• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Jurus Baru BTN: Bangun Ekosistem Raksasa untuk Perkuat CASA dan Transaksi

Dilianto Editor Dilianto
Selasa, 2 Juni 2026 - 15:15
in Ekonomi
btn

Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu. Foto: Dokumen BTN

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mempercepat transformasi bisnis dengan menjadikan ecosystem banking sebagai mesin pertumbuhan baru. Langkah ini ditempuh untuk memperkuat penghimpunan dana murah atau current account savings account (CASA), meningkatkan intensitas transaksi nasabah, sekaligus memperbesar kontribusi pendapatan berbasis komisi (fee-based income).

Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, menilai lanskap industri perbankan telah mengalami perubahan signifikan. Di tengah ketatnya kompetisi likuiditas dan dinamika ekonomi global, bank dituntut menghadirkan strategi yang lebih adaptif dibanding sekadar mengandalkan perang suku bunga untuk menarik dana masyarakat.

BacaJuga:

Mendag: Kolaborasi Jadi Kunci Masa Depan Industri Kakao Indonesia

Bukan Offshore atau Onshore, Keekonomian Jadi Penentu Daya Tarik Investasi Migas

Hilirisasi Sawit Dinilai Kunci Tingkatkan Nilai Tambah dan Daya Saing Indonesia

“Persaingan perbankan saat ini tidak lagi hanya bertumpu pada penyaluran kredit dan penghimpunan funding konvensional. Ke depan, kemampuan membangun ekosistem dan menjadi bagian dari aktivitas transaksi harian (daily transaction banking) nasabah akan menjadi faktor penentu utama dalam menjaga pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan,” ujar Nixon dalam keterangannya, Selasa (2/6/2026).

Strategi tersebut mulai menunjukkan hasil. Hingga April 2026, dana murah BTN secara konsolidasi tumbuh 8,20 persen secara tahunan. Nilai CASA meningkat dari Rp199,65 triliun pada April 2025 menjadi Rp216,02 triliun pada periode yang sama tahun ini.

Untuk mempercepat pertumbuhan tersebut, BTN mengoptimalkan kekuatan utamanya di sektor perumahan. Perseroan memanfaatkan jaringan ekosistem properti yang mencakup pengembang, kontraktor, toko bangunan, notaris, agen properti, komunitas penghuni, hingga berbagai aktivitas usaha yang terkait dengan industri real estat.

“Ekosistem hulu ke hilir ini mencakup para pengembang (developer), kontraktor, toko bangunan, notaris, agen properti, komunitas penghuni perumahan, hingga seluruh jaringan usaha turunan yang terhubung dengan sektor real estat,” jelasnya.

Melalui pendekatan tersebut, BTN tidak lagi hanya berfokus pada pembiayaan kepemilikan rumah atau KPR. Perseroan mulai memperluas layanan ke berbagai kebutuhan finansial dalam ekosistem, mulai dari payroll, Cash Management System (CMS), layanan perbankan digital, pembiayaan modal kerja, hingga solusi keuangan terintegrasi bagi para pelaku usaha dan komunitas yang terhubung dalam rantai bisnis tersebut.

Transformasi juga menyentuh model operasional perusahaan. BTN tengah melakukan reposisi jaringan kantor cabang agar tidak hanya berfungsi sebagai titik layanan dan penjualan produk, tetapi menjadi pusat pengembangan ekosistem bisnis di masing-masing wilayah.

Menurut Nixon, kantor cabang harus mampu berperan sebagai penggerak pertumbuhan baru melalui pemetaan potensi ekonomi daerah, pembinaan komunitas usaha, serta penciptaan peluang bisnis yang sesuai dengan karakteristik pasar setempat.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang BTN untuk memperkuat struktur pendanaan, meningkatkan loyalitas nasabah, sekaligus memperbesar kontribusi fee-based income yang lebih berkelanjutan.

“BTN memiliki keunggulan kompetitif yang tidak dimiliki oleh banyak bank lain, yaitu ekosistem perumahan yang sangat masif. Potensi besar inilah yang akan kami optimalkan secara penuh menjadi sumber mesin pertumbuhan baru, baik dari sisi peningkatan volume transaksi, penguatan rasio dana murah, maupun pengembangan layanan keuangan yang jauh lebih terintegrasi,” kata Nixon.

Ke depan, BTN tidak hanya fokus pada sektor properti. Perseroan juga mulai membidik sejumlah sektor strategis lain yang memiliki perputaran transaksi tinggi, seperti pendidikan, kesehatan, UMKM, hingga berbagai komunitas bisnis lokal.

Melalui perluasan ecosystem banking tersebut, BTN berharap dapat membangun fondasi bisnis yang semakin kuat, terdiversifikasi, dan mampu menghadapi berbagai tantangan ekonomi di masa mendatang.

“Lewat ekspansi ini, BTN optimistis dapat membangun fondasi bisnis yang lebih tangguh, terdiversifikasi, dan siap menghadapi tantangan ekonomi di masa depan,” tambahnya. (her)

Tags: btnKPR BTNUMKM

Berita Terkait.

mendag
Ekonomi

Mendag: Kolaborasi Jadi Kunci Masa Depan Industri Kakao Indonesia

Kamis, 23 Juli 2026 - 23:23
didi
Ekonomi

Bukan Offshore atau Onshore, Keekonomian Jadi Penentu Daya Tarik Investasi Migas

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:58
Mobil
Ekonomi

Hilirisasi Sawit Dinilai Kunci Tingkatkan Nilai Tambah dan Daya Saing Indonesia

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:28
Razali-Bin-Jaafar
Ekonomi

Proteksi Kebakaran Tak Cukup APAR, Saffire Hadirkan Ekosistem Digital Keselamatan

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:46
APCI
Ekonomi

Lintas Asosiasi Desak Presiden Kaji Ulang Regulasi Turunan PP Kesehatan Demi Selamatkan Industri Tembakau

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:26
PYC
Ekonomi

PYC Dorong Hilirisasi Nikel Berkelanjutan untuk Perkuat Industri Baterai Nasional

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:23

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3193 shares
    Share 1277 Tweet 798
  • Spanyol vs Argentina: De la Fuente Tuntut Wasit Pimpin Final dengan Sangat Ketat

    1414 shares
    Share 566 Tweet 354
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1158 shares
    Share 463 Tweet 290
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2816 shares
    Share 1126 Tweet 704
  • Jelang Final Piala Dunia 2026, Scaloni Keluhkan Singkatnya Waktu Pemulihan Argentina

    823 shares
    Share 329 Tweet 206
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.