencapai puncak, batu tersebut selalu menggelinding kembali ke bawah. Hukuman itu berlangsung terus-menerus tanpa pernah selesai.

Lebih lanjut, Sobary berpendapat bahwa solusi administratif atau pembenahan teknis pemerintahan tidak cukup untuk menjawab persoalan politik yang tengah menjadi perhatian publik. Menurutnya, fokus terhadap aspek birokrasi justru berpotensi mengaburkan tuntutan atas proses hukum yang dianggap lebih mendesak.

“Bung Hendri, Bung Hensa, jangan bilang itu susah, ini susah, dan Anda sampai puncak. Itu puncaknya hanyalah menyelesaikan perkara teknis birokrasi, teknis technicality mengenai hal-hal yang sepele. Itu bukan penyelesaian politik, itu pembentukan yang sifatnya birokratik. Dan anda meninggalkan agenda politik begitu penting bagi republik,” jelasnya.

Lebih jauh, Sobary menilai para pengamat politik semestinya tidak berhenti pada analisis konseptual, tetapi juga mendorong adanya langkah nyata melalui mekanisme hukum. Ia menyebut penyelesaian politik harus dibangun di atas fondasi penegakan hukum yang jelas.

“Yang diminta sekarang ini political solution. Birokratik alternatif itu penting, tapi the most important thing ialah bagaimana si anak Jokowi ini dituntut secara hukum,” kata Sobary.

Di akhir pernyataannya, Sobary kembali mengingatkan pentingnya keberanian para intelektual dan analis untuk tidak hanya menawarkan solusi yang bersifat administratif. Baginya, inti penyelesaian persoalan berada pada langkah politik yang diwujudkan melalui proses hukum yang tegas.

“Bung Hensa, tidak ada kata sulit. Dan jangan Bung Hensa lari pada zaman ini hanya menempuh suatu birokratik teknikalitis sebagai solusi untuk bangsa. Itu bukan solution. The central of solution is the political solution,” tambahnya. (her)

Tags: Hendri SatrioJoko WidodoMohamad SobaryTragedi Sisyphus

Berita Terkait.

Kongkalikong Anak-Bapak: Anggota Polri di KPK dan Ayahnya Peras Bupati Pemalang
Headline

Kongkalikong Anak-Bapak: Anggota Polri di KPK dan Ayahnya Peras Bupati Pemalang

Kamis, 30 Juli 2026 - 22:17
DPR Minta Penyidikan Transparan, Kematian Sutrimo Harus Terungkap Berdasarkan Fakta
Headline

DPR Minta Penyidikan Transparan, Kematian Sutrimo Harus Terungkap Berdasarkan Fakta

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:15
toyo
Headline

Dikabulkan MK, Anggaran MBG Harus Dipisah dari Dana Pendidikan Mulai 2028

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:57
anom
Headline

KPK Tetapkan 4 Tersangka Kasus Bupati Pemalang, Termasuk Anggota Polri

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:31
Prabowo
Headline

Kepercayaan Publik pada Prabowo Anjlok, Pengamat Soroti Gap Retorika dan Realita

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:34
Febrie
Headline

Kejagung Panggil 2 Saksi Lagi Kasus TPPU Febrie Adriansyah, 1 Orang Mangkir

Rabu, 29 Juli 2026 - 21:43

BERITA POPULER

  • SAWIT

    Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1624 shares
    Share 650 Tweet 406
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3087 shares
    Share 1235 Tweet 772
  • Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    865 shares
    Share 346 Tweet 216
  • Sertifikasi Mutu KKP Dorong Belut Kalimantan Tembus Pasar Global

    815 shares
    Share 326 Tweet 204
  • Blak-blakan Soal Keputusannya Gabung Persib, Mariano Peralta Tegaskan Hal Ini

    794 shares
    Share 318 Tweet 199
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.