• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Minyak Kelapa Indonesia Makin Dilirik Dunia, Hilirisasi Jadi Kunci Masa Depan

Nasuha Editor Nasuha
Sabtu, 30 Mei 2026 - 23:32
in Ekonomi
Ilustrasi - Minyak kelapa kemasan siap edar. Meski volume ekspor menurun, nilai ekspor minyak kelapa Indonesia melonjak lebih dari 43 persen sepanjang 2025 akibat kenaikan harga di pasar global. Foto: Istimewa

Ilustrasi - Minyak kelapa kemasan siap edar. Meski volume ekspor menurun, nilai ekspor minyak kelapa Indonesia melonjak lebih dari 43 persen sepanjang 2025 akibat kenaikan harga di pasar global. Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kinerja ekspor minyak kelapa Indonesia menunjukkan daya tahan yang kuat di tengah tantangan produksi dan ketatnya pasokan global. Meski jumlah pengiriman ke pasar internasional mengalami penurunan sepanjang 2025, nilai ekspornya justru melesat tajam berkat kenaikan harga komoditas tersebut.

Kajian sektoral IEB Institute mencatat Indonesia masih mempertahankan status sebagai eksportir minyak kelapa terbesar kedua di dunia untuk kategori minyak kelapa mentah maupun minyak kelapa dimurnikan. Pangsa pasar global Indonesia untuk kedua produk tersebut masing-masing mencapai sekitar 22 persen pada 2025.

BacaJuga:

Bioetanol Kejar E20, Singkong-Jagung-Sorgum Disiapkan Jadi ‘Bensin’ Baru

G20 Tolak Pangan Jadi Alat Tekan Geopolitik, Mendag: Itu Keberlangsungan Hidup

Mendag Tegaskan MFN WTO Harus Dipertahankan, Ini Alasannya 

Sepanjang Januari hingga Desember 2025, volume ekspor minyak kelapa Indonesia tercatat turun sekitar 18 persen. Namun di saat yang sama, nilai ekspornya justru melonjak lebih dari 43 persen secara kumulatif.

Kepala IEB Institute, Rini Satriani, mengatakan kenaikan nilai ekspor tersebut didorong oleh peningkatan harga di pasar internasional yang dipicu keterbatasan pasokan bahan baku.

“Peningkatan nilai ekspor ini terutama dipicu oleh lonjakan harga akibat terbatasnya pasokan bahan baku, dan pasokan domestik, yang turut dipengaruhi oleh El Niño sehingga sebagian pabrik mengurangi kapasitas produksi sementara, sehingga tekanan harga minyak kelapa di pasar ekspor semakin meningkat,” ujar Rini dalam keterangannya, Sabtu (30/5/2026).

Dalam peta perdagangan global, Indonesia masih berada di bawah Filipina yang menguasai sekitar 49 persen pasar ekspor minyak kelapa dunia. Sementara itu, Belanda menempati posisi ketiga dengan pangsa sekitar 10 persen.

Meski menghadapi persaingan ketat, produk minyak kelapa dimurnikan asal Indonesia dinilai tetap memiliki daya saing yang kuat. Salah satu keunggulan terbesar Indonesia adalah luasnya jangkauan pasar ekspor. Saat ini, minyak kelapa Indonesia telah menembus lebih dari 90 negara tujuan.

Diversifikasi pasar tersebut membuat Indonesia tidak terlalu bergantung pada satu kawasan tertentu. Sejumlah negara tujuan utama meliputi Belanda, Tiongkok, Filipina, Malaysia, dan Amerika Serikat. Di saat yang sama, peluang ekspansi masih terbuka lebar, terutama ke kawasan Eropa dan pasar-pasar nontradisional lainnya.

Permintaan global terhadap minyak kelapa murni juga terus meningkat seiring berkembangnya tren hidup sehat dan meningkatnya penggunaan bahan alami pada industri pangan, kosmetik, hingga kesehatan.

“Sebagai salah satu produsen kelapa terbesar di dunia, Indonesia memiliki potensi untuk melakukan penetrasi ekspor ke pasar yang menaruh perhatian pada produk berbasis keberlanjutan, seperti Uni eropa,” katanya.

Melihat perkembangan pasar global, IEB Institute memperkirakan nilai ekspor minyak kelapa Indonesia masih akan tumbuh moderat sekitar 9 persen pada 2026. Proyeksi tersebut dipengaruhi oleh pemulihan produksi negara pesaing seperti Filipina serta normalisasi harga kelapa secara bertahap.

Meski prospek ekspor masih menjanjikan, sektor ini menghadapi tantangan besar dari sisi pasokan bahan baku. Produksi kelapa nasional saat ini dibayangi sejumlah persoalan mulai dari penuaan tanaman, rendahnya produktivitas pekebun kecil, cuaca ekstrem, hingga meningkatnya ekspor kelapa bulat ke luar negeri.

