• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

PLN EPI, Puslitbang PLN dan ITERA Bangun Fondasi Ekosistem Bioenergi Nasional

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 5 Juni 2026 - 14:05
in Ekonomi
Hokkop-S

Direktur Biomassa PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) Hokkop Situngkir, dalam acara pelaksanaan Kick Off Meeting penelitian bertajuk Pengembangan Tanaman Energi Kaliandra dan Sorgum sebagai Umpan Co-Firing dan Umpan Produksi Hidrogen melalui Proses Gasifikasi di ITERA guna Mencapai Bauran Energi Baru Terbarukan Nasional yang berlangsung di Kampus ITERA, Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung, Selasa (19/5/2026). Foto: Dokumen PLN EPI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) mengambil langkah strategis dalam memperluas pemanfaatan biomassa nasional. Tidak hanya sebagai bahan bakar co-firing pembangkit listrik, biomassa kini diarahkan menjadi bahan baku produksi hidrogen hijau, salah satu sumber energi bersih yang diproyeksikan memainkan peran penting dalam transisi energi masa depan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kolaborasi riset antara PLN EPI, PT PLN Pusat Penelitian dan Pengembangan Ketenagalistrikan (Puslitbang PLN), dan Institut Teknologi Sumatera (ITERA) dalam pengembangan tanaman energi kaliandra dan sorgum.

BacaJuga:

Produksi Tembus 157 Ribu BOEPD, PHR Perkuat Fondasi Kemandirian Energi Nasional

Kantongi Izin NPPBKC, Produsen Rokok Asal Probolinggo Ini Siap Jalankan Industri secara Legal

Rupiah melemah, tembus Rp18.000 per dolar

Kolaborasi ditandai dengan pelaksanaan Kick Off Meeting penelitian bertajuk Pengembangan Tanaman Energi Kaliandra dan Sorgum sebagai Umpan Co-Firing dan Umpan Produksi Hidrogen melalui Proses Gasifikasi di ITERA guna Mencapai Bauran Energi Baru Terbarukan Nasional yang berlangsung di Kampus ITERA, Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung.

Direktur Biomassa PLN EPI, Hokkop Situngkir, mengatakan pengembangan tanaman energi menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan pasokan biomassa nasional sekaligus mendukung target bauran energi baru terbarukan (EBT).

“Ke depan kebutuhan biomassa akan terus meningkat seiring perluasan implementasi co-firing dan pengembangan bioenergi nasional. Karena itu, PLN EPI tidak hanya membangun rantai pasok biomassa, tetapi juga mendorong pengembangan riset dan inovasi agar sumber energi berbasis hayati dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan,” ujar Hokkop.

Menurutnya, kaliandra dan sorgum memiliki prospek besar sebagai tanaman energi karena mampu tumbuh di lahan marginal, memiliki produktivitas tinggi, serta dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan energi, mulai dari biomassa padat hingga bahan baku hidrogen hijau.

Pengembangan hidrogen hijau berbasis biomassa melalui proses gasifikasi dinilai menjadi terobosan penting dalam memperluas pemanfaatan sumber daya hayati Indonesia. Selain mendukung pengurangan emisi karbon, pendekatan ini juga berpotensi menciptakan rantai nilai ekonomi baru yang melibatkan sektor pertanian, kehutanan, hingga industri energi.

“Bioenergi tidak hanya berperan dalam menurunkan emisi, tetapi juga menciptakan nilai ekonomi baru bagi masyarakat. Melalui kolaborasi ini, kami ingin memastikan bahwa pengembangan biomassa di Indonesia didukung oleh riset yang kuat, teknologi yang tepat, dan model bisnis yang berkelanjutan,” jelas Hokkop.

Sementara itu, General Manager PLN Puslitbang, Mochamad Soleh, menilai sinergi antara dunia industri dan perguruan tinggi menjadi faktor kunci dalam menghasilkan inovasi yang dapat diterapkan secara nyata di sektor ketenagalistrikan.

“PLN terus mendorong riset terapan yang mampu menjawab kebutuhan energi masa depan. Pengembangan tanaman energi seperti kaliandra dan sorgum diharapkan dapat menghasilkan model pemanfaatan biomassa yang lebih efisien, baik untuk kebutuhan co-firing maupun pengembangan energi hijau lainnya,” ujarnya.

Rektor ITERA, Prof. Dr. I Nyoman Pugeg Aryantha, menyampaikan kolaborasi tersebut merupakan bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan pengembangan energi terbarukan nasional.

“ITERA berkomitmen menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan industri dan masyarakat. Melalui kolaborasi ini, kami berharap dapat menghasilkan teknologi dan model pengembangan tanaman energi yang mampu memberikan manfaat nyata bagi pengembangan energi terbarukan Indonesia,” katanya.

Penelitian yang dilakukan mencakup berbagai aspek, mulai dari pengembangan budidaya tanaman energi, analisis karakteristik biomassa, kajian pemanfaatannya untuk co-firing pembangkit listrik, hingga pengembangan hidrogen hijau melalui proses gasifikasi.

Lebih dari sekadar riset akademik, hasil penelitian ini diharapkan mampu menjadi fondasi terbentuknya ekosistem bioenergi nasional yang terintegrasi. Ekosistem tersebut tidak hanya mendukung ketahanan energi dan pencapaian target dekarbonisasi, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat melalui pengembangan komoditas energi berbasis tanaman.(srv)

Tags: biomassaInstitut Teknologi SumateraITERApln epiPLN Puslitbang

Berita Terkait.

Fasilitas-Produksi
Ekonomi

Produksi Tembus 157 Ribu BOEPD, PHR Perkuat Fondasi Kemandirian Energi Nasional

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:06
BC-Probolinggo
Ekonomi

Kantongi Izin NPPBKC, Produsen Rokok Asal Probolinggo Ini Siap Jalankan Industri secara Legal

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:35
Risa
Ekonomi

Rupiah melemah, tembus Rp18.000 per dolar

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:25
RIg
Ekonomi

Rig PDSI#05.2 Pertamina Drilling Catat Temuan Migas Menjanjikan dari Sumur TLJ-A38

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:44
Ekspor
Ekonomi

Ekspor Ketiga Tahun 2026, CV Yong Fisheries Kirim 4,6 Ton Kerapu Hidup ke Hongkong

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:24
RUPST
Ekonomi

MedcoEnergi Tebar Dividen USD87 Juta dan Perkuat Struktur Kepemimpinan

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:04

BERITA POPULER

  • Timnas-U19

    Piala AFF U-19: Pastikan Rotasi Kontra Timor Leste, Nova Minta Garuda Muda Nikmati Laga

    2083 shares
    Share 833 Tweet 521
  • AFF U-19: Indonesia Cukur Timor Leste, Persaingan Puncak Klasemen Makin Panas

    1013 shares
    Share 405 Tweet 253
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1148 shares
    Share 459 Tweet 287
  • Malam Ini Indonesia vs Myanmar di Piala AFF U-19: Langkah Awal Pertahankan Mahkota

    954 shares
    Share 382 Tweet 239
  • Film “Pesta Babi” dan “Teman Tegar Maira”, DPD RI: Itu Suara Kesadaran tentang Papua

    3530 shares
    Share 1412 Tweet 883
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.