INDOPOSCO.ID – Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) menyatakan bahwa kabar di media sosial mengenai rencana kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto ke Italia setelah dari Prancis, statusnya belum terkonfirmasi.
“Yang pertama, sejak awal tidak ada statement Pemerintah RI bahwa Presiden akan ke Italia,” kata Kepala Bakom Muhammad Qodari di Jakarta, Minggu (31/5/2026).
Ia menegaskan, bahwa agenda lawatan Prabowo ke luar negeri pada Mei yang sudah berjalan hanya Prancis. Sementara itu, rencana kunjungan kerja di tengah perjalanan belum bisa dipastikan pelaksanaannya.
“Yang kedua, jadwal resmi memang hanya ke Prancis. Yang ketiga, bila di perjalanan ada rencana akan ke tujuan yang lain, itu sebatas rencana sampai ada penyampaian resmi dari pemerintah,” tutur Qodari.
Mengenai keputusan bertolak ke Prancis pada 27 Mei, kunjungan Prabowo tersebut bertujuan untuk memenuhi undangan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang telah diumumkan jauh-jauh hari.
“Yang keempat, kunjungan kenegaraan Presiden ke Prancis sudah diumumkan oleh Menteri Luar Negeri kita, Pak Sugiono, bahkan semenjak tanggal 22 April 2026,” jelas Qodari.
“Kalau teman-teman membuka file ke belakang, sudah dinyatakan oleh Pak Sugiono, dan waktu itu beliau mengatakan dalam kutipan langsung, ‘Dan juga ada rencana kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo ke Prancis dalam waktu dekat’,” tambahnya.
Kabar soal Prabowo akan pergi ke Italia sempat ramai di media sosial X pada Sabtu (30/5/2026). Sebagian netizen bahkan menyebut negara Austria dan Hungaria sebagai tujuan lain dari lawatan Prabowo. (dan)











