• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Program MBG Dipercepat di Pesantren, Kemenag Siapkan Skema Mandiri

Nasuha Editor Nasuha
Senin, 11 Mei 2026 - 22:31
in Nasional
Wamenag Romo Muhammad Syafi’i (kanan) memberikan keterangan pers terkait program MBG di lingkungan ponpes dan satuan pendidikan keagamaan kepada awak media usai mengikuti rapat koordinasi bersama BGN dan KSP di Jakarta, Senin (11/5/2026). Foto: Herry Rosadi / INDOPOSCO

Wamenag Romo Muhammad Syafi’i (kanan) memberikan keterangan pers terkait program MBG di lingkungan ponpes dan satuan pendidikan keagamaan kepada awak media usai mengikuti rapat koordinasi bersama BGN dan KSP di Jakarta, Senin (11/5/2026). Foto: Herry Rosadi / INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah mempercepat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di lingkungan pondok pesantren (ponpes) dan satuan pendidikan keagamaan di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag). Langkah ini dinilai penting karena kebutuhan pemenuhan gizi santri dinilai sangat mendesak dan berdampak langsung terhadap kualitas pembelajaran.

Komitmen tersebut ditegaskan Wakil Menteri Agama (Wamenag), Romo Muhammad Syafi’i kepada awak media usai mengikuti rapat koordinasi bersama Badan Gizi Nasional (BGN) dan Kantor Staf Presiden (KSP) di Jakarta, Senin (11/5/2026). Menurut Romo, program MBG bukan sekadar bantuan makanan, tetapi bagian dari investasi pemerintah dalam membangun generasi sehat dan berkualitas di lingkungan pendidikan keagamaan.

BacaJuga:

Hantavirus Terdeteksi di Sejumlah Wilayah, Kemenkes: Belum Ada Kasus Tipe HPS

BRIN Bantah Penularan Hantavirus Antarmanusia, Begini Penjelasannya

Kemendikdasmen: TPG Perkuat Kesejahteraan dan Profesionalisme Guru

“Program ini (MBG, red) sangat dibutuhkan masyarakat dan manfaatnya nyata dirasakan di lapangan,” ujar Romo.

Ia mengatakan, Kemenag kini mendorong percepatan implementasi MBG agar seluruh peserta didik, termasuk santri di pesantren, bisa segera merasakan manfaat program tersebut secara lebih luas.

Dalam rapat koordinasi itu juga disepakati skema baru bagi pesantren atau lembaga pendidikan keagamaan dengan jumlah santri di atas 1.000 orang. Mereka nantinya diperbolehkan membangun dan mengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) secara mandiri di lingkungan masing-masing.

Romo menilai kebijakan tersebut menjadi peluang besar bagi pesantren untuk lebih mandiri dalam menyediakan layanan gizi bagi para santri.

“Ini langkah yang sangat baik karena pesantren dan satuan pendidikan keagamaan dapat lebih mandiri dalam pengelolaan layanan pemenuhan gizi bagi santri dan peserta didiknya,” katanya.

Ia menjelaskan, pengajuan pendirian SPPG nantinya dilakukan oleh yayasan atau lembaga yang menaungi pesantren maupun satuan pendidikan terkait. Dengan pola tersebut, manfaat ekonomi dan pengelolaan program diharapkan bisa langsung dirasakan oleh lingkungan pendidikan itu sendiri.

“Meski demikian, ketentuan teknis mengenai tata kelola dan mekanisme pelaksanaan SPPG masih menunggu petunjuk teknis resmi dari BGN,” jelas Romo.

Selain menyoroti percepatan program, Romo juga menekankan pentingnya konsep dapur MBG yang fleksibel dan menyesuaikan karakteristik masing-masing pesantren.

Menurutnya, setiap pesantren memiliki kondisi berbeda, baik dari sisi jumlah santri, pola kegiatan, hingga sistem pengelolaan internal. Karena itu, pendekatan pelaksanaan program harus adaptif agar berjalan efektif.

“Kolaborasi antara BGN dan Kementerian Agama menjadi penting untuk memastikan program MBG dapat berjalan efektif, tepat sasaran, serta mampu menjangkau lebih banyak pesantren dan santri di seluruh Indonesia,” tandasnya. (her)

Tags: BGNkemenagmbgPesantrenpondok pesantrenponpesSkema Mandiriwamenag

Berita Terkait.

Hantavirus Terdeteksi di Sejumlah Wilayah, Kemenkes: Belum Ada Kasus Tipe HPS
Nasional

Hantavirus Terdeteksi di Sejumlah Wilayah, Kemenkes: Belum Ada Kasus Tipe HPS

Senin, 11 Mei 2026 - 23:41
BRIN Bantah Penularan Hantavirus Antarmanusia, Begini Penjelasannya
Nasional

BRIN Bantah Penularan Hantavirus Antarmanusia, Begini Penjelasannya

Senin, 11 Mei 2026 - 23:21
Kemendikdasmen: TPG Perkuat Kesejahteraan dan Profesionalisme Guru
Nasional

Kemendikdasmen: TPG Perkuat Kesejahteraan dan Profesionalisme Guru

Senin, 11 Mei 2026 - 22:41
Prabowo Kunjungi Pulau Miangas, Ketua DPD RI: Masyarakat di Daerah 3T Adalah Wajah Indonesia
Nasional

Prabowo Kunjungi Pulau Miangas, Ketua DPD RI: Masyarakat di Daerah 3T Adalah Wajah Indonesia

Senin, 11 Mei 2026 - 22:16
Ungkap Sindikat Penadah Motor Curian, Polisi: Di Jaksel Kirim 99 Ribu Unit Sejak 2022
Nasional

Harus Tepat Sasaran, Kemenag: Kami Targetkan 2,6 Juta Siswa Pendidikan Keagamaan Terima PIP 2026

Senin, 11 Mei 2026 - 21:31
PLN EPI Digitalisasi Rumah Bibit Biomassa untuk Dukung Cofiring PLTU dan Ekonomi Desa
Nasional

Hantavirus Jadi Perbincangan, BRIN: Belum Ada Kasus Andes Virus di Indonesia

Senin, 11 Mei 2026 - 20:40

BERITA POPULER

  • madura

    Bhayangkara FC vs Madura United: The Guardian Cari Titik Balik, Laskar Sape Kerrab Waspada

    971 shares
    Share 388 Tweet 243
  • Bali United vs Borneo FC: Serdadu Tridatu Usung Bangkit, Pesut Etam Kejar Tahta

    786 shares
    Share 314 Tweet 197
  • PSIM vs Malut United: Laskar Kie Raha Enggan Terkecoh Tren Buruk Tuan Rumah

    710 shares
    Share 284 Tweet 178
  • Brigpol Arya Supena Tewas Ditembak Pelaku Curanmor, Ketua Komisi III: Polisi Teladan, Insya Alloh Syahid

    671 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Lisa Blackpink dan Ningning aespa Tuai Kontroversi, Seruan Boikot Menguat

    669 shares
    Share 268 Tweet 167
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.