• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Buku “Direktur di Usia 29 Tahun” Ungkap Formula Sukses Tujuh E ala Edi Permadi

Nasuha Editor Nasuha
Selasa, 2 Juni 2026 - 23:21
in Ekonomi
Edi Permadi (tengah) meluncurkan buku "Direktur di Usia 29 Tahun" yang mengisahkan tentang perjuangan penjual kacang yang telah sukses menjadi pimpinan tambang. Foto: Istimewa

Edi Permadi (tengah) meluncurkan buku "Direktur di Usia 29 Tahun" yang mengisahkan tentang perjuangan penjual kacang yang telah sukses menjadi pimpinan tambang. Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Perjalanan hidup Edi Permadi, dari anak keluarga veteran yang tumbuh dalam keterbatasan hingga dipercaya menjadi direktur sebelum genap berusia 30 tahun, kini diabadikan dalam buku berjudul Edi Permadi: Direktur di Usia 29 Tahun. Buku tersebut resmi diluncurkan di Sekolah Master (Masjid Terminal), Depok, Senin (1/6/2026), dan mendapat apresiasi dari berbagai tokoh nasional, akademisi, pelaku bisnis, serta para kolega.

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menilai perjalanan hidup Edi membuktikan kesuksesan tidak selalu lahir dari kemudahan.

BacaJuga:

Bioetanol Kejar E20, Singkong-Jagung-Sorgum Disiapkan Jadi ‘Bensin’ Baru

G20 Tolak Pangan Jadi Alat Tekan Geopolitik, Mendag: Itu Keberlangsungan Hidup

Mendag Tegaskan MFN WTO Harus Dipertahankan, Ini Alasannya 

“Kisah hidup Bapak Edi Permadi menunjukkan keberhasilan tidak ditentukan oleh latar belakang ataupun kemudahan yang dimiliki seseorang. Keberhasilan sejati dibangun melalui ketekunan, kedisiplinan, keberanian dalam mengemban tanggung jawab, serta komitmen untuk terus belajar dan berkembang,” ujar Listyo.

Menurutnya, buku tersebut dapat menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda untuk terus memegang teguh nilai integritas dan profesionalisme.

“Semoga buku ini dapat menginspirasi para pembaca, khususnya generasi muda penerus bangsa, untuk senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai integritas, kerja keras, dan profesionalisme dalam setiap langkah kehidupan, guna mewujudkan Indonesia yang lebih maju, bermartabat, dan berdaya saing global,” harapnya.

Buku itu merekam perjalanan Edi yang lahir di Jakarta pada 10 Februari 1970. Sejak usia delapan tahun, ia sudah membantu ekonomi keluarga dengan berjualan kacang dan makanan ringan setelah ayahnya meninggal dunia.

Kondisi tersebut tidak menghentikan langkahnya menempuh pendidikan. Edi kemudian meraih gelar Sarjana Teknik Elektro Universitas Indonesia pada 1997. Bekal pendidikan dan pengalaman hidup membawanya berkarier di industri pertambangan hingga dipercaya menjabat Director of External Relations PT International Nickel Indonesia (Inco), kini PT Vale Indonesia Tbk, saat usianya belum genap 30 tahun.

Kariernya terus menanjak. Setelah berkiprah di Vale, Edi bergabung dengan PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan dipercaya menduduki posisi Direktur Utama. Di luar dunia korporasi, ia juga aktif dalam berbagai pemikiran strategis terkait pembangunan nasional, ketahanan negara, dan pengelolaan sumber daya alam. Saat ini, Edi dipercaya sebagai Tenaga Profesional Bidang Sumber Kekayaan Alam di Lemhannas RI.

Director & Principal Advisor PT Quintave Kinerja Mulia, Eddie Arsyad, menilai pencapaian Edi bukanlah kebetulan. Menurutnya, kapasitas kepemimpinan Edi telah terlihat sejak awal perjalanan karier.

