• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Biomassa Jadi Motor Baru Ekonomi Hijau, PLN EPI Bidik 150 Ribu Lapangan Kerja

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 4 Juni 2026 - 09:50
in Ekonomi
Hokkop-Situngkir

Direktur Biomassa PLN EPI, Hokkop Situngkir mengatakan bahwa pemanfaatan biomassa secara masif pada sektor ketenagalistrikan akan memberikan dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan yang signifikan. Foto: Dok. PLN EPI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pengembangan biomassa tidak lagi dipandang semata sebagai upaya menghadirkan energi yang lebih bersih. Di tangan PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI), sumber energi berbasis bahan organik ini diproyeksikan menjadi penggerak ekonomi baru yang mampu menciptakan lapangan kerja dalam skala besar sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.

Potensi tersebut mengemuka dalam Seminar Series #3 bertema Utilisasi BioEnergy di PLN untuk Mendukung Ketahanan Energi Indonesia yang digelar di ITPLN, Jakarta, Rabu (3/6/2026).

BacaJuga:

PNM Dorong Anak Nasabah Naik Kelas Lewat Kompetisi Bisnis MEA 2026

Pertamina Drilling Tuntaskan 90 Sumur di Rokan, Efisiensi Pengeboran Terus Digenjot

PT Pegadaian Kembali Gelar “Badai Emas 2026”, Siapkan Total Hadiah 1,88 Kilogram Emas

Direktur Biomassa PLN EPI, Hokkop Situngkir menegaskan bahwa pemanfaatan biomassa secara luas akan memberikan manfaat berlapis, mulai dari aspek ekonomi, sosial hingga lingkungan.

“Kalau implementasi biomassa mencapai 10 juta ton per tahun di pembangkit, nilai ekonominya bisa mencapai Rp11 triliun. Reduksi emisinya sekitar 12 juta ton CO2 dan potensi tenaga kerja yang tercipta bisa mencapai 150 ribu orang dalam tiga sampai empat tahun,” ujar Hokkop.

Menurutnya, biomassa merupakan salah satu instrumen paling realistis dalam mendukung agenda transisi energi nasional. Melalui skema co-firing, pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) dapat mengurangi konsumsi batu bara dengan mencampurkannya bersama biomassa yang berasal dari limbah pertanian, perkebunan, kehutanan hingga limbah organik lainnya.

“Bioenergi bukan untuk menggantikan pembangkit fosil secara total dalam waktu singkat, melainkan menjadi solusi transisi yang memungkinkan penurunan emisi secara bertahap tanpa mengganggu keandalan pasokan listrik nasional,” jelasnya.

Langkah tersebut kini telah berjalan di puluhan pembangkit. PLN tercatat mengoperasikan program co-firing biomassa pada 52 PLTU yang tersebar di berbagai daerah. Sepanjang 2025, kebutuhan biomassa untuk program tersebut mencapai sekitar 2,35 juta ton dan berhasil menekan emisi hingga 2,57 juta ton CO2 ekuivalen.

Beragam jenis biomassa telah dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif. Mulai dari cangkang sawit, sekam padi, bonggol jagung, serbuk gergaji, limbah kayu, hingga limbah rumah tangga yang telah diolah. Secara keseluruhan, sedikitnya 14 jenis biomassa digunakan dengan rata-rata nilai kalor mencapai 3.152 kCal per kilogram.

Di sisi sumber daya, Indonesia dinilai memiliki modal yang sangat kuat untuk mengembangkan industri bioenergi. Potensi biomassa nasional diperkirakan mencapai 83,4 juta ton per tahun dengan sebaran terbesar berada di Sumatera sebanyak 42,8 juta ton, Kalimantan 18,9 juta ton, dan Jawa 13,1 juta ton.

Meski demikian, tingkat pemanfaatannya masih jauh dari kapasitas yang tersedia. Konsumsi bioenergi nasional saat ini baru sekitar 0,35 gigajoule per kapita per tahun, sementara potensi yang dapat dimanfaatkan mencapai sekitar 6,5 gigajoule per kapita per tahun.

“Indonesia memiliki sumber daya biomassa yang sangat besar. Tantangannya adalah bagaimana membangun ekosistem pasok yang terintegrasi sehingga potensi tersebut dapat memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat dan mendukung ketahanan energi nasional,” terangnya.

Tidak berhenti pada biomassa padat, PLN EPI juga mulai memperluas pengembangan energi terbarukan melalui pemanfaatan biogas dan biohidrogen. Salah satu fokusnya adalah mengolah gas metana yang berasal dari limbah cair kelapa sawit atau Palm Oil Mill Effluent (POME) menjadi sumber energi alternatif pengganti gas alam.

