INDOPOSCO.ID – Bea Cukai terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan asistensi, serta memastikan pelayanan kepabeanan dan cukai dengan turun langsung mendampingi pelaku usaha di berbagai daerah. Melalui serangkaian kunjungan kerja ke perusahaan-perusahaan binaan di Malang, Lhokseumawe, dan Yogyakarta.
Di Malang, upaya tersebut diwujudkan melalui program MBOIS (Metode Berdikari Optimalisasi dan Identifikasi Penerimaan Strategis) yang menjadi agenda rutin Bea Cukai Malang. Dalam program ini, di awal bulan Mei, tim Bea Cukai melakukan kunjungan ke Cakra Group dan Sejahtera Abadi Group untuk membahas berbagai strategi pengembangan usaha yang dapat mendukung kelancaran proses bisnis sekaligus berkontribusi pada optimalisasi penerimaan negara.
Melalui pendekatan kolaboratif tersebut, Bea Cukai tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan, tetapi juga berperan sebagai mitra strategis industri. Pendampingan yang diberikan diharapkan mampu mendorong pertumbuhan usaha yang sehat, berkelanjutan, dan tetap patuh terhadap ketentuan yang berlaku.
Komitmen serupa juga ditunjukkan Bea Cukai Lhokseumawe melalui kunjungan ke pabrik rokok PT Aceh Ladang Donya yang berlokasi di Desa Alue Rambong, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen. Selain memberikan asistensi kepada pelaku industri hasil tembakau, kunjungan yang dilakukan pada Senin (11/5/2026) ini menjadi sarana dialog langsung untuk menggali masukan terkait pelayanan kepabeanan dan cukai yang diterima pengguna jasa.
Pendekatan yang mengedepankan komunikasi dua arah tersebut dinilai penting untuk memastikan setiap layanan yang diberikan mampu menjawab kebutuhan dunia usaha sekaligus meningkatkan tingkat kepatuhan pelaku industri.
Sementara itu, Bea Cukai Yogyakarta melakukan kunjungan kerja ke PT Sport Glove Indonesia di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta pada Selasa (28/4/2026). Dalam pertemuan tersebut, tim Bea Cukai berdiskusi langsung dengan manajemen perusahaan mengenai berbagai aspek operasional, mulai dari proses produksi hingga aktivitas ekspor dan impor yang menjadi bagian penting dari rantai bisnis perusahaan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi forum untuk mengidentifikasi potensi kendala yang dihadapi perusahaan serta memberikan solusi yang dapat mendukung kelancaran arus perdagangan internasional.
Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai, Budi Prasetiyo, mengatakan bahwa kunjungan ke pelaku usaha merupakan bentuk nyata implementasi fungsi Bea Cukai dalam memfasilitasi perdagangan dan mendukung pertumbuhan industri nasional.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap hubungan antara Bea Cukai dan pengguna jasa semakin erat. Berbagai kendala yang dihadapi pelaku usaha juga dapat segera diidentifikasi dan dicarikan solusi, sehingga tercipta iklim usaha yang kondusif, sehat, dan berdaya saing,” ujarnya, sebagaimana dikutip pada Rabu (3/6/2026).
Dengan pendekatan yang lebih proaktif dan kolaboratif, Bea Cukai terus memperkuat perannya tidak hanya sebagai institusi pengawas, tetapi juga sebagai mitra strategis dunia usaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.(ipo)