“Ada anggapan bahwa seseorang harus mencapai usia tertentu untuk menjadi direktur. Menurut saya, itu hanyalah mitos. Yang menentukan bukanlah usia, melainkan potensi yang dimiliki individu tersebut,” ujar Eddie yang juga menjadi sosok mentor Edi Permadi.

Ia mengungkapkan potensi tersebut sudah terlihat ketika Edi berada di bawah pembinaan Human Capital yang dipimpinnya.

“Ketika Edi masih berada di grup Human Capital yang saya pimpin, kami sudah melihat adanya potensi besar dalam dirinya. Pada akhirnya, keberhasilan seseorang sangat ditentukan oleh keinginannya sendiri untuk terus mengembangkan dan mengisi potensi yang ada dalam dirinya,” katanya.

Pandangan serupa disampaikan Ketua Umum IAGI, Budi Santoso. Ia menilai Edi memiliki kombinasi kemampuan teknis dan kecakapan membangun hubungan yang jarang dimiliki seorang engineer.

“Cara beliau membawa diri, berkomunikasi, dan membangun hubungan dengan berbagai pihak sangat humanis. Pendekatan profesional yang beliau lakukan selalu dibalut dengan sentuhan personal dan empati yang kuat. Saya bahkan sempat berpikir tidak mungkin ini seorang engineer,” tuturnya.

Budi mengaku pernah bekerja bersama Edi di J Resources dan menyaksikan langsung bagaimana ia menangani persoalan bisnis yang kompleks dengan pendekatan berbasis data tanpa mengabaikan hubungan antarmanusia.

“Yang saya kagumi, seluruh keputusan dibuat dengan perhitungan yang sangat matang dan disiplin. Namun dalam proses diskusi maupun penyampaiannya kepada berbagai pihak, beliau tetap mengedepankan empati dan hubungan personal yang baik. Bagi saya, itulah yang membuat Pak Edi menjadi sosok yang lengkap,” imbuhnya.

Dalam sambutannya, Edi menjelaskan buku tersebut lahir dari dorongan sahabat dan kolega yang meminta berbagai catatan pengalaman hidupnya dihimpun dalam satu karya.

“Buku ini lahir dari dorongan banyak sahabat yang meminta saya menuliskan pengalaman dan perjalanan hidup yang selama ini tersebar dalam berbagai catatan, tulisan, maupun kenangan. Akhirnya saya mencoba mengumpulkannya menjadi satu karya yang dapat dibaca dan dipelajari bersama,” ujarnya.

Buku ini dibagi ke dalam tiga fase perjalanan hidupnya: sebagai profesional, entrepreneur, dan warga negara yang ingin berkontribusi bagi bangsa.

Salah satu gagasan utama yang diangkat adalah konsep “Tujuh E”, yakni Ethos (etos kerja), Effectiveness (efektivitas), Efficiency (efisiensi), Empathy (empati), Ethics (etika), Eling (mengingat Tuhan Yang Maha Esa), dan Emak (keberkahan ibu).

“Etos kerja merupakan fondasi utama keberhasilan. Saya melihat bahwa keberhasilan tidak datang secara kebetulan, melainkan melalui kerja keras yang dilakukan secara konsisten,” katanya.

Edi juga menegaskan pentingnya integritas sebagai penopang utama kesuksesan.

“Keberhasilan tanpa etika tidak akan bertahan lama. Karena itu, integritas harus menjadi fondasi dalam setiap tindakan dan keputusan yang kita ambil,” terangnya.

Menurut Edi, keberhasilan seseorang juga tidak bisa dilepaskan dari dukungan keluarga dan doa orang tua.

“Doa seorang ibu memiliki kekuatan yang luar biasa. Restu dan keberkahan orang tua, khususnya ibu, merupakan salah satu faktor penting yang mendukung perjalanan hidup seseorang. Saya percaya bahwa keberhasilan bukan hanya hasil kerja keras pribadi, tetapi juga hasil dari doa, dukungan, dan pengorbanan orang tua yang selalu menyertai langkah kita,” ucapnya.

Melalui buku ini, Edi menegaskan dirinya tidak sedang menawarkan resep sukses, melainkan berbagi pengalaman, pelajaran, kegagalan, dan proses panjang yang membentuk perjalanan hidupnya.

