• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Hantavirus Jadi Perbincangan, BRIN: Belum Ada Kasus Andes Virus di Indonesia

Nasuha Editor Nasuha
Senin, 11 Mei 2026 - 20:40
in Nasional
Ilustrasi hewan pengerat tikus. Foto: Dokumen Universitas Airlangga

Ilustrasi hewan pengerat tikus. Foto: Dokumen Universitas Airlangga

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Informasi mengenai hantavirus kembali ramai dibahas di dunia maya, membuat banyak masyarakat bertanya-tanya soal risiko dan bahayanya. Menanggapi hal itu, peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengingatkan agar publik memahami fakta yang tepat.

Hingga saat ini belum ada laporan kasus Andes virus jenis yang berisiko tinggi di Indonesia. Namun kewaspadaan tetap diperlukan karena potensi ancamannya ada, sekaligus meluruskan kesalahpahaman soal cara penularannya. “Hantavirus adalah kelompok virus yang ditularkan hewan ke manusia,” ujar Peneliti Pusat Riset Kesehatan Masyarakat dan Gizi BRIN, Ristiyanto dalam keterangan , Senin (11/5/2026).

BacaJuga:

Ratusan Ribu Guru PPPK Jadi Pegawai Pusat, DPR RI: Ringankan Beban Pemda

Genjot Pembangunan Desa, Kemendes Gandeng PLN EPI dan Educare Smart Serbaindo

PPPK Daerah Jadi Pegawai Pemerintah Pusat, DPD RI: Kebijakan Penuhi Prinsip Pemerataan dan Berkeadilan

Ia menyebut, hantavirus ditularkan hewan ke manusia, dengan pembawa utamanya adalah hewan pengerat seperti tikus rumah, tikus got, tikus ladang, dan mencit liar yang hidup di sekitar pemukiman, lahan pertanian, maupun kawasan hutan.

Menurutnya, salah satu jenis yang paling sering dibahas belakangan ini adalah Andes virus. Diketahui menjadi penyebab Sindrom Paru Hantavirus atau HPS, penyakit infeksi paru berat yang bisa menyebabkan gagal napas akut dengan tingkat kematian mencapai 20–35 persen.

Dikatakan dia, virus ini awalnya ditemukan pada spesies tikus liar di kawasan Patagonia, Argentina, dan Chili. “Penularan utama terjadi bukan lewat gigitan, melainkan saat manusia menghirup partikel halus dari urin, kotoran, atau air liur tikus yang terinfeksi,” jelas Ristiyanto.

Di Indonesia, masih ujar dia, penelitian terkait virus ini sebenarnya sudah berjalan sejak 1991, dimulai oleh Badan Litbangkes Kementerian Kesehatan, terutama di Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur.

Berdasarkan hasil pemantauan yang dilakukan pada periode 2015–2018, Andes virus tidak ditemukan pada jenis tikus yang hidup di lingkungan masyarakat maupun di alam liar di Indonesia.

Meski demikian, risiko tetap ada karena Indonesia memiliki keanekaragaman jenis tikus yang tinggi, jumlah penduduk padat, serta kondisi lingkungan yang mendukung perkembangbiakan hewan pengerat. (nas)

Tags: Andes VirusBRINHantavirusHewan PengeratkasusPembawa Utamatikus

Berita Terkait.

fikri
Nasional

Ratusan Ribu Guru PPPK Jadi Pegawai Pusat, DPR RI: Ringankan Beban Pemda

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:08
kemendes
Nasional

Genjot Pembangunan Desa, Kemendes Gandeng PLN EPI dan Educare Smart Serbaindo

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:23
sultan
Nasional

PPPK Daerah Jadi Pegawai Pemerintah Pusat, DPD RI: Kebijakan Penuhi Prinsip Pemerataan dan Berkeadilan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:11
Yohanes-Tola
Nasional

Pimpin PMKRI 2026-2028, Yohanes Tola Serukan Rekonsiliasi dan Solidaritas untuk Flores

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:06
Pengurus-AMKI
Nasional

Dadang Rachmat Gantikan Tundra Meliala sebagai Ketua Umum AMKI Pusat

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:45
UNTAR
Nasional

PKKMB Untar 2026, Membuka Langkah Mahasiswa Baru Menjelajahi Peluang Tanpa Batas

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:05

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.