• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Rupiah Dibayangi Level Rp18.000, Kombinasi Krisis Global dan Tekanan Domestik Jadi Pemicu

Dilianto Editor Dilianto
Kamis, 28 Mei 2026 - 19:09
in Ekonomi
uang

Ilustrasi - Petugas menghitung uang pecahan dolar AS dan rupiah di gerai penukaran mata uang asing di Jakarta, awal Januari 2025 lalu. Foto: Dokumen INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Nilai tukar rupiah kembali berada dalam tekanan berat. Mata uang Garuda bahkan diproyeksikan semakin mendekati level psikologis Rp18.000 per dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan Jumat (29/5/2026).

Tekanan terhadap rupiah tidak datang dari satu arah saja. Di tengah memanasnya konflik geopolitik dunia, kondisi domestik juga dinilai turut mempersempit ruang gerak pasar keuangan nasional.

BacaJuga:

Menkop: Koperasi Tidak Dapat Dilepaskan dari Perjuangan Syarikat Islam

Unjuk Gigi di BCA Expo 2026, iCAR Boyong SUV Listrik V23 Lengkap dengan Fasilitas Test Drive

LEPAS Ramaikan BCA Expo 2026, Rilis Mobil Listrik E4 EV dan Hybrid L8 PHEV Mulai Rp349 Juta

Berdasarkan pantauan perdagangan Kamis (28/5/2026) pagi, rupiah berada di kisaran Rp17.855,5 per dolar AS atau melemah sekitar 54,5 poin. Dalam pergerakan intraday, rupiah bahkan sempat menyentuh level Rp17.870 per dolar AS.

Analis mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi menilai tekanan tersebut masih berpotensi berlanjut hingga akhir pekan.

“Ada kemungkinan pembukaan pasar besok di hari Jumat rupiah ini akan mendekati level Rp18.000,” kata Ibrahim dalam keterangan yang diterima wartawan, Kamis (28/5/2026).

Menurut Ibrahim, gejolak global menjadi faktor dominan yang mendorong penguatan dolar AS. Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran, ditambah konflik yang belum mereda di Eropa Timur, membuat pasar semakin khawatir terhadap stabilitas pasokan energi dunia.

Situasi itu diperparah dengan potensi gangguan di Selat Hormuz yang dapat memicu lonjakan harga minyak mentah global.

“Ketegangan di Timur Tengah ini kemungkinan besar akan memicu harga minyak naik. Saat ini harga minyak kembali di atas US$ 92 bahkan mendekati US$ 96 untuk WTI,” tutur Ibrahim.

Lonjakan harga minyak dinilai akan membawa efek berantai terhadap inflasi global. Pasar pun mulai memperkirakan bank sentral AS, Federal Reserve, akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama dari perkiraan sebelumnya.

“Nah oleh karena itu inflasi kemungkinan besar akan terus mengalami kenaikan di Amerika, bukan di Amerika saja tapi secara global. Indikasi ini yang membuat dolar kembali mengalami penguatan,” terangnya.

Di sisi lain, tekanan terhadap rupiah juga datang dari dalam negeri. Kebutuhan dolar AS untuk impor energi disebut meningkat, bersamaan dengan pembayaran dividen perusahaan, kewajiban utang jatuh tempo, hingga perpindahan dana masyarakat ke aset berbasis valuta asing.

Ibrahim juga menyoroti kekhawatiran investor asing terhadap kondisi fiskal nasional dan tata kelola sejumlah program pemerintah yang dinilai belum memberi kepastian kuat bagi pasar.

“Investor asing ketakutan dan membuat arus modal asing keluar cukup deras pada saat long weekend (libur panjang) ini,” ungkapnya.

Meski Bank Indonesia (BI) terus melakukan intervensi di pasar valas dan obligasi, tekanan simultan dari faktor global dan domestik dinilai membuat upaya stabilisasi rupiah semakin berat.

