• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Wamendiktisaintek: AI Tak Bisa Gantikan Peran Manusia dalam Pengambilan Keputusan

Nasuha Editor Nasuha
Rabu, 10 Juni 2026 - 01:03
in Nasional
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie saat menjadi pembicara dalam Grab Business Forum 2026 di Jakarta, Selasa (9/6/2026). Foto: Dokumen Kemendiktisaintek

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie saat menjadi pembicara dalam Grab Business Forum 2026 di Jakarta, Selasa (9/6/2026). Foto: Dokumen Kemendiktisaintek

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Di tengah pesatnya adopsi kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI) di berbagai sektor, peran manusia tetap menjadi faktor penentu keberhasilan pemanfaatan teknologi tersebut. AI dinilai tidak dapat menggantikan kemampuan manusia dalam mengambil keputusan strategis maupun berpikir kritis.

Hal itu ditegaskan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie saat menjadi pembicara dalam Grab Business Forum 2026 di Jakarta, Selasa (9/6/2026). Menurut Stella, kecanggihan teknologi AI tidak akan memberikan manfaat optimal tanpa didukung kualitas sumber daya manusia (SDM) yang mampu memahami, mengelola, serta mengevaluasi penggunaannya secara tepat.

BacaJuga:

Soroti Kematian Mantan Istri Polisi di Medan, Komisi III DPR: Jangan Tergesa Sebut Bunuh Diri

Ketua MPR RI: Qanun Asasi NU Jadi Fondasi Menjaga Keutuhan NKRI

Gus Kikin: Qanun Asasi Merupakan Ruh Nahdlatul Ulama

“Kuncinya kembali kepada satu hal, yaitu human capital atau sumber daya manusia. Yang paling fundamental dalam bisnis adalah kemampuan mengambil keputusan, termasuk menentukan persoalan mana yang perlu diselesaikan dengan AI, mana yang tidak perlu diselesaikan dengan AI karena biayanya justru lebih tinggi,” ujar Stella.

Ia menjelaskan, kehadiran manusia tetap memiliki peran sentral yang tidak dapat digantikan AI, khususnya dalam proses pengambilan keputusan. Karena itu, penggunaan AI harus selalu disesuaikan dengan kebutuhan dan tujuan yang ingin dicapai.

Dalam sektor pendidikan, Stella mengingatkan bahwa penggunaan AI yang tidak tepat berpotensi menurunkan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Padahal, tujuan utama pendidikan adalah mengembangkan kemampuan berpikir dan bernalar manusia.

Ia juga menyoroti hasil penelitian mengenai dampak penggunaan Large Language Model (LLM) dalam penulisan esai. Penelitian tersebut menunjukkan kelompok yang mengandalkan kemampuan berpikir sendiri atau brain only menghasilkan kualitas esai terbaik. Sebaliknya, kelompok yang menggunakan LLM secara dominan memperoleh hasil terendah.

“Temuan ini menunjukkan bahwa ketergantungan pada AI dapat mengurangi kemampuan berpikir, bernalar, dan menyusun argumen secara mandiri,” katanya.

Meski demikian, Stella mengakui berbagai survei internasional menunjukkan implementasi AI mampu meningkatkan produktivitas di banyak sektor. Oleh sebab itu, pendekatan yang tepat bukan menolak AI, melainkan memahami secara seimbang manfaat dan risiko penggunaannya.

Menurutnya, kemampuan menentukan kebutuhan penggunaan AI, waktu adopsi, hingga evaluasi hasil implementasi menjadi kompetensi penting yang harus dimiliki SDM di era digital.

Sejalan dengan hal tersebut, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) terus memperkuat pengembangan talenta yang siap menghadapi perkembangan teknologi kecerdasan artifisial.

“Itu yang harus kita lakukan bersama dan itu menjadi pekerjaan besar bagi Kementerian kami dan perguruan tinggi, yaitu menyiapkan sumber daya manusia yang mampu memahami, memanfaatkan, dan mengevaluasi perkembangan kecerdasan artifisial secara tepat,” ujar Stella. (nas)

Tags: AIKeputusan StrategisPeran ManusiaWamendiktisaintek Stella

Berita Terkait.

Soroti Kematian Mantan Istri Polisi di Medan, Komisi III DPR: Jangan Tergesa Sebut Bunuh Diri
Nasional

Soroti Kematian Mantan Istri Polisi di Medan, Komisi III DPR: Jangan Tergesa Sebut Bunuh Diri

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:03
Ketua MPR RI: Qanun Asasi NU Jadi Fondasi Menjaga Keutuhan NKRI
Nasional

Ketua MPR RI: Qanun Asasi NU Jadi Fondasi Menjaga Keutuhan NKRI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:09
hakim
Nasional

Gus Kikin: Qanun Asasi Merupakan Ruh Nahdlatul Ulama

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 15:35
Aksi Sosial HUT ke-61 IKPI: Himpun Ribuan Kantong Darah Secara Nasional
Nasional

Aksi Sosial HUT ke-61 IKPI: Himpun Ribuan Kantong Darah Secara Nasional

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 15:15
bima
Nasional

Wamendagri Bima Arya Dorong Penghijauan Jadi Gerakan Berkelanjutan di Daerah

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:14
gedung polri
Nasional

IPW Desak Kapolri Tindak Mafia Hukum agar Penegakan Hukum Lebih Profesional

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:04

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2462 shares
    Share 985 Tweet 616
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2177 shares
    Share 871 Tweet 544
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1995 shares
    Share 798 Tweet 499
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1378 shares
    Share 551 Tweet 345
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2712 shares
    Share 1085 Tweet 678
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.