• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

PYC Dorong Hilirisasi Nikel Berkelanjutan untuk Perkuat Industri Baterai Nasional

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Kamis, 23 Juli 2026 - 14:23
in Ekonomi
PYC
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Purnomo Yusgiantoro Center (PYC) menggelar PYC Talks Vol. 3 bertema “Diseminasi Studi: Analisis Pengolahan dan Manufaktur Baterai di Indonesia” di Kantor PYC, Jakarta Selatan, Selasa (21/7). Forum ini menjadi ajang pemaparan hasil kajian mengenai pengembangan industri baterai nasional sekaligus merumuskan rekomendasi kebijakan untuk memperkuat daya saing Indonesia dalam rantai pasok baterai global.

Ketua Umum Purnomo Yusgiantoro Center (PYC), Filda C. Yusgiantoro, mengatakan Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi pemain utama dalam industri baterai dunia karena menguasai lebih dari 40 persen cadangan nikel global. Namun, menurutnya, potensi tersebut perlu diimbangi dengan tata kelola yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.

BacaJuga:

Jambore Kumitra 2026 Hadir di Kalsel, Kementerian UMKM Perluas Akses Pembiayaan dan Pasar

Elnusa dan PHR Garap Survei Seismik 688,5 Km, Bidik Potensi Migas Lampung–Sumsel

Ekspor Indonesia Tembus USD 193,64 Miliar, Kemendag Genjot Produk Lokal

“Indonesia memiliki posisi strategis dalam rantai pasok baterai global melalui cadangan nikel yang mencapai lebih dari 40 persen cadangan dunia. Namun, perkembangan tersebut belum sepenuhnya selaras dengan tujuan pengembangan industri baterai berbasis nikel, serta proses penambangan hingga manufaktur perlu dikelola secara bertanggung jawab agar berkelanjutan,” ujar Filda.

Subkoordinator Perencanaan Produksi Mineral dan Batubara Bapak Juanda Volo Sinaga, menegaskan pemerintah terus mendorong hilirisasi mineral dan pengembangan industri kendaraan listrik melalui berbagai kebijakan dan insentif. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat ekosistem baterai dan kendaraan listrik nasional sekaligus memaksimalkan keunggulan sumber daya mineral Indonesia.

PYC-2Dalam sesi diskusi yang dimoderatori Nadira Asrifa Nasution, PYC bersama Climateworks Centre (CWC) memaparkan hasil studi kolaboratif yang menganalisis posisi Indonesia dalam rantai pasok baterai global dari aspek dinamika pasar, kebijakan, dan keberlanjutan.

Research Coordinator PYC, Massita Ayu Cindy Putriastuti, bersama Analyst Climateworks Centre, Dinda Ayu Maharani, mengungkapkan bahwa mayoritas kendaraan listrik di Indonesia saat ini masih menggunakan baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) yang tidak memerlukan nikel sebagai bahan baku utama. Kondisi tersebut menyebabkan manfaat hilirisasi nikel terhadap industri baterai domestik belum optimal.

Selain itu, kapasitas produksi baterai Indonesia juga masih relatif kecil dibandingkan kapasitas global. Karena itu, studi tersebut mengidentifikasi berbagai kesenjangan sekaligus peluang yang dapat dimanfaatkan untuk memperkuat daya saing industri baterai nasional.

Diskusi juga menghadirkan tanggapan dari Direktur Strategi dan Tata Kelola Hilirisasi Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM Ahmad Faisal Suralaga, Executive Director Kadin Indonesia Institute (KII) Mulya Amri, serta Direktur Utama Indonesia Battery Corporation (IBC) Aditya Farhan Arif. Ketiganya menyampaikan berbagai masukan strategis agar implementasi kebijakan manufaktur baterai dapat berjalan lebih efektif dan selaras dengan tantangan industri serta perkembangan pasar global.

PYC menilai masukan dari pemerintah, pelaku industri, akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya akan menjadi bagian penting dalam penyempurnaan studi guna mendukung pembangunan industri baterai yang terintegrasi, berkelanjutan, dan kompetitif.

Kegiatan PYC Talks Vol. 3 dihadiri peserta dari kalangan pemerintah, industri, akademisi, media, hingga masyarakat. Melalui forum ini, PYC kembali menegaskan komitmennya menghadirkan ruang diskusi dan kajian strategis sebagai kontribusi dalam memperkuat ketahanan energi nasional serta mendukung transisi energi yang berkelanjutan.(ibs)

Tags: hilirisasiIndustri Baterai NasionalnikelPurnomo Yusgiantoro Center

Berita Terkait.

Bea Cukai Purwakarta Gagalkan Penyelundupan 225.000 Batang Rokok Ilegal di Tol Cipali  ​
Ekonomi

Jambore Kumitra 2026 Hadir di Kalsel, Kementerian UMKM Perluas Akses Pembiayaan dan Pasar

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:36
Bea Cukai Purwakarta Gagalkan Penyelundupan 225.000 Batang Rokok Ilegal di Tol Cipali  ​
Ekonomi

Elnusa dan PHR Garap Survei Seismik 688,5 Km, Bidik Potensi Migas Lampung–Sumsel

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:26
Ekspor
Ekonomi

Ekspor Indonesia Tembus USD 193,64 Miliar, Kemendag Genjot Produk Lokal

Minggu, 25 Oktober 2026 - 18:08
Program Beasiswa Ini Perluas Akses Pendidikan Tinggi Anak Kurang Mampu
Ekonomi

Program Beasiswa Ini Perluas Akses Pendidikan Tinggi Anak Kurang Mampu

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:24
UMKM Binaan Pertamina Lestarikan Budaya hingga Berdayakan Perajin Lokal
Ekonomi

UMKM Binaan Pertamina Lestarikan Budaya hingga Berdayakan Perajin Lokal

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:22
FinFest 2026 Raup Antusiasme Warga, Bank Jakarta Hadirkan Layanan Finansial dan Kesehatan
Ekonomi

Pertamina Genjot Pasokan BBM, SPBU Modular hingga Layanan Tambahan Disiapkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 03:27

OLAHRAGA

Jakarta Sukses Gelar JRF 2026 dan Konser Ye, Bawa Dampak Ekonomi bagi Warga
Olahraga

Jakarta Sukses Gelar JRF 2026 dan Konser Ye, Bawa Dampak Ekonomi bagi Warga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Senin, 26 Oktober 2026 - 09:34

INDOPOSCO.ID - Suksesnya penyelenggaraan Jakarta Running Festival (JRF) 2026 dan konser Ye Live in Jakarta menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah...

SelengkapnyaDetails
BLISPI

Cetak Bintang Sepak Bola dari Daerah, Ketua DPD RI Buka BLISPI Youth Cup V di Bekasi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:16
NOC Indonesia

Menuju Dakar 2026, NOC Indonesia Resmi Lepas 12 Atlet Muda Terbaik

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:22
champion

Hasil Liga Champions: MU Dipermak Como, Bayern Gagal Menang Atas Arsenal

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:10
persija

Persija vs Arema: Shin Tae-yong Siapkan Strategi Redam Singo Edan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:51

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    3690 shares
    Share 1476 Tweet 923
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1084 shares
    Share 434 Tweet 271
  • Atasi Suhu Panas, Pemprov Jakarta Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

    930 shares
    Share 372 Tweet 233
  • Bea Cukai Gagalkan Pengangkutan 1,6 Juta Batang Rokok Ilegal di Tol Ciperna

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
  • Eks Konsesi TPL Seluas 638 Hektar di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani Lewat Perhutanan Sosial

    819 shares
    Share 328 Tweet 205
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.