INDOPOSCO.ID – PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) memperkuat langkah ekspansi bisnis internasional melalui kolaborasi strategis dengan PT Halliburton Indonesia. Kesepakatan awal kedua perusahaan ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) yang berlangsung di Tangerang, Provinsi Banten, Jumat (22/5/2026).
Kerja sama ini menjadi pintu pembuka bagi kedua perusahaan untuk memperluas pengembangan jasa penunjang pengeboran migas, geothermal, hingga migas nonkonvensional, baik untuk proyek domestik maupun pasar luar negeri.
Direktur Utama Pertamina Drilling Avep Disasmita mengatakan, kemitraan dengan Halliburton merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat posisi bisnis rig services, baik onshore maupun offshore, di pasar global.
“Kerja sama ini menunjukkan komitmen Pertamina Drilling untuk terus memperkuat kapabilitas dan memperluas ekspansi bisnis internasional. Kami melihat peluang besar dalam pengembangan proyek migas, geothermal, maupun migas nonkonvensional, termasuk potensi kerja sama di kawasan Timur Tengah,” katanya.
Avep menambahkan, sinergi tersebut diharapkan mampu membuka ruang transfer teknologi sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia nasional di sektor jasa pengeboran energi.
Kolaborasi Pertamina Drilling dan Halliburton Indonesia mencakup beragam layanan strategis di industri energi. Mulai dari rig services, project management, fracturing services, directional drilling, measurement while drilling (MWD), logging while drilling (LWD), wireline services, cementing services, drilling fluids services, hingga wellhead equipment and services.
Tak hanya itu, kedua perusahaan juga mulai menjajaki peluang kerja sama untuk proyek West Qurna Block di Irak. Dalam pembahasan awal, Halliburton membuka peluang dukungan layanan dari Pertamina Drilling pada sejumlah pekerjaan, seperti fishing services, centrifuge services, coring services, dan casing running services.
Pertamina Drilling pun menyatakan kesiapan mendukung kebutuhan operasional Halliburton melalui penyediaan layanan teknis, tenaga kerja, hingga dukungan operasional sesuai kebutuhan proyek.
Kedua perusahaan sepakat melanjutkan pembahasan lebih detail terkait skema kerja sama, kebutuhan teknis, hingga aspek komersial untuk mendukung pengembangan proyek energi di Irak.
Presiden Direktur Halliburton Indonesia, Ankush Bhalla menyebut kolaborasi ini menjadi langkah positif untuk membuka peluang proyek internasional yang lebih luas.
“Kami melihat Pertamina Drilling memiliki pengalaman dan kapabilitas yang dapat mendukung kebutuhan operasional Halliburton, termasuk untuk proyek-proyek strategis di luar negeri. Kami berharap kolaborasi ini dapat berkembang menjadi kerja sama yang lebih luas dan berkelanjutan,” ucapnya.
Penandatanganan MoU tersebut turut disaksikan Komisaris Utama PT Pertamina Internasional EP (PIEP) Dharmawan H Samsu, Direktur Utama PIEP Syamsu Yudha, serta jajaran manajemen PIEP lainnya.(srv)











