• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Pertamina Ungkap Strategi Pertumbuhan Ganda untuk Jaga Ketahanan Energi Nasional

IdeaFest 2026

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Senin, 7 September 2026 - 13:28
in Ekonomi
Arya Dwi Paramita

Corporate Secretary PT Pertamina (Persero) Arya Dwi Paramita, dalam sesi IdeaFest 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC) Senayan, Jumat (4/9/2026). Foto: Dokumen Pertamina

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – PT Pertamina (Persero) mendorong generasi muda untuk memahami tantangan ketahanan energi sekaligus peluang transisi menuju energi rendah karbon. Pesan tersebut disampaikan Pertamina dalam gelaran IdeaFest 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC) Senayan.

Dalam forum yang mempertemukan berbagai gagasan dan kreativitas generasi muda tersebut, Pertamina memperkenalkan Dual Growth Strategy, yakni strategi pertumbuhan perusahaan yang dilakukan dengan memperkuat bisnis energi eksisting sekaligus mengembangkan bisnis rendah karbon sebagai sumber pertumbuhan baru.

BacaJuga:

IdeaFest 2026, Pertamina Kenalkan Potensi Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar Pesawat

Rumput Laut Sulsel Jadi Bahan Baku Alternatif Plastik, Uluu Perkuat Ekosistem di Indonesia

Transformasi Jadi Mesin Pertumbuhan, PLN Nusantara Power Sabet 2 Penghargaan Marketing

Corporate Secretary Pertamina, Arya Dwi Paramita, mengatakan forum seperti IdeaFest menjadi ruang penting untuk memperluas wawasan generasi muda mengenai persoalan energi nasional. Menurutnya, generasi muda memiliki peran strategis dalam melahirkan gagasan dan inovasi untuk menjawab kebutuhan energi Indonesia di masa mendatang.

“Sudah lama sekali kita melakukan impor. Artinya, konsumsi kita lebih tinggi daripada produksi nasional. Di situlah kita perlu mendatangkan pasokan migas dari negara lain untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri,” ujar Arya dalam sesi IdeaFest 2026, Jumat (4/9/2026).

Menurutnya, ketergantungan terhadap pasokan energi dari luar negeri menjadi salah satu tantangan yang perlu dijawab melalui peningkatan produksi energi dalam negeri sekaligus pengembangan sumber energi baru.

Sebagai perusahaan energi nasional, Pertamina memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat. Karena itu, penguatan bisnis energi eksisting tetap dilakukan untuk memenuhi kebutuhan energi saat ini, bersamaan dengan pengembangan bisnis rendah karbon untuk mendukung kebutuhan energi di masa depan.

“Untuk memenuhi kebutuhan saat ini, kita harus menjaga ketahanan produksi agar masyarakat tetap mendapatkan BBM. Di sisi lain, kita juga membangun bisnis rendah karbon dan energi baru terbarukan,” jelas Arya.

Pada sektor rendah karbon, Pertamina terus mengembangkan berbagai sumber energi dan teknologi, termasuk panas bumi, energi surya, serta Sustainable Aviation Fuel (SAF) atau bahan bakar penerbangan berkelanjutan.

Salah satu inovasi yang dikembangkan Pertamina adalah pemanfaatan used cooking oil (UCO) atau minyak jelantah sebagai bahan baku SAF. Minyak jelantah yang dikumpulkan kemudian diproses di Kilang Pertamina Cilacap dengan bahan baku pendukung lainnya untuk menghasilkan bahan bakar penerbangan rendah karbon.

Arya mengatakan pengembangan SAF berbasis minyak jelantah tersebut telah melalui proses riset dan pengujian dalam waktu panjang untuk memastikan aspek keamanan dan kelayakannya.

“Minyak itu kita buat untuk bahan bakar pesawat udara. Namun jangan khawatir, ini aman karena risetnya sudah diinisiasi sejak 2015, diteliti secara ketat dan diuji coba dari 2021 hingga 2025,” katanya.

