• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Dekarbonisasi Industri Dipercepat, PHE dan ExxonMobil Lanjutkan Pengembangan CCS Raksasa

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:06
in Ekonomi
Direktur Utama PT Pertamina Hulu Energi (PHE) Awang Lazuardi (kanan) dan President ExxonMobil Low Carbon Solutions Indonesia Limited (EMLCSIL) Egon E. Van Der Hoeven, berpose usai menandatangani Amended & Restated Heads of Agreement (HoA) untuk melanjutkan kegiatan bersama dalam pengembangan dan komersialisasi proyek Carbon Capture and Storage (CCS) Hub Asri Basin di Indonesia, dalam rangkaian kegiatan The 50th Indonesian Petroleum Association Convention & Exhibition (IPA Convex) 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, Kamis (21/5/2026). Foto: Dokumen PHE

Direktur Utama PT Pertamina Hulu Energi (PHE) Awang Lazuardi (kanan) dan President ExxonMobil Low Carbon Solutions Indonesia Limited (EMLCSIL) Egon E. Van Der Hoeven, berpose usai menandatangani Amended & Restated Heads of Agreement (HoA) untuk melanjutkan kegiatan bersama dalam pengembangan dan komersialisasi proyek Carbon Capture and Storage (CCS) Hub Asri Basin di Indonesia, dalam rangkaian kegiatan The 50th Indonesian Petroleum Association Convention & Exhibition (IPA Convex) 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, Kamis (21/5/2026). Foto: Dokumen PHE

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – PT Pertamina Hulu Energi (PHE) dan ExxonMobil melalui ExxonMobil Low Carbon Solutions Indonesia Limited (EMLCSIL) memperkuat kerja sama strategis pengembangan proyek Carbon Capture and Storage (CCS) Hub Asri Basin yang diproyeksikan menjadi salah satu pusat penyimpanan karbon terbesar di kawasan Asia Pasifik.

Penguatan kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Amended & Restated Heads of Agreement (HoA) dalam rangkaian ajang Indonesia Petroleum Association Convention and Exhibition 2026 di ICE BSD, Tangerang, Kamis (21/5/2026).

BacaJuga:

PLN EPI Beri Kepastian Pasar Biomassa, Dorong Investasi dan Lapangan Kerja Hijau

Harga Daging Sapi Sedikit di Atas HAP, Bapanas Siapkan Langkah Stabilisasi

Mendag: Kolaborasi Jadi Kunci Masa Depan Industri Kakao Indonesia

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama PHE, Awang Lazuardi, bersama President EMLCSIL, Egon E. Van Der Hoeven.

Kesepakatan ini menjadi langkah lanjutan kedua perusahaan dalam mengembangkan solusi penyimpanan karbon berskala besar untuk mendukung dekarbonisasi industri di Indonesia maupun kawasan regional.

Melalui amandemen kerja sama tersebut, PHE dan ExxonMobil akan melaksanakan studi teknis lanjutan, pengembangan model bisnis, hingga penjajakan potensi pasar untuk mempercepat implementasi dan komersialisasi proyek CCS Hub Asri Basin.

Proyek ini menjadi bagian dari strategi transisi energi dan pengembangan bisnis rendah karbon PHE dalam mendukung target Net Zero Emission (NZE) Indonesia pada 2060 serta target penurunan emisi gas rumah kaca nasional sebesar 29 persen pada 2030.

CCS Hub Asri Basin dikembangkan sebagai proyek strategis pengelolaan karbon skala besar yang menyasar sektor-sektor industri dengan emisi tinggi atau hard-to-abate sectors.

Dengan lokasi strategis yang dekat dengan pusat industri utama Indonesia, kawasan Asri Basin dinilai memiliki potensi besar untuk melayani kebutuhan penyimpanan karbon domestik maupun regional.

Berdasarkan estimasi awal, Asri Basin memiliki kapasitas penyimpanan hingga 2,9 gigaton CO₂ dengan potensi pengembangan mencapai 30 juta ton CO₂ per tahun.

Angka tersebut menjadikan proyek ini sebagai salah satu peluang penyimpanan karbon bawah tanah terbesar di kawasan Asia Pasifik.

Corporate Secretary PHE, Hermansyah Y. Nasroen, mengatakan penguatan kerja sama dengan ExxonMobil menjadi langkah penting dalam membangun fondasi industri CCS nasional yang kompetitif.

“Pengembangan CCS Hub Asri Basin merupakan bagian dari strategi jangka panjang PHE untuk mendukung transisi energi nasional melalui solusi rendah karbon. Bersama ExxonMobil, kami ingin membangun fondasi yang kuat bagi komersialisasi CCS di Indonesia,” ujar Hermansyah.

Ia menambahkan, proyek tersebut juga membuka peluang bagi Indonesia untuk menjadi pusat layanan penyimpanan karbon regional di Asia Pasifik.

Secara geografis, Asri Basin dinilai memiliki karakteristik ideal untuk pengembangan CCS karena didukung formasi saline aquifer dengan reservoir tebal dan berpori serta lapisan penutup (caprock) yang andal untuk penyimpanan karbon jangka panjang.

Wilayah tersebut berada sekitar 180 kilometer dari Jakarta dengan luas area mencapai 848 kilometer persegi dan kedalaman perairan sekitar 30-35 meter.

Selain faktor geologi, proyek ini juga didukung akses infrastruktur logistik dan pelabuhan milik Pertamina Group yang dinilai dapat mempercepat pengembangan proyek secara komersial.

Potensi sinergi pembiayaan melalui project financing dan joint venture bersama mitra internasional juga menjadi faktor penting dalam memperkuat daya tarik investasi proyek CCS tersebut.

Melalui kolaborasi ini, PHE menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan inovasi bisnis rendah karbon yang tidak hanya mendukung agenda dekarbonisasi nasional, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi baru melalui pengembangan industri CCS berkelanjutan di Indonesia. (rmn)

Tags: carbon capture and storageExxonMobilIPA ConvexPHE

Berita Terkait.

Limbah-Serbuk
Ekonomi

PLN EPI Beri Kepastian Pasar Biomassa, Dorong Investasi dan Lapangan Kerja Hijau

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:05
Daging
Ekonomi

Harga Daging Sapi Sedikit di Atas HAP, Bapanas Siapkan Langkah Stabilisasi

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:42
mendag
Ekonomi

Mendag: Kolaborasi Jadi Kunci Masa Depan Industri Kakao Indonesia

Kamis, 23 Juli 2026 - 23:23
didi
Ekonomi

Bukan Offshore atau Onshore, Keekonomian Jadi Penentu Daya Tarik Investasi Migas

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:58
Mobil
Ekonomi

Hilirisasi Sawit Dinilai Kunci Tingkatkan Nilai Tambah dan Daya Saing Indonesia

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:28
Razali-Bin-Jaafar
Ekonomi

Proteksi Kebakaran Tak Cukup APAR, Saffire Hadirkan Ekosistem Digital Keselamatan

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:46

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3195 shares
    Share 1278 Tweet 799
  • Spanyol vs Argentina: De la Fuente Tuntut Wasit Pimpin Final dengan Sangat Ketat

    1414 shares
    Share 566 Tweet 354
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1278 shares
    Share 511 Tweet 320
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2828 shares
    Share 1131 Tweet 707
  • Jelang Final Piala Dunia 2026, Scaloni Keluhkan Singkatnya Waktu Pemulihan Argentina

    823 shares
    Share 329 Tweet 206
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.