“Metana memiliki potensi pemanasan global yang jauh lebih besar dibanding karbon dioksida. Dengan menangkap dan memanfaatkannya sebagai energi, kita tidak hanya menghasilkan energi bersih tetapi juga mengurangi emisi gas rumah kaca,” tutur Hokkop.

Untuk memperkuat ekosistem yang sedang dibangun, PLN EPI juga mengembangkan sistem digital berbasis kecerdasan buatan atau AI guna memantau rantai pasok biomassa dan pelaksanaan co-firing secara nasional.

Bagi PLN EPI, biomassa bukan hanya tentang pasokan energi. Di baliknya terdapat peluang ekonomi yang terbuka lebar, mulai dari pengumpulan bahan baku, pengolahan, transportasi, hingga pengembangan teknologi energi bersih.

“Sejalan dengan hal tersebut, PLN EPI terus mendorong keterlibatan masyarakat, petani, kelompok usaha desa, koperasi, hingga generasi muda dalam rantai pasok biomassa nasional,” tambahnya.

Perkembangan transaksi bisnis biomassa yang terus meningkat menjadi sinyal bahwa sektor ini mulai menjelma sebagai ruang ekonomi baru yang menjanjikan. Jika ekosistemnya terus diperkuat, biomassa berpotensi menjadi salah satu tulang punggung transisi energi Indonesia sekaligus membuka manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.(her)

Tags: Ekonomi Hijaulapangan kerjapln epi

Berita Terkait.

pnm
Ekonomi

PNM Dorong Anak Nasabah Naik Kelas Lewat Kompetisi Bisnis MEA 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:21
Pertamina Drilling Tuntaskan 90 Sumur di Rokan, Efisiensi Pengeboran Terus Digenjot
Ekonomi

Pertamina Drilling Tuntaskan 90 Sumur di Rokan, Efisiensi Pengeboran Terus Digenjot

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:48
Bea Cukai Purwakarta Gagalkan Penyelundupan 225.000 Batang Rokok Ilegal di Tol Cipali  ​
Ekonomi

PT Pegadaian Kembali Gelar “Badai Emas 2026”, Siapkan Total Hadiah 1,88 Kilogram Emas

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:43
Bea Cukai Purwakarta Gagalkan Penyelundupan 225.000 Batang Rokok Ilegal di Tol Cipali  ​
Ekonomi

Jambore Kumitra 2026 Hadir di Kalsel, Kementerian UMKM Perluas Akses Pembiayaan dan Pasar

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:36
Bea Cukai Purwakarta Gagalkan Penyelundupan 225.000 Batang Rokok Ilegal di Tol Cipali  ​
Ekonomi

Elnusa dan PHR Garap Survei Seismik 688,5 Km, Bidik Potensi Migas Lampung–Sumsel

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:26
Ekspor
Ekonomi

Ekspor Indonesia Tembus USD 193,64 Miliar, Kemendag Genjot Produk Lokal

Minggu, 25 Oktober 2026 - 18:08

OLAHRAGA

kane
Olahraga

Harry Kane Sabet Ballon d’Or 2026, Ungguli Mbappe dan Lamine Yamal

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:36

INDOPOSCO.ID - Penyerang Bayern Munich Harry Kane meraih penghargaan individu paling bergengsi di dunia sepak bola, Ballon d'Or 2026 setelah...

SelengkapnyaDetails
Legislator Ini Minta Pembinaan Fokus pada Potensi Unik Anak saat Buka Turnamen KU-12

Legislator Ini Minta Pembinaan Fokus pada Potensi Unik Anak saat Buka Turnamen KU-12

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:53
Jakarta Sukses Gelar JRF 2026 dan Konser Ye, Bawa Dampak Ekonomi bagi Warga

Jakarta Sukses Gelar JRF 2026 dan Konser Ye, Bawa Dampak Ekonomi bagi Warga

Senin, 26 Oktober 2026 - 09:34
BLISPI

Cetak Bintang Sepak Bola dari Daerah, Ketua DPD RI Buka BLISPI Youth Cup V di Bekasi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:16
NOC Indonesia

Menuju Dakar 2026, NOC Indonesia Resmi Lepas 12 Atlet Muda Terbaik

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:22

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    4630 shares
    Share 1852 Tweet 1158
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1199 shares
    Share 480 Tweet 300
  • Eks Konsesi TPL Seluas 638 Hektar di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani Lewat Perhutanan Sosial

    957 shares
    Share 383 Tweet 239
  • Atasi Suhu Panas, Pemprov Jakarta Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

    951 shares
    Share 380 Tweet 238
  • Gempa Bumi Dangkal Getarkan Aceh Tenggara, BMKG: Kedalaman Hiposenter 3 Km

    854 shares
    Share 342 Tweet 214
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.