• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Rumput Laut Sulsel Jadi Bahan Baku Alternatif Plastik, Uluu Perkuat Ekosistem di Indonesia

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Senin, 7 September 2026 - 13:48
in Ekonomi
Ilustrasi rumput laut hasil budidaya tampak segar saat diperlihatkan usai dipanen. Komoditas pesisir ini menjadi salah satu sumber penghidupan masyarakat sekaligus memiliki potensi ekonomi yang besar. Foto: Dokumen Uluu

Ilustrasi rumput laut hasil budidaya tampak segar saat diperlihatkan usai dipanen. Komoditas pesisir ini menjadi salah satu sumber penghidupan masyarakat sekaligus memiliki potensi ekonomi yang besar. Foto: Dokumen Uluu

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Perusahaan bioteknologi asal Australia, Uluu, resmi memperkuat kehadirannya di Indonesia dengan mendirikan PT Uluu Solusi Indonesia. Langkah ini menjadi bagian dari upaya perusahaan membangun rantai pasok rumput laut yang bersih, tertelusur, dan berkelanjutan sebagai bahan baku alternatif plastik berbasis fosil.

Indonesia yang merupakan salah satu produsen rumput laut terbesar di dunia dinilai memiliki posisi strategis dalam pengembangan material berbasis rumput laut. Melalui entitas barunya, Uluu juga mulai membangun kemitraan dengan pembudi daya dan pelaku rantai pasok lokal, khususnya di Sulawesi Selatan (Sulsel).

BacaJuga:

IdeaFest 2026, Pertamina Kenalkan Potensi Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar Pesawat

Pertamina Ungkap Strategi Pertumbuhan Ganda untuk Jaga Ketahanan Energi Nasional

Transformasi Jadi Mesin Pertumbuhan, PLN Nusantara Power Sabet 2 Penghargaan Marketing

Perusahaan tersebut dipimpin Dian Kurniawati sebagai Presiden Direktur, dengan Boedi Sardjana Julianto sebagai Komisaris. Boedi memiliki pengalaman dalam pengembangan budi daya perairan berkelanjutan serta berbagai proyek rumput laut yang melibatkan organisasi pembangunan, lembaga riset, dan masyarakat pesisir di tingkat nasional maupun internasional.

“Sebagai produsen rumput laut terbesar kedua di dunia, Indonesia memiliki peran penting dalam misi Uluu untuk menggantikan plastik berbasis fosil dengan material yang terbuat dari rumput laut,” ujar Dian.

Menurut dia, kehadiran Uluu Indonesia diarahkan untuk membangun kemitraan lokal sekaligus memastikan aspek ketertelusuran, praktik budi daya yang bertanggung jawab, serta manfaat bagi masyarakat pembudi daya menjadi bagian dari rantai pasok sejak awal.

Co-founder dan Co-CEO Uluu, Dr. Julia Reisser, mengatakan kehadiran tim Uluu di Indonesia menjadi tonggak penting karena rumput laut merupakan bahan dasar utama dalam pengembangan material perusahaan.

“Rumput laut merupakan bahan dasar material kami, sehingga cara rumput laut dibudidayakan dan lokasi budi dayanya sangat penting,” katanya.

Julia menambahkan, keberadaan tim lokal memungkinkan Uluu bekerja secara langsung dengan mitra dan pembudi daya seiring dengan perkembangan bisnis perusahaan di Indonesia.

Komitmen Uluu tersebut mulai diwujudkan melalui pengiriman perdana rumput laut yang sepenuhnya tertelusur dari CV Persada Semesta di Sulawesi Selatan.

Bekerja sama dengan Koltiva, setiap tahapan perjalanan rumput laut, mulai dari pembudi daya, proses pengolahan hingga pengiriman, dicatat secara digital. Proyek percontohan ini ditujukan untuk meningkatkan transparansi sekaligus membangun sistem ketertelusuran yang dapat dikembangkan seiring dengan peningkatan produksi.

General Manager CV Persada Semesta, Indra Santoso mengatakan sistem ketertelusuran tersebut dapat membantu perusahaan memahami sekaligus meningkatkan setiap tahapan dalam rantai pasok.

“Ketertelusuran membantu kami memahami dan meningkatkan setiap tahapan rantai pasok, mulai dari pembudi daya hingga pengiriman akhir,” ucapnya.

Indra berharap kerja sama dengan Uluu dan Koltiva dapat terus diperluas sehingga memberikan nilai tambah bagi masyarakat pembudi daya rumput laut.

