INDOPOSCO.ID – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mencatat jumlah jemaah haji asal Indonesia yang meninggal dunia di Tanah Suci bertambah menjadi 24 orang. Data tersebut dihimpun hingga Minggu (10/5/2026).
Satu jemaah tambahan yang dilaporkan wafat adalah Kasiani Sigito Tarmidi, anggota kelompok terbang (kloter) KNO 08 asal Kota Medan, Sumatera Utara.
“Atas nama Kemenhaj, kami menyampaikan duka cita yang mendalam. Semoga almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” kata Juru Bicara Kemenhaj Maria Assegaff dalam keterangannya, Jakarta, Selasa (12/5/2026).
Di samping itu, ia mengapresiasi seluruh petugas haji Indonesia yang bekerja memberikan layanan terbaik kepada jemaah. Para jemaah diminta menjaga kesehatan, hemat tenaga, mematuhi ketentuan pergerakan, dan memperkuat kesiapan ibadah.
“Semoga Allah SWT memberikan kemudahan, perlindungan, dan kesehatan kepada seluruh jemaah haji Indonesia, serta menjadikan hajinya mabrur,” ujar Maria.
Sebanyak 23 jemaah haji asal Indonesia dilaporkan wafat saat menjalankan ibadah haji di Tanah Suci. Data terbaru dari Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj) menunjukkan adanya tiga tambahan kasus kematian pada Sabtu (9/5/2026).
Adapun tiga jemaah haji Indonesia yang meninggal pada Sabtu (9/5/2026) itu adalah Rodiyah Wayan, SOC 3 asal kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Kamariah Dul Tayib, SUB 8, asal kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Nursidah Sinrang Sijarra, UPG 5, asal kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah Ichsan Marsha menyampaikan duka cita atas wafatnya sejumlah jemaah haji Indonesia. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.
“Kami mendoakan seluruh jemaah yang wafat mendapatkan husnul khatimah dan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberi kekuatan dan ketabahan,” tutur Ichsan Marsha terpisah dalam keterangannya, Jakarta, Senin (11/5/2026).(dan)