“Saya hanya ingin berbagi pengalaman, pelajaran, kegagalan, dan proses yang saya jalani selama ini. Jika ada manfaat yang dapat dipetik oleh generasi muda maupun para profesional dari kisah yang saya tuliskan, maka tujuan buku ini telah tercapai,” pungkasnya.(her)

Tags: Edi PermadiIAGIJ ResourcesMasjid Terminal Depokpeluncuran bukuQuintave Kinerja MuliaSekolah Master

Berita Terkait.

fgd
Ekonomi

Bioetanol Kejar E20, Singkong-Jagung-Sorgum Disiapkan Jadi ‘Bensin’ Baru

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:24
Kabinet Makin Gemuk, Senator Tagih Bukti Efisiensi Prabowo
Ekonomi

G20 Tolak Pangan Jadi Alat Tekan Geopolitik, Mendag: Itu Keberlangsungan Hidup

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:04
Mendag Tegaskan MFN WTO Harus Dipertahankan, Ini Alasannya 
Ekonomi

Mendag Tegaskan MFN WTO Harus Dipertahankan, Ini Alasannya 

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:28
Batik yang Memberi Ruang: Kisah UMKM Binaan Pertamina dan Pekerja Disabilitas
Ekonomi

Batik yang Memberi Ruang: Kisah UMKM Binaan Pertamina dan Pekerja Disabilitas

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:59
Menggerakkan Desa dari Bawah, Grup PHI Sabet CSR & PDB Award 2026
Ekonomi

Menggerakkan Desa dari Bawah, Grup PHI Sabet CSR & PDB Award 2026

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:26
Pascabencana, UMKM Sumbar Didorong Tak Sekadar Bangkit tapi Naik Kelas
Ekonomi

Pascabencana, UMKM Sumbar Didorong Tak Sekadar Bangkit tapi Naik Kelas

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:54

OLAHRAGA

Todotua
Olahraga

Asian Games 2026 Ditutup Manis, Kontingen Indonesia Bawa Pulang 39 Medali dan Catat Hasil Optimal

Editor Ali Rachman
Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:04

INDOPOSCO.ID - Perjuangan kontingen Merah Putih di ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026 resmi ditutup dengan catatan manis. Tim Indonesia sukses...

SelengkapnyaDetails
Hardiyanto-Kenneth

Kejurda Piala Gubernur 2026: 420 Pecatur Adu Strategi, Targetkan Tiket Kejurnas

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:03
Mendag Tegaskan MFN WTO Harus Dipertahankan, Ini Alasannya 

Cetak 5 Gol ke Gawang Bangladesh, Mitchell Baker Samai Rekor Iswadi Idris

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:13
Tim Voli Pantai Raih Medali Perak di Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tim Voli Pantai Raih Medali Perak di Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:33
Indonesia Tembus Final FIFA ASEAN Cup, Justin Hubner Bungkam Sindiran Suporter Malaysia

Indonesia Tembus Final FIFA ASEAN Cup, Justin Hubner Bungkam Sindiran Suporter Malaysia

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:38

BERITA POPULER

  • puan

    Kembali Raih Emas Asian Games 2026, Ketua DPR Dorong Penghargaan Bagi Atlet Secara Utuh

    3898 shares
    Share 1559 Tweet 975
  • Asian Games 2026 Ditutup Manis, Kontingen Indonesia Bawa Pulang 39 Medali dan Catat Hasil Optimal

    1748 shares
    Share 699 Tweet 437
  • Firli Bahuri Raih Doktor, Tawarkan Model Baru Penyelesaian Konflik Sosial

    788 shares
    Share 315 Tweet 197
  • Bukan Lartas, Kemendag Sebut Wajib Halal untuk Jaga Mutu dan Kepercayaan Konsumen

    768 shares
    Share 307 Tweet 192
  • Cetak 5 Gol ke Gawang Bangladesh, Mitchell Baker Samai Rekor Iswadi Idris

    739 shares
    Share 296 Tweet 185
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.