INDOPOSCO.ID – PT Medco Energi Internasional Tbk (MedcoEnergi) menegaskan komitmennya untuk terus menciptakan nilai bagi pemegang saham sekaligus memperkuat fondasi pertumbuhan jangka panjang.
Hal tersebut tercermin dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun 2026 yang menyetujui pembagian dividen tunai sebesar USD87 juta serta sejumlah agenda strategis untuk memperkuat tata kelola dan organisasi perusahaan.
Dalam RUPST yang digelar di Jakarta, Kamis (4/6/2026), para pemegang saham menyetujui Laporan Tahunan dan mengesahkan Laporan Keuangan Perseroan Tahun Buku 2025 yang telah diaudit, sekaligus menerima laporan pengurusan Direksi dan pelaksanaan tugas pengawasan Dewan Komisaris selama tahun buku tersebut.
Salah satu keputusan penting dalam rapat adalah persetujuan penggunaan laba bersih tahun 2025 sebesar USD87 juta untuk dividen tunai kepada seluruh pemegang saham. Jumlah tersebut mencakup dividen interim sebesar USD42 juta atau Rp28,4459 per saham yang telah dibagikan pada November 2025, serta dividen final sebesar US$45 juta yang dijadwalkan dibayarkan pada 3 Juli 2026.
Keputusan pembagian dividen tersebut mencerminkan konsistensi MedcoEnergi dalam memberikan imbal hasil kepada investor, sekaligus menjaga keseimbangan antara kebutuhan investasi dan penguatan struktur keuangan perusahaan.
Selain menyetujui pembagian dividen, RUPST juga menetapkan Kantor Akuntan Publik Purwanto, Susanti dan Surja yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mengaudit laporan keuangan konsolidasian Perseroan dan anak perusahaan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2026.
Pada aspek tata kelola perusahaan, pemegang saham menyetujui perubahan susunan Dewan Komisaris dan Direksi. Susunan baru tersebut diharapkan dapat memperkuat kepemimpinan perusahaan dalam menghadapi dinamika industri energi dan mendukung agenda pertumbuhan berkelanjutan.
Dewan Komisaris kini dipimpin oleh Yani Y. Panigoro sebagai Komisaris Utama, didampingi Yaser Raimi A. Panigoro dan Roberto Lorato sebagai Komisaris. Sementara posisi Komisaris Independen dijabat oleh Marsillam Simandjuntak dan Royke Tumilaar.
Di jajaran Direksi, Hilmi Panigoro tetap dipercaya sebagai Direktur Utama. Ronald Gunawan menjabat sebagai Direktur dan Chief Executive Officer, Amri Siahaan sebagai Direktur dan Chief Operating Officer, Benny Setiawan sebagai Direktur dan Chief Financial Officer, serta Sanjeev Bansal sebagai Direktur dan Chief Growth Officer.
RUPST juga menyetujui pelaksanaan pengalihan 150 juta lembar saham hasil pembelian kembali saham (buyback) tahun 2025 untuk program kepemilikan saham bagi pekerja serta Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan, anak perusahaan, dan perusahaan afiliasi.
Kebijakan tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam meningkatkan keterlibatan dan rasa kepemilikan insan perusahaan terhadap kinerja jangka panjang MedcoEnergi. Program kepemilikan saham dinilai mampu memperkuat keselarasan kepentingan antara manajemen, karyawan, dan pemegang saham.
Selain itu, pemegang saham juga menyetujui perubahan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan mengenai maksud dan tujuan usaha sebagai bentuk penyesuaian terhadap Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025.
Melalui berbagai keputusan strategis dalam RUPST 2026, MedcoEnergi menunjukkan fokus pada penciptaan nilai berkelanjutan bagi pemegang saham, penguatan tata kelola perusahaan, serta peningkatan kapasitas organisasi guna mendukung pertumbuhan bisnis di tengah dinamika industri energi yang terus berkembang.(rmn)