Menurut Rini, langkah peremajaan kebun menjadi salah satu solusi utama untuk menjaga keberlanjutan industri dalam jangka panjang.

“Peremajaan kebun kelapa dan penguatan hilirisasi menjadi strategi kunci untuk menjaga keberlanjutan industri minyak kelapa nasional. Pemerintah telah memulai langkah peremajaan kebun dengan realisasi sekitar 44,9 ribu hektar pada 2024, serta menargetkan perluasan program replanting hingga ratusan ribu hektar pada periode 2026–2027. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas kelapa dan menjamin pasokan bahan baku bagi industri pengolahan dalam negeri,” kata Rini.

Selain peremajaan kebun, penguatan hilirisasi juga dinilai penting untuk meningkatkan nilai tambah produk, memperluas pemanfaatan bahan baku dalam negeri, dan memperbesar peluang ekspor produk turunan kelapa yang bernilai lebih tinggi.

Dengan dukungan kebijakan yang tepat, termasuk program replanting dan penguatan kapasitas industri pengolahan, Indonesia dinilai memiliki peluang besar untuk mempertahankan perannya sebagai salah satu pemain utama di pasar minyak kelapa dunia.

“Peremajaan kebun kelapa dan hilirisasi menjadi strategi untuk menjaga kesinambungan pasokan bahan baku minyak kelapa di masa depan. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat peran minyak kelapa sebagai komoditas potensial yang berkelanjutan dan mampu mendorong kinerja ekspor nasional ke depan,” tutupnya. (her)

Berita Terkait.

fgd
Ekonomi

Bioetanol Kejar E20, Singkong-Jagung-Sorgum Disiapkan Jadi ‘Bensin’ Baru

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:24
Kabinet Makin Gemuk, Senator Tagih Bukti Efisiensi Prabowo
Ekonomi

G20 Tolak Pangan Jadi Alat Tekan Geopolitik, Mendag: Itu Keberlangsungan Hidup

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:04
Mendag Tegaskan MFN WTO Harus Dipertahankan, Ini Alasannya 
Ekonomi

Mendag Tegaskan MFN WTO Harus Dipertahankan, Ini Alasannya 

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:28
Batik yang Memberi Ruang: Kisah UMKM Binaan Pertamina dan Pekerja Disabilitas
Ekonomi

Batik yang Memberi Ruang: Kisah UMKM Binaan Pertamina dan Pekerja Disabilitas

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:59
Menggerakkan Desa dari Bawah, Grup PHI Sabet CSR & PDB Award 2026
Ekonomi

Menggerakkan Desa dari Bawah, Grup PHI Sabet CSR & PDB Award 2026

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:26
Pascabencana, UMKM Sumbar Didorong Tak Sekadar Bangkit tapi Naik Kelas
Ekonomi

Pascabencana, UMKM Sumbar Didorong Tak Sekadar Bangkit tapi Naik Kelas

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:54

OLAHRAGA

Todotua
Olahraga

Asian Games 2026 Ditutup Manis, Kontingen Indonesia Bawa Pulang 39 Medali dan Catat Hasil Optimal

Editor Ali Rachman
Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:04

INDOPOSCO.ID - Perjuangan kontingen Merah Putih di ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026 resmi ditutup dengan catatan manis. Tim Indonesia sukses...

SelengkapnyaDetails
Hardiyanto-Kenneth

Kejurda Piala Gubernur 2026: 420 Pecatur Adu Strategi, Targetkan Tiket Kejurnas

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:03
Mendag Tegaskan MFN WTO Harus Dipertahankan, Ini Alasannya 

Cetak 5 Gol ke Gawang Bangladesh, Mitchell Baker Samai Rekor Iswadi Idris

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:13
Tim Voli Pantai Raih Medali Perak di Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tim Voli Pantai Raih Medali Perak di Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:33
Indonesia Tembus Final FIFA ASEAN Cup, Justin Hubner Bungkam Sindiran Suporter Malaysia

Indonesia Tembus Final FIFA ASEAN Cup, Justin Hubner Bungkam Sindiran Suporter Malaysia

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:38

BERITA POPULER

  • puan

    Kembali Raih Emas Asian Games 2026, Ketua DPR Dorong Penghargaan Bagi Atlet Secara Utuh

    3898 shares
    Share 1559 Tweet 975
  • Asian Games 2026 Ditutup Manis, Kontingen Indonesia Bawa Pulang 39 Medali dan Catat Hasil Optimal

    1846 shares
    Share 738 Tweet 462
  • Firli Bahuri Raih Doktor, Tawarkan Model Baru Penyelesaian Konflik Sosial

    807 shares
    Share 323 Tweet 202
  • Bukan Lartas, Kemendag Sebut Wajib Halal untuk Jaga Mutu dan Kepercayaan Konsumen

    768 shares
    Share 307 Tweet 192
  • Cetak 5 Gol ke Gawang Bangladesh, Mitchell Baker Samai Rekor Iswadi Idris

    763 shares
    Share 305 Tweet 191
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.