• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Harga Daging Sapi Sedikit di Atas HAP, Bapanas Siapkan Langkah Stabilisasi

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Jumat, 24 Juli 2026 - 10:42
in Ekonomi
Daging

Ilustrasi aktivitas penjualan daging sapi di pasar tradisional. Foto: Dok. Bapanas

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan harga daging sapi di tingkat konsumen masih dalam kondisi terkendali. Meski di sejumlah pasar ditemukan harga mencapai Rp160.000 hingga Rp180.000 per kilogram (kg), Bapanas menegaskan angka tersebut bukan merupakan harga daging sapi secara umum, melainkan untuk potongan premium seperti has dalam yang telah dibersihkan dari lemak.

Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas I Gusti Ketut Astawa menyampaikan hal tersebut usai meninjau Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, Kamis (23/7/2026). Menurutnya, harga daging sapi reguler di berbagai pasar masih berada di kisaran yang wajar dan terus dipantau pemerintah guna menjaga stabilitas pasokan maupun harga di tingkat konsumen.

BacaJuga:

Bea Cukai Dampingi Pelaku Usaha, Dorong Kelancaran Perdagangan dan Industri

Indonesia Usung Isu Pembiayaan Inklusif dan Ekosistem Kewirausahaan di Forum APEC

PLN Indonesia Power Perkuat Edukasi Energi Bersih dan Ekosistem Waduk lewat Program Kelana

“Ada beberapa wilayah kemarin juga kita turun di Rawamangun, di Senen, ada juga Rp140.000, (tapi) yang Rp160.000 itu relatif yang benar-benar has dalam, kemudian dihilangin lemak-lemaknya. Namun demikian tentu kami akan pantau terus,” kata Ketut.

Berdasarkan pemantauan Bapanas hingga 22 Juli, rata-rata harga daging sapi nasional berada di Rp143.601 per kg atau sekitar 2,57 persen di atas Harga Acuan Penjualan (HAP) sebesar Rp140.000 per kg. Meski demikian, kenaikan tersebut dinilai masih dalam batas wajar dan belum menunjukkan gejolak pasar.

Untuk menjaga stabilitas dalam jangka panjang, pemerintah terus mendorong program swasembada sapi guna meningkatkan produksi dalam negeri sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor.

“Langkah penstabilan daging sapi karena memang ada sedikit pengaruh (kurs) dolar. Namun demikian, sebagaimana arahan Bapak Menteri Pertanian sekaligus Kepala Bapanas, tentu kita terus mendorong dan mendukung swasembada sapi. Mudah-mudahan dengan program swasembada juga bisa menekan impor,” jelas Ketut.

Proyeksi Neraca Pangan 2026 memperkirakan produksi sapi dan kerbau lokal mencapai 421,21 ribu ton daging, sementara kebutuhan nasional diproyeksikan 794,29 ribu ton. Kekurangan pasokan akan dipenuhi melalui impor yang telah diperhitungkan pemerintah sehingga stok akhir tahun diperkirakan mencapai 324,09 ribu ton, cukup untuk memenuhi kebutuhan sekitar lima bulan pada awal 2027.

Dalam waktu dekat, Bapanas akan memperkuat koordinasi dengan Perumda Pasar Jaya serta BUMN seperti Berdikari dan PPI untuk mempercepat distribusi daging sapi dan menjaga harga tetap stabil.

“Namun demikian, tentu kami juga akan terus berkoordinasi dengan teman-teman Perumda Pasar Jaya termasuk juga dengan BUMN, Berdikari dan PPI, untuk juga segera mendistribusikan dan menstabilkan harga dari daging sapi. Ini salah satu solusi, sehingga mudah-mudahan harganya bisa distabilkan,” tambahnya.

Sebelumnya, pemerintah juga berhasil menjaga stabilitas harga daging sapi selama Ramadan dan Idulfitri. Menteri Pertanian sekaligus Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman mengungkapkan, pemerintah telah mewajibkan importir mengeluarkan stok daging ke pasar agar tidak terjadi lonjakan harga.

“Kami sudah minta, semuanya harus mengeluarkan dagingnya. Jangan sampai harga naik. Kalau ada produsen menaikkan, khususnya feedloter, menaikkan yang sapi bakalan, aku cabut izinnya dan tidak boleh impor lagi. Itu kenaikan harga ada di distributor besar, middleman-nya,” tegas Amran.

Pemerintah juga menegaskan akan menindak tegas praktik permainan harga oleh distributor maupun pedagang perantara yang merugikan masyarakat.

“Kami minta Satgas Pangan seluruh Indonesia, bila perlu langsung segel saja. Tak boleh beri ampun. Sekarang kita sepakat bahwasannya bukan lagi karena produksi, tetapi ulah segelintir orang tapi menyusahkan jutaan rakyat Indonesia. Kami minta tidak boleh naik. Dirkrimsus tadi aku minta yang distributor besarnya, dikejar,” tutup Amran.(her)

Tags: Bapanasdaging sapiHAP

Berita Terkait.

bc4
Ekonomi

Bea Cukai Dampingi Pelaku Usaha, Dorong Kelancaran Perdagangan dan Industri

Senin, 7 September 2026 - 19:29
maman
Ekonomi

Indonesia Usung Isu Pembiayaan Inklusif dan Ekosistem Kewirausahaan di Forum APEC

Senin, 7 September 2026 - 19:19
plastik
Ekonomi

PLN Indonesia Power Perkuat Edukasi Energi Bersih dan Ekosistem Waduk lewat Program Kelana

Senin, 7 September 2026 - 19:06
Ideafest 2026
Ekonomi

IdeaFest 2026, Pertamina Kenalkan Potensi Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar Pesawat

Senin, 7 September 2026 - 14:06
Rumput Laut Sulsel Jadi Bahan Baku Alternatif Plastik, Uluu Perkuat Ekosistem di Indonesia
Ekonomi

Rumput Laut Sulsel Jadi Bahan Baku Alternatif Plastik, Uluu Perkuat Ekosistem di Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:48
Arya Dwi Paramita
Ekonomi

Pertamina Ungkap Strategi Pertumbuhan Ganda untuk Jaga Ketahanan Energi Nasional

Senin, 7 September 2026 - 13:28

OLAHRAGA

Dari DOGSO hingga Pergantian Pemain, Ini Wajah Baru Aturan Super League 2026/27
Olahraga

Dari DOGSO hingga Pergantian Pemain, Ini Wajah Baru Aturan Super League 2026/27

Editor Laurens Dami
Jumat, 4 September 2026 - 15:30

INDOPOSCO.ID – Super League 2026/27 bakal hadir dengan wajah baru. Bukan soal format kompetisi atau komposisi klub, melainkan aturan permainan yang...

SelengkapnyaDetails
aza

Buktikan Kualitas Local Pride, Persebaya dan AZA Luncurkan Jersey Anyar

Jumat, 4 September 2026 - 13:13
league

Jadwal Super League Pekan Pertama: Persija Hadapi Laga Berat, Persib Pede 3 Poin

Jumat, 4 September 2026 - 13:03
sarinah

Sarinah dan Ghea Fashion Studio Hadirkan Wastra Nusantara dalam Seragam Tim Indonesia di Asian Games 2026

Jumat, 4 September 2026 - 10:20
Hadapi Laos, Nova Arianto Putar Otak Tentukan Pemain Garuda Muda

Hadapi Laos, Nova Arianto Putar Otak Tentukan Pemain Garuda Muda

Kamis, 3 September 2026 - 09:12

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.