• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Pertamina Drilling Ajak Gen Z Desa Ciptakan Coating Anti Karat dari Limbah Makanan

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Minggu, 24 Mei 2026 - 13:45
in Ekonomi
Penelitian

Portacamp di kawasan Indonesia Drilling Training Center (IDTC) Mundu disulap Pertamina Drilling menjadi mini laboratorium praktik untuk melatih generasi muda desa mengolah limbah makanan menjadi cairan anti korosi ramah lingkungan. Foto: Dok. Pertamina Drilling

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Di sebuah sudut kawasan pelatihan pemboran migas di Mundu, Jawa Barat, aroma laboratorium bercampur dengan semangat anak-anak muda desa. Bukan mahasiswa teknik kimia, bukan pula peneliti profesional. Mereka adalah Generasi Z dari Desa Kaplongan, Indramayu, yang kini belajar mengubah limbah makanan menjadi produk penting bagi industri energi.

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) menggandeng 11 pemuda desa dalam sebuah program inovasi lingkungan yang lahir dari Forum Drilling Innovation Award 2025. Yang diolah bukan bahan mahal atau impor, melainkan sisa konsumsi kru rig pemboran seperti ayam, daging, dan ikan.

BacaJuga:

Tekan Ikan Terbuang hingga 20 Persen, Rantai Dingin Portable Jadi Kunci Ekosistem KNMP

Kemenkop Dorong Industri Kulit Garut Naik Kelas Lewat Koperasi

DPR Ungkap Alasan Pasal 50A UU P2SK: Buka Ruang Danantara Cari Sumber Pendanaan

Limbah yang sebelumnya berakhir sebagai sampah organik itu kini diproses menjadi cairan pelapis logam anti korosi ramah lingkungan bernama SCFe-26.

Prosesnya tidak sederhana. Melalui tahapan ekstraksi protein menggunakan ethanol 90 persen, NaOH, dan HCl, limbah organik tersebut diolah menjadi coating yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan maintenance peralatan pemboran migas.

Menariknya, pembelajaran tidak dilakukan di ruang kelas formal. Pertamina Drilling justru mengubah salah satu portacamp di Indonesia Drilling Training Center (IDTC) Mundu menjadi mini laboratorium praktik.

Di tempat inilah para peserta belajar langsung menakar bahan kimia, mengolah limbah, hingga memahami proses produksi secara nyata.

“Sosialisasi dan pelatihan ini menjadi sarana edukasi alternatif dalam mengolah sampah organik menjadi sesuatu yang bernilai dan bermanfaat, khususnya untuk industri migas,” ujar Assistant Manager Environment Pertamina Drilling, Maretha Dwi Villany dalam keterangannya, Minggu (24/5/2026).

Pelatihan perdana berlangsung pada 16-17 Mei 2026 dengan melibatkan perangkat Desa Kaplongan. Sasaran utamanya adalah generasi muda di sekitar wilayah operasi Pertamina Drilling dan kawasan pelatihan IDTC Mundu.

Kepala Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kaplongan, Jumali, menilai metode praktik langsung membuat program ini terasa berbeda dibanding pelatihan biasa.

“Inovasi pelatihan ini berbeda karena peserta langsung praktik di mini lab. Ini membuat Gen Z tidak lagi menganggap remeh sampah sisa makanan,” kata Jumali.

Meski mayoritas peserta bukan berasal dari jurusan kimia, proses pelatihan tetap berjalan efektif. QC Inspector Area 1 Pertamina Drilling, Mila Irva Sari, mengatakan ketelitian dan kedisiplinan menjadi kunci utama.

“Asalkan mau belajar dan mengikuti prosedur, peserta tetap bisa. Apalagi ada monitoring dan evaluasi langsung dari tim HSSEQ,” jelas Mila.

Salah satu peserta, Qodirun, mengaku pengalaman tersebut menjadi hal baru baginya. Lulusan SMK tahun 2016 itu mengatakan praktik langsung membuat proses belajar terasa lebih menarik meski harus beradaptasi dengan bahan kimia dan takaran cairan.

“Seru prakteknya, walau belum terbiasa dengan takaran cairan kimia dalam proses pembuatannya,” ujar Qodirun.

Bagi Pertamina Drilling, program ini bukan hanya soal inovasi teknologi, tetapi juga pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasi perusahaan.

Manager Communication Relation & CID PT Pertamina Drilling Services Indonesia, Meddenia Ayu Wulandari Yuliastuti, menegaskan keterlibatan generasi muda menjadi bagian penting dalam membangun solusi berkelanjutan di sektor energi.

