• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Tingkatkan Keselamatan di Perlintasan Kereta Api, BRIN Dorong Inovasi Pelat Karet dan Sistem Berbasis AI

Nasuha Editor Nasuha
Jumat, 15 Mei 2026 - 01:15
in Nasional
Kereta-Api

Ilustrasi kereta api. Foto: Dokumen KAI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menghadirkan dua terobosan utama guna meningkatkan keselamatan di perlintasan kereta api sebidang. Yakni inovasi material pelat karet canggih dan pengembangan sistem persinyalan berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

Inovasi ini diambil untuk meminimalkan risiko kecelakaan di perlintasan kereta api dan memperbaiki kualitas infrastruktur transportasi nasional. Kepala Pusat Riset Teknologi Kelistrikan BRIN, Eka Rakhman Priandana, menjelaskan bahwa aspek kelistrikan memegang peran vital dalam menjaga keandalan sistem keselamatan.

BacaJuga:

Tuai Perdebatan, Putusan MK Nomor 135 tentang Pemilu Nasional dan Lokal Harus Dikaji Ulang

Yusril Soroti Judul Film ‘Pesta Babi’, Nilai Potensial Munculkan Aneka Tafsir

Jelang Puncak Ibadah Haji, Kemenhaj Imbau Jemaah Hemat Energi dan Jaga Stamina

“Salah satu kuncinya adalah memastikan pasokan listrik tetap stabil dan tidak terputus melalui penerapan perangkat Uninterruptible Power Supply (UPS). Sehingga sistem persinyalan, palang pintu perlintasan kereta api, hingga sirine peringatan tetap berfungsi meski terjadi gangguan aliran listrik,” ungkap Eka dalam keterangan, Kamis (14/5/2026).

Dalam operasional Kereta Rel Listrik (KRL), Eka menambahkan, pemeriksaan ketat terhadap ketinggian dan ketegangan kabel aliran atas sangat diperlukan. Selain itu, nilai hambatan atau resistansi pembumian rel harus dijaga di bawah 1 Ohm, agar emisi medan listrik dan magnet yang dihasilkan tetap berada dalam batas aman bagi lingkungan sekitar.

Menurut Eka, modernisasi dan otomatisasi penuh sistem pengamanan adalah keharusan untuk menekan angka insiden. BRIN pun mendorong pengembangan sistem persinyalan berbasis AI yang mampu bekerja secara mandiri, diperkuat dengan penambahan sensor canggih seperti axle counter (LIDAR).

Langkah lain, masih ujar dia, yang disarankan adalah penutupan akses perlintasan yang tidak memiliki pengamanan memadai serta penyediaan jalur alternatif yang lebih aman bagi masyarakat. “Ke depan, inovasi teknologi kelistrikan yang paling dibutuhkan adalah sistem persinyalan dan pengamanan perlintasan berbasis AI yang mampu bekerja otomatis,” tegas Eka.

Terkait kekhawatiran publik bahwa kendaraan bisa mogok akibat paparan gelombang elektromagnetik dari kereta, Eka menegaskan hasil riset membuktikan hal tersebut tidak perlu dikhawatirkan. Berdasarkan pengukuran, medan magnet di sekitar rel rata-rata 47,73 µT, setara dengan medan magnet bumi yang kita alami sehari-hari.

“Gangguan baru akan terjadi jika paparan mencapai di atas 2.000 µT, nilai yang jauh melampaui kondisi nyata di lapangan, dan kendaraan modern yang lolos uji standar internasional dipastikan aman dari gangguan tersebut,” katanya.

Sementara itu, Perekayasa Ahli Madya Pusat Riset Komposit dan Biomaterial BRIN, Ade Sholeh Hidayat, memperkenalkan inovasi bernama Rubber Crossing Plate (RCP), yaitu pelat perlintasan berbahan dasar karet alam yang dikembangkan untuk menggantikan material konvensional seperti beton atau aspal.

Ade menjelaskan, banyak kecelakaan terjadi bukan hanya karena faktor manusia, tapi juga kondisi fisik perlintasan yang kurang baik, seperti permukaan tidak rata, licin saat hujan, atau getaran berlebih yang membuat kendaraan tersangkut.

“RCP hadir untuk menjawab masalah tersebut dengan karakteristik yang lebih elastis, mampu meredam getaran, serta tahan terhadap beban berat dan cuaca ekstrem,” katanya.

Dibuat dari campuran karet alam, aditif khusus, dan pengisi mineral, dikatakan dia, RCP memiliki permukaan presisi dan anti-slip. Hal ini membuat permukaan lintasan menjadi rata dan stabil, sehingga risiko kendaraan tergelincir atau tersangkut berkurang drastis. Selain lebih aman, material ini juga efektif meredam kebisingan di lingkungan sekitar.

“Pengembangan RCP ini juga bernilai strategis karena mendorong hilirisasi produk karet dalam negeri dan mengurangi ketergantungan impor. Penggunaan limbah mineral sebagai bahan campuran juga mendukung prinsip ekonomi sirkular dan target pengurangan emisi karbon,” ujar Ade.(nas)

Tags: AIBRINkereta apiKRLPerlintasanRCP

Berita Terkait.

Pemilu
Nasional

Tuai Perdebatan, Putusan MK Nomor 135 tentang Pemilu Nasional dan Lokal Harus Dikaji Ulang

Jumat, 15 Mei 2026 - 02:06
Yusril
Nasional

Yusril Soroti Judul Film ‘Pesta Babi’, Nilai Potensial Munculkan Aneka Tafsir

Kamis, 14 Mei 2026 - 21:21
Ibadah-Haji
Nasional

Jelang Puncak Ibadah Haji, Kemenhaj Imbau Jemaah Hemat Energi dan Jaga Stamina

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:40
Film
Nasional

Yusril: Pemerintah Ambil Pelajaran dari Film Dokumenter ‘Pesta Babi’

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:29
sturman
Nasional

Baleg DPR Kebut RUU Satu Data Indonesia, Fokuskan Interoperabilitas Data

Kamis, 14 Mei 2026 - 17:07
kkp
Nasional

Indonesia Perkenalkan Pendekatan Kolaboratif Konservasi Hiu dan Pari di Forum Dunia

Kamis, 14 Mei 2026 - 14:04

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    1260 shares
    Share 504 Tweet 315
  • Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1091 shares
    Share 436 Tweet 273
  • Bhayangkara FC vs Madura United: The Guardian Cari Titik Balik, Laskar Sape Kerrab Waspada

    980 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Bali United vs Borneo FC: Serdadu Tridatu Usung Bangkit, Pesut Etam Kejar Tahta

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • PSIM vs Malut United: Laskar Kie Raha Enggan Terkecoh Tren Buruk Tuan Rumah

    722 shares
    Share 289 Tweet 181
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.