“Kekuatan BI untuk melakukan intervensi ini sudah sekuat mungkin, tetapi kita harus tahu bahwa kekuatan eksternal dan internal ini cukup besar. Wajar kalau seandainya rupiah mengalami pelemahan,” tambahnya.

Pelaku pasar kini menanti langkah lanjutan Bank Indonesia sekaligus perkembangan geopolitik global yang masih menjadi penentu utama arah pergerakan rupiah dalam jangka pendek. (her)

Tags: BIIbrahim AssuaibiKrisis Globalnilai tukar rupiah

Berita Terkait.

Menkop: Koperasi Tidak Dapat Dilepaskan dari Perjuangan Syarikat Islam
Ekonomi

Menkop: Koperasi Tidak Dapat Dilepaskan dari Perjuangan Syarikat Islam

Minggu, 13 September 2026 - 18:26
iCar
Ekonomi

Unjuk Gigi di BCA Expo 2026, iCAR Boyong SUV Listrik V23 Lengkap dengan Fasilitas Test Drive

Minggu, 13 September 2026 - 13:06
Lepas-L8
Ekonomi

LEPAS Ramaikan BCA Expo 2026, Rilis Mobil Listrik E4 EV dan Hybrid L8 PHEV Mulai Rp349 Juta

Minggu, 13 September 2026 - 12:25
Wuling
Ekonomi

Unjuk Lini Mobil Listrik di BCA Expo 2026, Wuling Bawa Promo Bunga 1,8 Persen hingga Gratis Charger

Minggu, 13 September 2026 - 10:03
Petugas-BCA
Ekonomi

BCA Tambah Pilihan Investasi, Hadirkan Reksa Dana Batavia Gold Sharia Equity USD

Minggu, 13 September 2026 - 09:42
Ikan
Ekonomi

Ekspor Produk Perikanan Semester I 2026 Capai Rp52,6 Triliun, KKP Perkuat Sertifikasi Mutu

Minggu, 13 September 2026 - 09:02

OLAHRAGA

timnas
Olahraga

Persib Kalah 1-2, Igor Tolic Sindir Persija Serasa Juara Liga Champions

Editor Folber Siallagan
Sabtu, 12 September 2026 - 21:08

INDOPOSCO.ID - Pelatih Persib Bandung Igor Tolic melempar sindiran kepada Persija Jakarta setelah timnya ditekuk 1-2 oleh Macan Kemayoran pada...

SelengkapnyaDetails
persija

Sengit! Persija Bungkam Persib Lewat Gol Injury Time

Sabtu, 12 September 2026 - 19:11
ketum

Persija vs Persib di GBK, Ketum Jakmania Imbau Suporter Jaga Ketertiban

Sabtu, 12 September 2026 - 15:23
parkit

Persija vs Persib di GBK, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas dan Kantong Parkir

Sabtu, 12 September 2026 - 15:19
Hadapi Persib di GBK, Shin Tae-yong Targetkan Kemenangan untuk Jakmania

Hadapi Persib di GBK, Shin Tae-yong Targetkan Kemenangan untuk Jakmania

Sabtu, 12 September 2026 - 11:37

BERITA POPULER

  • timnas

    Persib Kalah 1-2, Igor Tolic Sindir Persija Serasa Juara Liga Champions

    1410 shares
    Share 564 Tweet 353
  • Bea Cukai Ngurah Rai Gagalkan Ekspor Ilegal 10,4 kg Emas Batangan Senilai Rp26 Miliar

    933 shares
    Share 373 Tweet 233
  • Polisi Ungkap Motif Pengeroyokan Bambang Setiawan, Pelaku Ternyata Pekerja Serabutan

    722 shares
    Share 289 Tweet 181
  • Harison Mocodompis Pangkas Birokrasi Tanah, PPAT Tak Sanggup Diminta Mundur

    683 shares
    Share 273 Tweet 171
  • Gempa Susulan Berturut-turut Getarkan Bandung Pagi Ini, Kedalaman Hiposenter 2 Km

    676 shares
    Share 270 Tweet 169
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.