• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Sektor Batu Bara Dominasi Ekspor Aceh, Bea Cukai Catat Kontribusi Devisa Rp6,98 Triliun

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Senin, 15 Juni 2026 - 15:24
in Ekonomi
bc

Petugas Bea Cukai Aceh memantau aktivitas ekspor batu bara di pelabuhan. Foto: Dokumen Kanwil Bea Cukai Aceh

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Komoditas batu bara kembali membuktikan perannya sebagai motor penggerak ekonomi Provinsi Aceh. Berdasarkan catatan Kantor Wilayah Bea Cukai Aceh, sektor batu bara menyumbang devisa ekspor sebesar Rp6,98 triliun atau sekitar 64 persen dari total devisa ekspor daerah, menjadikannya komoditas ekspor paling dominan sepanjang tahun ini.

Kontribusi besar tersebut sejalan dengan tren positif kinerja ekspor batu bara Aceh yang terus menunjukkan pemulihan. Pada periode Januari hingga Mei 2026, volume ekspor batu bara mencapai 5,38 juta ton dengan nilai devisa sebesar Rp3,11 triliun. Capaian ini menjadi rekor volume ekspor tertinggi dalam lima tahun terakhir.

BacaJuga:

Lewat InaExport, UMKM Indonesia Didorong Makin Agresif Menembus Pasar Ekspor

Gunakan Gas Bumi PGN, RSUP Dr. Sardjito Hemat Biaya Energi hingga 75 Persen

Dukung UMKM, DAR Center Gelar Pelatihan Optimalisasi E-Commerce

Jika dibandingkan periode yang sama tahun 2025, volume ekspor meningkat dari 5,26 juta ton menjadi 5,38 juta ton, sementara nilai devisa naik dari Rp2,86 triliun menjadi Rp3,11 triliun. Kinerja tersebut juga menunjukkan pemulihan signifikan dibandingkan tahun 2024 ketika volume ekspor hanya mencapai 3,24 juta ton dengan devisa sekitar Rp2,03 triliun.

Meski mencatatkan rekor tertinggi dari sisi volume, nilai devisa ekspor batu bara Aceh pada 2026 masih berada di bawah capaian tahun 2022. Saat itu, dengan volume pengiriman sebesar 3,74 juta ton, devisa yang dihasilkan mampu mencapai Rp3,31 triliun.

Perbedaan tersebut mencerminkan pengaruh kuat fluktuasi harga batu bara di pasar global. Pada 2022, tingginya harga komoditas energi dunia mendorong nilai ekspor melonjak meskipun volume pengiriman lebih rendah dibandingkan saat ini.

Kepala Kanwil Bea Cukai Aceh, M. Rizki Baidillah, mengatakan pihaknya berkomitmen menyajikan data perdagangan internasional secara transparan dan berkala guna memberikan gambaran utuh mengenai kekuatan ekonomi daerah.

“Melalui penyajian data yang memenuhi readiness criteria ini, kami ingin memberikan gambaran utuh mengenai peta kekuatan komoditas daerah. Data kinerja ekspor batu bara ini memberikan informasi faktual di lapangan, di mana volume pengiriman terus menunjukkan tren pemulihan dan mencetak rekor baru, yang mencerminkan kapabilitas operasional serta ketangguhan sektor pertambangan Aceh di tengah dinamika harga pasar global,” ujar Rizki.

Analisis data kepabeanan juga menunjukkan adanya dinamika baru di sektor pertambangan Aceh. Selama ini, ekspor batu bara didominasi oleh PT Mifa Bersaudara dan PT Bara Energi Lestari. Namun pada 2026, muncul pemain baru yaitu PT Media Djaya Bersama yang mulai berkontribusi dalam aktivitas ekspor komoditas tersebut.

Masuknya pelaku usaha baru dinilai menjadi sinyal positif bagi geliat industri pertambangan daerah sekaligus memperkuat kapasitas ekspor Aceh di tengah persaingan pasar global.

