INDOPOSCO.ID – PT PLN Indonesia Power (PLN IP) memperkuat komitmennya terhadap pengembangan energi bersih dan pelestarian ekosistem perairan melalui keterlibatan Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Saguling dalam Program Kelana yang digagas Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) dalam rangka memperingati Hari Danau Sedunia.
Program yang berlangsung selama tiga hari tersebut diikuti Puteri Indonesia Lingkungan 2026, Victoria Titisari Kosasieputri, bersama 11 pelajar SMA berprestasi dari berbagai wilayah di Indonesia.
Melalui kegiatan tersebut, para peserta diajak melihat secara langsung pemanfaatan energi air sebagai sumber energi terbarukan, pengelolaan waduk, hingga berbagai program pemberdayaan masyarakat di sekitar Waduk Saguling.
Direktur Utama PLN Indonesia Power Bernadus Sudarmanta mengatakan, pengelolaan pembangkit listrik tenaga air tidak dapat dipisahkan dari upaya menjaga kelestarian lingkungan dan keberlanjutan kehidupan masyarakat di sekitar wilayah operasional.
“PLN Indonesia Power memandang pengelolaan energi bersih bukan hanya tentang menghasilkan listrik, tetapi juga memastikan sumber daya alam yang menjadi bagian dari proses tersebut tetap terjaga dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Bernadus.
Menurutnya, Program Kelana menjadi momentum untuk memperkenalkan kepada generasi muda bahwa energi, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat merupakan aspek yang saling berkaitan dalam mewujudkan transisi energi berkelanjutan.
“Kami ingin memperkenalkan kepada generasi muda bahwa energi, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat merupakan bagian yang saling terhubung dalam mewujudkan transisi energi yang berkelanjutan. Kami berharap pengalaman yang diperoleh para peserta dapat menjadi pengetahuan yang mereka bawa dan sebarkan di lingkungan masing-masing,” katanya.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan kunjungan ke Sub Unit PLTA Bengkok. Di lokasi tersebut, para peserta mendapatkan edukasi mengenai sejarah pembangkit listrik tenaga air serta prinsip dasar konversi energi air menjadi energi listrik.
Peserta juga berkesempatan melihat secara langsung operasional teknis pembangkit di area powerhouse. Pembelajaran kemudian dilanjutkan pada hari kedua melalui kunjungan ke UBP Saguling.
Sebagai salah satu aset penting dalam sistem ketenagalistrikan, UBP Saguling memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengenal lebih dekat proses pengelolaan air dan keandalan pembangkitan. Peserta mengunjungi sejumlah fasilitas, mulai dari Dam Control Centre, Control Room, hingga area Powerhouse.
Selain mengenal proses pembangkitan listrik, peserta diperkenalkan dengan berbagai bangunan dan infrastruktur di kawasan Bendungan Saguling. Kegiatan tersebut memberikan gambaran mengenai bagaimana sumber daya air dikelola untuk mendukung penyediaan energi dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan dan keberlanjutan lingkungan.
Pada hari ketiga, Program Kelana membawa peserta melihat lebih jauh keterkaitan antara pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Peserta berinteraksi dengan mitra binaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Indonesia Power melalui Biomass Operating System of Saguling (BOSS) dan Bening Saguling Foundation.
Dalam kunjungan tersebut, peserta diperkenalkan dengan sejumlah inovasi pemanfaatan potensi lingkungan di sekitar Waduk Saguling. Salah satunya adalah pemanfaatan eceng gondok yang dikumpulkan dari kawasan waduk untuk diolah menjadi media tanam dalam budidaya jamur merang serta berbagai produk kerajinan tangan.
Peserta juga melihat praktik pengolahan sampah plastik menjadi material papan daur ulang. Selain itu, mereka mendapatkan edukasi mengenai budidaya dan potensi nilai ekonomi kopi yang dikembangkan mitra binaan melalui produk Kopi Bareto.
Berbagai inisiatif tersebut menunjukkan bahwa upaya pelestarian lingkungan dapat berjalan beriringan dengan penciptaan nilai ekonomi dan peningkatan kapasitas masyarakat.
Puteri Indonesia Lingkungan 2026 Victoria Titisari Kosasieputri mengapresiasi pembelajaran yang diperoleh selama kunjungan ke UBP Saguling. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan perspektif yang lebih luas mengenai hubungan antara energi bersih, kelestarian lingkungan, dan kehidupan masyarakat.
“Kunjungan ke PLN Indonesia Power UBP Saguling memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi kami. Kami tidak hanya melihat secara langsung bagaimana air dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi bersih, tetapi juga belajar bahwa pengelolaan waduk memiliki keterkaitan yang erat dengan kelestarian lingkungan dan kehidupan masyarakat di sekitarnya,” jelas Victoria.
Ia menilai berbagai inovasi yang diperkenalkan PLN Indonesia Power menunjukkan bahwa pengelolaan lingkungan dapat memberikan manfaat yang lebih luas apabila dilakukan melalui kolaborasi dengan masyarakat.
“Saya mengapresiasi komitmen PLN Indonesia Power yang menghadirkan pembelajaran secara langsung dan menunjukkan berbagai inovasi serta program pemberdayaan masyarakat yang dapat memberikan nilai tambah bagi lingkungan,” katanya.
Victoria menambahkan, pengalaman tersebut menjadi pembelajaran penting bagi generasi muda untuk memahami bahwa kepedulian terhadap lingkungan harus diwujudkan melalui tindakan nyata dan kolaborasi.
“Menjaga lingkungan bukan hanya tentang mengurangi sampah atau menanam pohon, tetapi juga memahami bagaimana sumber daya alam dikelola secara bertanggung jawab dan memberikan manfaat berkelanjutan. Saya berharap makin banyak anak muda yang terlibat dan mengambil peran dalam menjaga lingkungan di sekitarnya,” ujarnya.
Melalui keterlibatan dalam Program Kelana, PLN Indonesia Power menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan pembangkit berbasis energi terbarukan yang berjalan selaras dengan pelestarian lingkungan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Komitmen tersebut diwujudkan tidak hanya melalui optimalisasi pembangkit energi bersih, termasuk pembangkit listrik tenaga air, tetapi juga melalui penguatan edukasi lingkungan, pemberdayaan masyarakat, serta penerapan prinsip ekonomi sirkular di sekitar wilayah operasional.
Upaya tersebut menjadi bagian dari kontribusi PLN Indonesia Power dalam mendukung transisi energi nasional yang berkelanjutan sekaligus menciptakan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat.(rmn)






















