INDOPOSCO.ID – SMAN 1 Pontianak menyatakan tidak akan ikut berpartisipasi dalam babak final ulangan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Langkah itu merupakan bentuk respons atas kegaduhan penilaian juri yang sebelumnya menjadi sorotan di media sosial.
“SMAN 1 Pontianak menyatakan tidak akan terlibat dalam pelaksanaan lomba LCC yang diulang, sebagaimana informasi yang disampaikan oleh MPR RI,” kata Kepala Sekolah SMAN 1 Pontianak Indang Maryati melalui pertanyaan sikapnya dalam akun Instagram @smansaptk.informasi, Jumat (15/5/2026).
Pihaknya menegaskan, bahwa langkah yang diambil merupakan bagian dari ikhtiar untuk memperoleh konfirmasi dan klarifikasi, demi terwujudnya pelaksanaan dan mekanisme lomba yang transparan, objektif, dan akuntabel.
“SMAN 1 Pontianak menegaskan bahwa langkah yang dilakukan bukan merupakan upaya untuk menyerang ataupun menjatuhkan kredibilitas lembaga, penyelenggara lomba, maupun individu tertentu,” ujarnya.
Sejak awal, pihaknya tidak memiliki maksud untuk menganulir hasil lomba, melainkan semata-mata untuk memperoleh kejelasan melalui klarifikasi terhadap poin-poin yang dipersoalkan.
SMAN 1 Pontianak menghormati hasil lomba yang telah ditetapkan, serta menyampaikan dukungan penuh kepada SMAN 1 Sambas sebagai perwakilan Kalimantan Barat pada ajang LCC 4 Pilar tingkat nasional.
“SMAN 1 Pontianak menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian, dukungan, serta kepedulian berbagai pihak dalam menyikapi kondisi ini,” imbuhnya.
MPR memutuskan untuk mengulang babak Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Keputusan itu diambil menyusul kelalaian penilaian juri yang memicu sorotan publik.
“Lomba Cerdas Cermat di tingkat Kalimantan Barat yang final akan kita lakukan ulang pada waktu yang akan segera diputuskan secepatnya,” jelas Ketua MPR Ahmad Muzani terpisah di Jakarta, Rabu (13/5/2026).
Ia menegaskan, tim penilaian dalam acara tersebut akan mencari dari luar kesekretariatan jenderal MPR. “Juri yang akan menjuri dalam Lomba Cerdas Cermat tersebut adalah juri independen,” tegas Muzani.
Ada dua juri dalam final LCC Empat Pilar MPR yang digelar pada 9 Mei dan menjadi perbincangan hangat. Mereka adalah Dyastasita Widya Budi dan Indri Wahyuni.
Dyastasita Widya Budi menjabat sebagai Kepala Biro Pengkajian Setjen MPR. Dia dicemooh karena memberikan nilai -5 kepada regu SMAN 1 Pontianak meskipun jawaban mereka benar, namun kemudian memberikan nilai +10 kepada regu SMAN 1 Sambas yang memberikan jawaban serupa.
Sementara Indri Wahyuni menjabat sebagai Kepala Bagian Sekretariat Badan Sosialisasi MPR RI. Dia menuai cibiran setelah memyinggung artikulasi sebagai pembenaran atas perbedaan nilai tersebut, yang dianggap netizen sebagai sikap tidak objektif.(dan)











