• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Bangun Ekonomi Berkelanjutan, PTBA Perkuat Kelompok Itik Petelur di Muara Enim

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Selasa, 9 Juni 2026 - 11:32
in Ekonomi
Itik

Anggota Kelompok Budidaya Itik Petelur Rimba Farm melakukan perawatan dan pemberian pakan kepada ternak itik di Desa Tegal Rejo, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan melalui dukungan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) bersama Inisiatif Zakat Indonesia (IZI). Foto: Dokumen PTBA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Upaya membangun ekonomi masyarakat yang mandiri dan berkelanjutan terus dilakukan PT Bukit Asam Tbk (PTBA). Melalui Program Transformasi Pertambangan Tanpa Izin (PETI), perusahaan kini mendorong lahirnya sumber-sumber ekonomi baru berbasis peternakan dengan memperkuat kapasitas Kelompok Budidaya Itik Petelur Rimba Farm di Desa Tegal Rejo, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan.

Program yang dijalankan bersama Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Sumatera Selatan tersebut menjadi bagian dari strategi PTBA dalam menciptakan alternatif mata pencaharian produktif bagi masyarakat sekaligus memperkuat ekonomi lokal secara berkelanjutan.

BacaJuga:

J&T Cargo Kelola 8,2 Ton Limbah Bersama Decathlon dan Yayasan KDM, Dorong Ekonomi Sirkular

Bea Cukai Perkuat Pengawasan Industri Rokok, Dorong Kepatuhan Pelaku Usaha di Semarang dan Malang

Kinerja Moncer BTN Berlanjut, Laba Bersih Tembus Rp1,85 Triliun per Mei 2026

Corporate Secretary PTBA, Eko Prayitno, mengatakan pengembangan budidaya itik petelur tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan sarana produksi, tetapi juga peningkatan kapasitas kelompok agar mampu mengelola usaha secara mandiri dan berkelanjutan.

“PTBA berkomitmen menghadirkan program pemberdayaan yang mampu menciptakan dampak jangka panjang bagi masyarakat. Melalui pengembangan budidaya itik petelur ini, kami ingin mendorong tumbuhnya usaha masyarakat yang produktif, meningkatkan pendapatan keluarga, sekaligus mendukung transformasi ekonomi masyarakat menuju sumber penghidupan yang lebih berkelanjutan,” ujar Eko.

Sebagai bentuk dukungan, PTBA memberikan bantuan bibit itik baru, pembangunan dan perbaikan infrastruktur kandang, serta pendampingan intensif dalam pengelolaan usaha. Salah satu fokus utama pembinaan adalah pengembangan inovasi pakan mandiri guna mengurangi biaya operasional dan meningkatkan efisiensi usaha peternakan.

Saat ini, Kelompok Rimba Farm telah mengelola sekitar 500 ekor itik petelur yang mampu menghasilkan rata-rata 200 butir telur omega setiap hari. Produksi tersebut menjadi sumber pendapatan baru yang menjanjikan bagi anggota kelompok dan masyarakat sekitar.

Untuk meningkatkan produktivitas, para peternak juga mendapatkan pelatihan teknis dari praktisi budidaya itik petelur, Farizal Syarif. Materi yang diberikan mencakup manajemen pemeliharaan, peningkatan produksi telur, pengendalian penyakit ternak, hingga strategi pengembangan usaha yang berkelanjutan.

Kepala Perwakilan IZI Sumatera Selatan, Muhammad Zainuri, menilai keberhasilan program tidak terlepas dari kolaborasi yang kuat antara perusahaan, lembaga pendamping, dan masyarakat.

“Kolaborasi yang kuat antara perusahaan, lembaga pendamping, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan dampak sosial dan ekonomi yang berkelanjutan. Kami mengapresiasi komitmen PTBA dalam menghadirkan program yang tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga membangun kapasitas masyarakat agar semakin mandiri,” katanya.

Hal senada disampaikan Kepala Desa Tegal Rejo, Teguh Priono. Ia menyebut program budidaya itik petelur telah membuka peluang usaha produktif yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat desa.

Sementara itu, Sustainable Community Development Section Head PTBA, Ajis Purnomo, menegaskan bahwa sektor peternakan memiliki potensi besar sebagai penggerak ekonomi masyarakat jika didukung dengan pembinaan yang tepat.

“Melalui pelatihan ini, kami berharap kapasitas anggota kelompok semakin meningkat, baik dari sisi teknis budidaya maupun pengelolaan usaha. Dengan demikian, program ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Ketua Kelompok Rimba Farm, Hendri Susilo, turut memaparkan perkembangan usaha yang menunjukkan tren positif. Selain peningkatan kapasitas anggota kelompok, produksi telur itik omega juga terus mengalami pertumbuhan seiring membaiknya manajemen budidaya dan kualitas pemeliharaan ternak.

Ke depan, PTBA berharap Rimba Farm dapat berkembang menjadi sentra budidaya itik petelur unggulan di Muara Enim. Lebih dari itu, program ini diharapkan menjadi contoh sukses transformasi ekonomi berbasis pemberdayaan masyarakat yang mampu menciptakan kesejahteraan sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayah sekitar operasional perusahaan.(srv)

Tags: Budidaya ItikBukit AsamEkeonomi BerkelanjutanPTBA

Berita Terkait.

J&T Cargo Kelola 8,2 Ton Limbah Bersama Decathlon dan Yayasan KDM, Dorong Ekonomi Sirkular
Ekonomi

J&T Cargo Kelola 8,2 Ton Limbah Bersama Decathlon dan Yayasan KDM, Dorong Ekonomi Sirkular

Senin, 15 Juni 2026 - 19:37
bc2
Ekonomi

Bea Cukai Perkuat Pengawasan Industri Rokok, Dorong Kepatuhan Pelaku Usaha di Semarang dan Malang

Senin, 15 Juni 2026 - 19:27
btnnn
Ekonomi

Kinerja Moncer BTN Berlanjut, Laba Bersih Tembus Rp1,85 Triliun per Mei 2026

Senin, 15 Juni 2026 - 19:17
bri
Ekonomi

LinkUMKM BRI Dorong Perajin Batik Semarang Tumbuh dari Usaha Rumahan ke Pasar Internasional

Senin, 15 Juni 2026 - 18:08
bcc
Ekonomi

Bea Cukai Perkuat Daya Saing Industri Morowali dan Eksportir Surabaya lewat Pendampingan Kepatuhan

Senin, 15 Juni 2026 - 16:47
bc
Ekonomi

Sektor Batu Bara Dominasi Ekspor Aceh, Bea Cukai Catat Kontribusi Devisa Rp6,98 Triliun

Senin, 15 Juni 2026 - 15:24

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    6430 shares
    Share 2572 Tweet 1608
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1696 shares
    Share 678 Tweet 424
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1022 shares
    Share 409 Tweet 256
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    958 shares
    Share 383 Tweet 240
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.