Bea Cukai Aceh berharap data capaian ekspor ini dapat menjadi referensi objektif bagi pemerintah, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan lainnya dalam merumuskan strategi pengembangan sektor pertambangan yang lebih berkelanjutan dan bernilai tambah.

Selain itu, transparansi data perdagangan yang terus diperkuat diharapkan mampu mendukung stabilitas ekonomi wilayah sekaligus mengakselerasi pencapaian predikat Zona Integritas Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) yang tengah diupayakan Kanwil Bea Cukai Aceh pada 2026.

Dengan kontribusi devisa yang mencapai hampir dua pertiga dari total ekspor daerah, sektor batu bara masih menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi Aceh sekaligus sumber penerimaan yang strategis bagi aktivitas perdagangan internasional provinsi tersebut. (ipo)

Tags: Batu BaraDevisa Acehekonomi daerahEkspor Batu Barakanwil bea cukai aceh

Berita Terkait.

Kanwil Bea Cukai Sumbagtim Ungkap 75 Penindakan NPP hingga Agustus 2026
Ekonomi

Lewat InaExport, UMKM Indonesia Didorong Makin Agresif Menembus Pasar Ekspor

Selasa, 22 September 2026 - 23:37
Gunakan Gas Bumi PGN, RSUP Dr. Sardjito Hemat Biaya Energi hingga 75 Persen
Ekonomi

Gunakan Gas Bumi PGN, RSUP Dr. Sardjito Hemat Biaya Energi hingga 75 Persen

Selasa, 22 September 2026 - 22:07
Dukung UMKM, DAR Center Gelar Pelatihan Optimalisasi E-Commerce
Ekonomi

Dukung UMKM, DAR Center Gelar Pelatihan Optimalisasi E-Commerce

Selasa, 22 September 2026 - 17:20
Sharia Wealth Forum 2026, BRI Wealth Management Hadirkan Strategi Diversifikasi Melalui Investasi Syariah
Ekonomi

Sharia Wealth Forum 2026, BRI Wealth Management Hadirkan Strategi Diversifikasi Melalui Investasi Syariah

Selasa, 22 September 2026 - 16:30
71 Penghargaan ENSIA 2026, PLN NP Dorong Inovasi Jadi Solusi Lingkungan dan Sosial
Ekonomi

71 Penghargaan ENSIA 2026, PLN NP Dorong Inovasi Jadi Solusi Lingkungan dan Sosial

Selasa, 22 September 2026 - 15:25
NHM Perkuat Persiapan Audit Lingkungan melalui Tahapan Pra-Audit
Ekonomi

NHM Perkuat Persiapan Audit Lingkungan melalui Tahapan Pra-Audit

Selasa, 22 September 2026 - 15:14

OLAHRAGA

ole
Olahraga

21 Pemain Timnas Indonesia Tiba di Jakarta Jelang FIFA ASEAN Cup, 2 Nama Siap Debut

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 22 September 2026 - 08:53

INDOPOSCO.ID – Persiapan Timnas Indonesia menuju FIFA ASEAN Cup 2026 mulai memasuki tahap serius. Sebanyak 21 pemain telah tiba dan...

SelengkapnyaDetails
ole

Ole dan Paes Tiba di Jakarta, Siap Bela Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Senin, 21 September 2026 - 20:12
Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Minggu, 20 September 2026 - 20:05
persib

Persijap vs Persib: Maung Bandung Bidik Revans, Laskar Kalinyamat Siap Tunjukkan Karakter

Minggu, 20 September 2026 - 12:38
pss

Dewa United vs PSS: Banten Warriors Kantongi Bekal Pramusim dan Filosofi Permainan

Minggu, 20 September 2026 - 11:21

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5540 shares
    Share 2216 Tweet 1385
  • Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    1015 shares
    Share 406 Tweet 254
  • Komisi I Soroti Tanggung Jawab Vendor Asing dalam RUU KKS

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027

    968 shares
    Share 387 Tweet 242
  • Pasca-OTT KPK, Pegawai ATR/BPN Syok dan Buka Suara Soal ‘Struktur Bayangan’

    863 shares
    Share 345 Tweet 216
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.