• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

J&T Cargo Kelola 8,2 Ton Limbah Bersama Decathlon dan Yayasan KDM, Dorong Ekonomi Sirkular

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Senin, 15 Juni 2026 - 19:37
in Ekonomi
Sejumlah pekerja memindahkan hasil pemilahan sampah di fasilitas pengelolaan limbah. Foto: Dokumen J&T Cargo

Sejumlah pekerja memindahkan hasil pemilahan sampah di fasilitas pengelolaan limbah. Foto: Dokumen J&T Cargo

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Peran industri logistik dalam mendukung keberlanjutan kini semakin nyata. Tidak hanya berfungsi sebagai penghubung distribusi barang, sektor logistik juga mulai memainkan peran strategis dalam membangun ekosistem ekonomi sirkular.

Hal inilah yang ditunjukkan J&T Cargo melalui kolaborasi bersama Decathlon Foundation Indonesia dan Kampus Diakoneia Modern (Yayasan KDM) dalam program pengelolaan limbah berbasis circular economy.

BacaJuga:

Seperempat Abad KNI: Tonggak Swasembada Amonium Nitrat Indonesia

A Quarter Century of KNI: A Milestone in Indonesia’s Ammonium Nitrate Self-Sufficiency

PLN Indonesia Power Dorong Ekonomi Sirkular lewat Program Sedekah Sampah untuk Pendidikan

Program yang berlangsung sejak Maret hingga Mei 2026 tersebut berhasil mengelola sekitar 8,2 ton limbah operasional ritel, sekaligus menciptakan dampak lingkungan dan sosial yang terukur melalui sinergi antara sektor retail, logistik, dan komunitas.

Dalam skema kolaborasi ini, limbah operasional ritel seperti karton, plastik, hanger, dan berbagai material kemasan dikumpulkan dari sejumlah titik partisipasi di Jakarta. Selanjutnya, J&T Cargo mendistribusikan limbah tersebut secara terjadwal dan terdokumentasi menuju Yayasan KDM untuk dikelola melalui jaringan bank sampah komunitas.

Pendekatan ini memungkinkan limbah yang sebelumnya berpotensi berakhir di tempat pembuangan akhir mendapatkan nilai ekonomi baru melalui proses daur ulang dan pengelolaan berkelanjutan.

Berdasarkan data operasional program, total volume limbah yang berhasil dikumpulkan dan didistribusikan mencapai sekitar 8,2 ton selama tiga bulan pelaksanaan. Capaian tersebut menunjukkan konsistensi implementasi program yang dijalankan secara berkala dan terstruktur.

Tidak hanya berdampak pada pengurangan limbah, program ini juga diperkirakan mampu menghindari emisi hingga sekitar 40 ton karbon dioksida ekuivalen (CO₂e). Estimasi tersebut dihitung berdasarkan faktor emisi standar yang membandingkan pengelolaan limbah melalui sistem bank sampah dengan skenario pembuangan akhir.

Selain memberikan manfaat lingkungan, program ini turut menghadirkan dampak sosial bagi masyarakat. Melalui mekanisme bank sampah yang dikelola Yayasan KDM bersama mitra komunitas, hasil pengelolaan limbah dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program sosial, mulai dari pendidikan anak-anak rentan, pemenuhan kebutuhan dasar, hingga kegiatan pemberdayaan masyarakat.

Kolaborasi ini sekaligus memperlihatkan bagaimana sistem logistik dapat menjadi penghubung penting dalam rantai nilai ekonomi sirkular yang mampu menghasilkan manfaat berkelanjutan bagi lingkungan maupun komunitas.

Perwakilan Brand & Corporate Culture J&T Cargo Indonesia, Fanny, mengatakan program tersebut memberikan perspektif baru mengenai peran logistik dalam menciptakan dampak sosial yang lebih luas.

“Kolaborasi ini membuka perspektif baru bagi kami bahwa logistik bukan hanya soal pengiriman barang, tetapi tentang bagaimana sebuah sistem dapat menciptakan dampak yang lebih bermakna. Melihat bagaimana waste yang kami bantu distribusikan dapat dikelola kembali melalui bank sampah dan kemudian mendukung anak-anak binaan Yayasan KDM menjadi refleksi penting bagi kami untuk terus menghadirkan nilai lebih dari setiap proses operasional yang kami lakukan,” ujarnya dalam keterangannya, dikutip Senin (15/6/2026).

Melalui inisiatif tersebut, J&T Cargo menegaskan komitmennya dalam mengembangkan praktik logistik berkelanjutan yang tidak hanya fokus pada efisiensi distribusi, tetapi juga menciptakan nilai tambah bagi masyarakat dan lingkungan.

Program ini juga melanjutkan berbagai inisiatif sosial yang sebelumnya telah dijalankan perusahaan bersama Decathlon Foundation Indonesia, termasuk penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak banjir di Jakarta.

Ke depan, J&T Cargo menyatakan akan terus memperluas berbagai program keberlanjutan melalui payung CSR Satu Langkah Satu Kebaikan, sejalan dengan visi perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat dan menghadirkan manfaat yang berkelanjutan. Kolaborasi pengelolaan limbah bersama Decathlon Foundation Indonesia dan Yayasan KDM menjadi salah satu bukti bahwa setiap proses operasional dapat menjadi bagian dari solusi bagi tantangan lingkungan dan sosial di masa depan. (ibs)

Tags: Decathlonekonomi sirkularindustri logistikJ&T CargoYayasan KDM

Berita Terkait.

Seperempat Abad KNI: Tonggak Swasembada Amonium Nitrat Indonesia
Ekonomi

Seperempat Abad KNI: Tonggak Swasembada Amonium Nitrat Indonesia

Senin, 15 Juni 2026 - 23:38
A Quarter Century of KNI: A Milestone in Indonesia’s Ammonium Nitrate Self-Sufficiency
Ekonomi

A Quarter Century of KNI: A Milestone in Indonesia’s Ammonium Nitrate Self-Sufficiency

Senin, 15 Juni 2026 - 22:45
PLN Indonesia Power Dorong Ekonomi Sirkular lewat Program Sedekah Sampah untuk Pendidikan
Ekonomi

PLN Indonesia Power Dorong Ekonomi Sirkular lewat Program Sedekah Sampah untuk Pendidikan

Senin, 15 Juni 2026 - 21:11
BRI
Ekonomi

BRI Perluas Akses Investasi Global, Reksa Dana USD Kini Bisa Dibeli lewat BRImo

Senin, 15 Juni 2026 - 20:32
Uji Coba Cofiring Tahap II Sukses, PTBA Dorong Transisi Energi dengan Kaliandra Merah
Ekonomi

Uji Coba Cofiring Tahap II Sukses, PTBA Dorong Transisi Energi dengan Kaliandra Merah

Senin, 15 Juni 2026 - 20:17
lng
Ekonomi

Badak LNG Lampaui Target Produksi, Pertahankan PROPER Emas ke-15 Secara Beruntun

Senin, 15 Juni 2026 - 20:02

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    6758 shares
    Share 2703 Tweet 1690
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1735 shares
    Share 694 Tweet 434
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1028 shares
    Share 411 Tweet 257
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    975 shares
    Share 390 Tweet 244
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    908 shares
    Share 363 Tweet 227
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.