“Kami ingin menghadirkan program yang tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi masyarakat, khususnya generasi muda. Melalui pelatihan ini, Gen Z desa didorong untuk terlibat langsung dalam inovasi berkelanjutan dan memiliki keterampilan baru yang bermanfaat,” ucap Meddenia.

Ia menambahkan, sinergi antara perusahaan dan masyarakat menjadi fondasi penting dalam menghadapi tantangan lingkungan di masa depan.

“Pendekatan pemberdayaan seperti ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran terhadap pengelolaan limbah sekaligus membuka peluang pengembangan ekonomi berbasis inovasi ramah lingkungan,” tambahnya.

Sejauh ini, program tersebut telah melibatkan 11 Peserta Masyarakat Lokal (PML) aktif dalam pengolahan limbah dengan kapasitas pemanfaatan sekitar 1 kilogram sampah organik per minggu.

Di tangan anak-anak muda desa itu, sisa makanan yang dulu dianggap tak bernilai kini berubah menjadi inovasi yang berpotensi mendukung industri energi lebih ramah lingkungan.(her)

Tags: Limbah MakananPDSIPertamina Drilling

Berita Terkait.

Tekan Ikan Terbuang hingga 20 Persen, Rantai Dingin Portable Jadi Kunci Ekosistem KNMP
Ekonomi

Tekan Ikan Terbuang hingga 20 Persen, Rantai Dingin Portable Jadi Kunci Ekosistem KNMP

Kamis, 10 September 2026 - 19:58
Kemenkop Dorong Industri Kulit Garut Naik Kelas Lewat Koperasi
Ekonomi

Kemenkop Dorong Industri Kulit Garut Naik Kelas Lewat Koperasi

Kamis, 10 September 2026 - 19:24
DPR Ungkap Alasan Pasal 50A UU P2SK: Buka Ruang Danantara Cari Sumber Pendanaan
Ekonomi

DPR Ungkap Alasan Pasal 50A UU P2SK: Buka Ruang Danantara Cari Sumber Pendanaan

Kamis, 10 September 2026 - 19:04
bri7
Ekonomi

Perluas Akses Layanan Finansial bagi Diaspora Indonesia, BRImo Taiwan Raih Anugerah Inovasi Indonesia 2026

Kamis, 10 September 2026 - 16:06
10 Produk UMKM Pangan Tembus 19 Gerai AEON Indonesia 
Ekonomi

10 Produk UMKM Pangan Tembus 19 Gerai AEON Indonesia 

Kamis, 10 September 2026 - 15:15
nikel
Ekonomi

Tak Hanya Nikel, Morowali Kini Jadi Magnet Industri Pangan

Kamis, 10 September 2026 - 14:24

OLAHRAGA

Esports Indonesia Bidik Emas di Asian Games 2026, 8 Nomor Siap Tempur
Olahraga

Esports Indonesia Bidik Emas di Asian Games 2026, 8 Nomor Siap Tempur

Editor Dilianto
Jumat, 11 September 2026 - 02:21

INDOPOSCO.ID – Target besar dipasang cabang olahraga esports Indonesia pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Dari delapan nomor yang diikuti, Kontingen...

SelengkapnyaDetails
lc

Hasil Liga Champions: PSG-Barca Berpesta, Liverpool Bangkit di Anfield

Kamis, 10 September 2026 - 10:50
bowo

Asian Games 2026: Selain Bonus Menggiurkan, Prabowo Janjikan Karier Atlet Berprestasi Dipacu

Kamis, 10 September 2026 - 10:30
persija

Persija Pastikan Jamu Persib di SUGBK Akhir Pekan Ini, Jakmania Auto Happy

Kamis, 10 September 2026 - 07:07
wo

Prabowo Siapkan Bonus Rp3 Miliar untuk Peraih Emas Asian Games 2026

Kamis, 10 September 2026 - 06:06

BERITA POPULER

  • bc3

    Bea Cukai Ngurah Rai Gagalkan Ekspor Ilegal 10,4 kg Emas Batangan Senilai Rp26 Miliar

    750 shares
    Share 300 Tweet 188
  • Tekan Ikan Terbuang hingga 20 Persen, Rantai Dingin Portable Jadi Kunci Ekosistem KNMP

    638 shares
    Share 255 Tweet 160
  • Melanjutkan Amanah Nahdliyyin Betawi: dari Muktamar 1933 Batavia Menuju Jakarta Kota Global

    637 shares
    Share 255 Tweet 159
  • Bea Cukai Kediri Amankan 804 Ribu Batang Rokok Ilegal yang Disembunyikan di Balik Karung Garam

    636 shares
    Share 254 Tweet 159
  • Jadwal Liga Champions: Bayern-MU Jumpa Lawan Mudah, Wakil Italia Siap Debut

    633 shares
    Share 253 Tweet 158
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.