Selain membangun sistem ketertelusuran, Uluu menggandeng Seafood Savers, sebuah platform inisiatif WWF-Indonesia, untuk meluncurkan Aquaculture Improvement Program (AIP) di Luwu, Sulawesi Selatan.

Program tersebut dijalankan bersama mitra rantai pasok Uluu, CV Persada Semesta, dan ditujukan untuk memperkuat praktik budi daya serta sistem pengelolaan agar sejalan dengan Standar Rumput Laut ASC-MSC.

Program ini juga diarahkan untuk mendorong praktik produksi rumput laut yang bertanggung jawab dari sisi lingkungan maupun sosial. Pelaksanaannya melibatkan pemasok, pembudi daya, serta tim lokal agar berbagai perbaikan yang dilakukan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang terlibat dalam rantai pasok.

Jika program tersebut berhasil, Uluu bersama para mitranya berpotensi menjadi pengembang rantai pasok rumput laut bersertifikat ASC-MSC pertama di Indonesia. Sertifikasi tersebut akan melengkapi sistem ketertelusuran yang telah dibangun sehingga bahan baku Uluu tidak hanya dapat ditelusuri asal-usulnya, tetapi juga memenuhi standar keberlanjutan yang diverifikasi secara independen.

“Ini masih merupakan langkah awal bagi kami di Indonesia,” jelas Dian.

“Kami memulainya melalui proyek percontohan yang terfokus, belajar bersama para mitra, dan menyempurnakan sistem sebelum memperluasnya ke jaringan yang lebih luas,” lanjutnya. (rmn)

Tags: Bebas PlastikRumput LautUluuUluu Solusi Indonesia

Berita Terkait.

Ideafest 2026
Ekonomi

IdeaFest 2026, Pertamina Kenalkan Potensi Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar Pesawat

Senin, 7 September 2026 - 14:06
Arya Dwi Paramita
Ekonomi

Pertamina Ungkap Strategi Pertumbuhan Ganda untuk Jaga Ketahanan Energi Nasional

Senin, 7 September 2026 - 13:28
Pertamina Ungkap Strategi Pertumbuhan Ganda untuk Jaga Ketahanan Energi Nasional
Ekonomi

Transformasi Jadi Mesin Pertumbuhan, PLN Nusantara Power Sabet 2 Penghargaan Marketing

Senin, 7 September 2026 - 12:08
Perkuat Kedekatan dengan Nasabah, Pegadaian Kenalkan Pengalaman Baru Lewat Tring!
Ekonomi

Perkuat Kedekatan dengan Nasabah, Pegadaian Kenalkan Pengalaman Baru Lewat Tring!

Senin, 7 September 2026 - 09:47
Siapkan Liburan Akhir Tahun, BWH Hotels Asia Tawarkan Diskon hingga 40 Persen
Ekonomi

Pertamina Berkah, PHE Salurkan 15 Ribu Paket Sembako untuk Masyarakat Prasejahtera

Minggu, 6 September 2026 - 15:24
Siapkan Liburan Akhir Tahun, BWH Hotels Asia Tawarkan Diskon hingga 40 Persen
Ekonomi

Potensi Biomassa Capai 83,4 Juta Ton, PLN EPI Buka Peluang Kolaborasi Energi Hijau

Minggu, 6 September 2026 - 13:44

OLAHRAGA

Dari DOGSO hingga Pergantian Pemain, Ini Wajah Baru Aturan Super League 2026/27
Olahraga

Dari DOGSO hingga Pergantian Pemain, Ini Wajah Baru Aturan Super League 2026/27

Editor Laurens Dami
Jumat, 4 September 2026 - 15:30

INDOPOSCO.ID – Super League 2026/27 bakal hadir dengan wajah baru. Bukan soal format kompetisi atau komposisi klub, melainkan aturan permainan yang...

SelengkapnyaDetails
aza

Buktikan Kualitas Local Pride, Persebaya dan AZA Luncurkan Jersey Anyar

Jumat, 4 September 2026 - 13:13
league

Jadwal Super League Pekan Pertama: Persija Hadapi Laga Berat, Persib Pede 3 Poin

Jumat, 4 September 2026 - 13:03
sarinah

Sarinah dan Ghea Fashion Studio Hadirkan Wastra Nusantara dalam Seragam Tim Indonesia di Asian Games 2026

Jumat, 4 September 2026 - 10:20
Hadapi Laos, Nova Arianto Putar Otak Tentukan Pemain Garuda Muda

Hadapi Laos, Nova Arianto Putar Otak Tentukan Pemain Garuda Muda

Kamis, 3 September 2026 - 09:12

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.