• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Harus Tepat Sasaran, Kemenag: Kami Targetkan 2,6 Juta Siswa Pendidikan Keagamaan Terima PIP 2026

Nasuha Editor Nasuha
Senin, 11 Mei 2026 - 21:31
in Nasional
Menteri Agama Nasaruddin Umar. Foto: Nasuha/ INDOPOSCO

Menteri Agama Nasaruddin Umar. Foto: Nasuha/ INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Agama (Kemenag) menargetkan perluasan perlindungan sosial nasional Program Indonesia Pintar (PIP) 2026 sebanyak 2.607.195 siswa madrasah, santri pondok pesantren, dan peserta didik sekolah keagamaan lintas agama.

Pernyataan tersebut diungkapkan Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar dalam keterangan, Senin (11/5/2026). Ia menjelaskan, langkah ini menjadi bagian dari percepatan digitalisasi bantuan sosial (Bansos) dan integrasi data antarkementerian untuk memastikan penyaluran bantuan PIP lebih tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.

BacaJuga:

Kemendikdasmen: TPG Perkuat Kesejahteraan dan Profesionalisme Guru

Program MBG Dipercepat di Pesantren, Kemenag Siapkan Skema Mandiri

Prabowo Kunjungi Pulau Miangas, Ketua DPD RI: Masyarakat di Daerah 3T Adalah Wajah Indonesia

Ia menegaskan pendidikan keagamaan menjadi prioritas utama dalam perluasan akses perlindungan sosial. “Bagi kami perluasan uji coba digitalisasi bansos ini (PIP,red) memiliki urgensi khusus. Sasarannya adalah siswa madrasah, santri, serta siswa sekolah keagamaan Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha. Ini bagian dari upaya memastikan pembangunan sumber daya manusia merata di seluruh lapisan pendidikan,” ujar Nasaruddin.

Untuk mendukung target tersebut, menurutnya, alokasi anggaran yang disiapkan mencapai Rp2,08 triliun. Pengelolaan data dan penyaluran bantuan pun sudah sepenuhnya berbasis digital melalui Sistem Informasi PIP Madrasah (SIPMA) dan Education Management Information System (EMIS), yang terhubung langsung dengan Pusat Data dan Informasi Kemenag.

“Kami juga telah menyatakan kesiapan penuh untuk mengintegrasikan seluruh data penerima bantuan ke dalam Portal Perlindungan Sosial (Perlinsos) nasional,” katanya.

“Sistem ini dilengkapi fitur pendaftaran mandiri berbasis data biometrik. Sehingga memudahkan wali murid maupun santri memperbarui data kondisi sosial ekonomi secara langsung dan mandiri tanpa prosedur berbelit,” imbuhnya.

Selain bantuan pendidikan, masih ujar Nasaruddin, Kemenag juga mendorong transformasi bansos agar tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi berdaya guna untuk kemandirian ekonomi. Hal ini dilakukan lewat penguatan program Kartu Usaha Afirmatif (KUA) dan Kartu Usaha Produktif sesuai amanat RPJMN 2025–2029.

Ia menyebut, Kemenag memiliki jaringan luas hingga ke akar rumput, melibatkan sekitar 50 ribu penyuluh agama dan pengelola lembaga keagamaan untuk mendampingi masyarakat dalam program pemberdayaan ini.

“Kami mendukung keterhubungan sistem data antara SIKS-NG milik Kemensos dan SAPA UMKM. Harapannya, para santri dan pemuda di lingkungan keagamaan bisa mendapatkan akses pelatihan kerja serta modul pengembangan usaha yang standar dan terukur,” ujarnya. (nas)

Tags: kemenagmadrasahpeserta didikPIPpondok pesantrenProgram BansosSiswa Madrasah

Berita Terkait.

Kemendikdasmen: TPG Perkuat Kesejahteraan dan Profesionalisme Guru
Nasional

Kemendikdasmen: TPG Perkuat Kesejahteraan dan Profesionalisme Guru

Senin, 11 Mei 2026 - 22:41
Program MBG Dipercepat di Pesantren, Kemenag Siapkan Skema Mandiri
Nasional

Program MBG Dipercepat di Pesantren, Kemenag Siapkan Skema Mandiri

Senin, 11 Mei 2026 - 22:31
Prabowo Kunjungi Pulau Miangas, Ketua DPD RI: Masyarakat di Daerah 3T Adalah Wajah Indonesia
Nasional

Prabowo Kunjungi Pulau Miangas, Ketua DPD RI: Masyarakat di Daerah 3T Adalah Wajah Indonesia

Senin, 11 Mei 2026 - 22:16
Ungkap Sindikat Penadah Motor Curian, Polisi: Di Jaksel Kirim 99 Ribu Unit Sejak 2022
Nasional

Ungkap Sindikat Penadah Motor Curian, Polisi: Di Jaksel Kirim 99 Ribu Unit Sejak 2022

Senin, 11 Mei 2026 - 21:15
PLN EPI Digitalisasi Rumah Bibit Biomassa untuk Dukung Cofiring PLTU dan Ekonomi Desa
Nasional

Hantavirus Jadi Perbincangan, BRIN: Belum Ada Kasus Andes Virus di Indonesia

Senin, 11 Mei 2026 - 20:40
Tak Pandang Para Lansia sebagai Beban Sosial, GKR Hemas: Penuhi Hak Mereka
Nasional

Tak Pandang Para Lansia sebagai Beban Sosial, GKR Hemas: Penuhi Hak Mereka

Senin, 11 Mei 2026 - 20:30

BERITA POPULER

  • madura

    Bhayangkara FC vs Madura United: The Guardian Cari Titik Balik, Laskar Sape Kerrab Waspada

    968 shares
    Share 387 Tweet 242
  • Bali United vs Borneo FC: Serdadu Tridatu Usung Bangkit, Pesut Etam Kejar Tahta

    783 shares
    Share 313 Tweet 196
  • PSIM vs Malut United: Laskar Kie Raha Enggan Terkecoh Tren Buruk Tuan Rumah

    709 shares
    Share 284 Tweet 177
  • Brigpol Arya Supena Tewas Ditembak Pelaku Curanmor, Ketua Komisi III: Polisi Teladan, Insya Alloh Syahid

    671 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Lisa Blackpink dan Ningning aespa Tuai Kontroversi, Seruan Boikot Menguat

    668 shares
    Share 267 Tweet 167
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.