Pengembangan SAF tersebut juga telah masuk ke tahap pemanfaatan untuk penerbangan komersial. SAF berbasis minyak jelantah telah digunakan dalam penerbangan Pelita Air Service, anak usaha Pertamina, pada rute Jakarta-Bali.

Arya menegaskan, pengembangan energi rendah karbon bukan berarti meninggalkan bisnis energi yang selama ini menjadi tulang punggung pemenuhan kebutuhan masyarakat. Sebaliknya, kedua sektor tersebut perlu dikembangkan secara beriringan untuk menjaga keseimbangan antara kebutuhan energi saat ini dan tantangan masa depan.

Menurutnya, strategi tersebut menjadi bagian dari upaya Pertamina mendukung ketahanan sekaligus kemandirian energi nasional di tengah proses transisi energi global.

“Untuk memenuhi kebutuhan kita, energi yang existing tetap dijalankan, sembari terus mengembangkan energi yang ramah lingkungan,” pungkasnya. (rmn)

Tags: Arya Dwi Paramitagenerasi mudaKetahanan EnergiPertamina (Persero)Transisi Energi

Berita Terkait.

Ideafest 2026
Ekonomi

IdeaFest 2026, Pertamina Kenalkan Potensi Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar Pesawat

Senin, 7 September 2026 - 14:06
Rumput Laut Sulsel Jadi Bahan Baku Alternatif Plastik, Uluu Perkuat Ekosistem di Indonesia
Ekonomi

Rumput Laut Sulsel Jadi Bahan Baku Alternatif Plastik, Uluu Perkuat Ekosistem di Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:48
Pertamina Ungkap Strategi Pertumbuhan Ganda untuk Jaga Ketahanan Energi Nasional
Ekonomi

Transformasi Jadi Mesin Pertumbuhan, PLN Nusantara Power Sabet 2 Penghargaan Marketing

Senin, 7 September 2026 - 12:08
Perkuat Kedekatan dengan Nasabah, Pegadaian Kenalkan Pengalaman Baru Lewat Tring!
Ekonomi

Perkuat Kedekatan dengan Nasabah, Pegadaian Kenalkan Pengalaman Baru Lewat Tring!

Senin, 7 September 2026 - 09:47
Siapkan Liburan Akhir Tahun, BWH Hotels Asia Tawarkan Diskon hingga 40 Persen
Ekonomi

Pertamina Berkah, PHE Salurkan 15 Ribu Paket Sembako untuk Masyarakat Prasejahtera

Minggu, 6 September 2026 - 15:24
Siapkan Liburan Akhir Tahun, BWH Hotels Asia Tawarkan Diskon hingga 40 Persen
Ekonomi

Potensi Biomassa Capai 83,4 Juta Ton, PLN EPI Buka Peluang Kolaborasi Energi Hijau

Minggu, 6 September 2026 - 13:44

OLAHRAGA

Dari DOGSO hingga Pergantian Pemain, Ini Wajah Baru Aturan Super League 2026/27
Olahraga

Dari DOGSO hingga Pergantian Pemain, Ini Wajah Baru Aturan Super League 2026/27

Editor Laurens Dami
Jumat, 4 September 2026 - 15:30

INDOPOSCO.ID – Super League 2026/27 bakal hadir dengan wajah baru. Bukan soal format kompetisi atau komposisi klub, melainkan aturan permainan yang...

SelengkapnyaDetails
aza

Buktikan Kualitas Local Pride, Persebaya dan AZA Luncurkan Jersey Anyar

Jumat, 4 September 2026 - 13:13
league

Jadwal Super League Pekan Pertama: Persija Hadapi Laga Berat, Persib Pede 3 Poin

Jumat, 4 September 2026 - 13:03
sarinah

Sarinah dan Ghea Fashion Studio Hadirkan Wastra Nusantara dalam Seragam Tim Indonesia di Asian Games 2026

Jumat, 4 September 2026 - 10:20
Hadapi Laos, Nova Arianto Putar Otak Tentukan Pemain Garuda Muda

Hadapi Laos, Nova Arianto Putar Otak Tentukan Pemain Garuda Muda

Kamis, 3 September 2026 - 09:12

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.