• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

PLN EPI Beri Kepastian Pasar Biomassa, Dorong Investasi dan Lapangan Kerja Hijau

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Jumat, 24 Juli 2026 - 13:05
in Ekonomi
Limbah-Serbuk

Limbah Serbuk Aren Dusun Sarayuda, Desa Kertaharja, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat, untuk Cofiring Biomassa Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Indramayu. Foto: Dokumen PLN EPI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) mengambil langkah strategis untuk mempercepat pengembangan bioenergi nasional dengan memberikan kepastian pasar bagi pemasok biomassa. Melalui skema kontrak pembelian hingga lima tahun, perusahaan ingin menciptakan iklim investasi yang lebih menarik sekaligus memastikan pasokan biomassa bagi pembangkit listrik tetap terjaga.

Komitmen tersebut disampaikan Direktur Biomassa PLN EPI Hokkop Situngkir dalam forum AgriWaste to Value di Jakarta, Rabu (22/7/2026). Forum tersebut mempertemukan pelaku industri bioenergi, sektor perkebunan, pemerintah, investor, hingga penyedia teknologi guna membahas pemanfaatan limbah pertanian menjadi berbagai produk energi ramah lingkungan, mulai dari biofuel, biomethane, biomethanol, Sustainable Aviation Fuel (SAF), hingga biochar.

BacaJuga:

Industri Sawit Makin Inklusif, BPDP Dukung Pedoman Pengarusutamaan Gender Nasional

Menteri Investasi dan Hilirisasi Apresiasi Pelayanan Bea Cukai Morowali untuk Industri Pengolahan Nikel

Harga Daging Sapi Sedikit di Atas HAP, Bapanas Siapkan Langkah Stabilisasi

Menurut Hokkop, kepastian kontrak menjadi fondasi utama dalam membangun rantai pasok biomassa yang berkelanjutan. Dengan adanya jaminan pembelian dalam jangka panjang, pelaku usaha memiliki ruang lebih besar untuk meningkatkan kapasitas produksi dan menjaga kualitas bahan baku.

“Apabila kualitas biomassa dapat dijaga, baik dari sisi nilai kalor maupun kontinuitas pasokan, PLN EPI dapat memberikan kontrak pembelian hingga lima tahun. Dengan demikian, pelaku usaha memiliki kepastian untuk berinvestasi dan meningkatkan kapasitas produksinya,” ujar Hokkop.

PLN EPI juga menerapkan sistem pengadaan yang mengedepankan kualitas. Biomassa dengan nilai kalor lebih tinggi dan pasokan yang konsisten akan memperoleh skema harga yang lebih kompetitif. Pendekatan ini diharapkan mampu mendorong pemasok terus meningkatkan standar produksinya.

Tak hanya memberikan manfaat bagi pelaku usaha, kepastian pasar dinilai menjadi penggerak tumbuhnya ekosistem bioenergi nasional yang melibatkan petani, koperasi, BUMDes, hingga industri pengolahan biomassa sebagai bagian dari rantai pasok energi primer Indonesia.

“Kami ingin membangun industri biomassa yang sehat. Ekspor tetap menjadi peluang, tetapi pada saat yang sama kebutuhan domestik juga harus terjamin agar transisi energi nasional dapat berjalan secara berkelanjutan,” tambahnya.

Hingga Juni 2026, PLN EPI telah memanfaatkan biomassa di 52 PLTU dengan realisasi penggunaan mencapai 932.906 ton. Kualitas biomassa yang digunakan pun terus meningkat, ditandai dengan rata-rata nilai kalor mencapai 3.263 kkal per kilogram yang berasal dari 16 jenis biomassa berbasis limbah pertanian dan kehutanan.

Ke depan, PLN EPI menargetkan penggunaan biomassa mencapai 3,7 juta ton pada 2026 dan meningkat menjadi 10 juta ton pada 2030. Target tersebut diproyeksikan menghasilkan nilai ekonomi sekitar Rp5,1 triliun, mengurangi emisi hingga 12 juta ton COâ‚‚ ekuivalen per tahun, memanfaatkan sekitar 20 juta ton limbah biomassa setiap tahun, serta membuka sekitar 150 ribu lapangan kerja hijau.

Untuk mewujudkan sasaran tersebut, PLN EPI terus memperluas jaringan hub dan main hub biomassa, membangun fasilitas produksi, memperkuat digitalisasi rantai pasok, serta memperluas kemitraan dengan koperasi, kelompok tani, BUMDes, dan pelaku usaha di berbagai daerah. Melalui langkah ini, PLN EPI berharap mampu membangun rantai pasok bioenergi yang tangguh sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional, mendukung ekonomi sirkular, dan mempercepat pencapaian target Net Zero Emissions (NZE) 2060.(her)

Tags: biomassainvestasiLapangan Kerja Hijaupln epi

Berita Terkait.

Penyerahan
Ekonomi

Industri Sawit Makin Inklusif, BPDP Dukung Pedoman Pengarusutamaan Gender Nasional

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:36
Apresiasi
Ekonomi

Menteri Investasi dan Hilirisasi Apresiasi Pelayanan Bea Cukai Morowali untuk Industri Pengolahan Nikel

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:45
Daging
Ekonomi

Harga Daging Sapi Sedikit di Atas HAP, Bapanas Siapkan Langkah Stabilisasi

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:42
mendag
Ekonomi

Mendag: Kolaborasi Jadi Kunci Masa Depan Industri Kakao Indonesia

Kamis, 23 Juli 2026 - 23:23
didi
Ekonomi

Bukan Offshore atau Onshore, Keekonomian Jadi Penentu Daya Tarik Investasi Migas

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:58
Mobil
Ekonomi

Hilirisasi Sawit Dinilai Kunci Tingkatkan Nilai Tambah dan Daya Saing Indonesia

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:28

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3196 shares
    Share 1278 Tweet 799
  • Spanyol vs Argentina: De la Fuente Tuntut Wasit Pimpin Final dengan Sangat Ketat

    1414 shares
    Share 566 Tweet 354
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1291 shares
    Share 516 Tweet 323
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2829 shares
    Share 1132 Tweet 707
  • Jelang Final Piala Dunia 2026, Scaloni Keluhkan Singkatnya Waktu Pemulihan Argentina

    823 shares
    Share 329 Tweet 206
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.