• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kasus Ponpes Pati Jadi Momentum Evaluasi, MUI Dorong Kanal Pengaduan Aman bagi Santri

Dilianto Editor Dilianto
Senin, 11 Mei 2026 - 18:48
in Nasional
Santri

Ilustrasi - Santriwati belajar dalam lingkungan pesantren yang aman, nyaman, dan penuh perlindungan menjadi harapan bersama. Foto: Dokumen Pondok Modern Darussalam Gontor

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kasus dugaan kekerasan seksual yang menyeret oknum pendiri pondok pesantren di Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, dinilai harus menjadi momentum evaluasi besar bagi sistem pengawasan di lingkungan pesantren dan lembaga pendidikan Islam.

Sekretaris Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Zainut Tauhid Sa’adi, menyerukan perlunya reformasi pengawasan internal secara menyeluruh guna mencegah terulangnya kasus serupa di masa mendatang.

BacaJuga:

Soroti Polemik Guru Honorer Terancam Tak Bisa Mengajar, DPR Usul Solusi Skema PPPK dan Dukungan Pusat

MUI Soroti Pentingnya Menjaga Kesucian Pesantren di Tengah Kasus Ponpes Pati

Soroti Lomba Konten Rasis, Komisi III: Tidak Ada yang Kebal Hukum

Salah satu langkah yang didorong MUI adalah pembentukan kanal pengaduan yang aman, independen, dan responsif bagi para santri agar korban memiliki ruang yang terlindungi untuk melapor.

“Kami menyerukan kepada seluruh pengelola lembaga pendidikan Islam untuk melakukan transformasi sistem pengawasan internal secara menyeluruh melalui pembentukan kanal pengaduan yang aman, independen, dan responsif bagi santri,” kata Zainut dalam keterangannya, Senin (11/5/2026).

Menurutnya, pesantren tidak boleh menjadi ruang tertutup yang kebal terhadap pengawasan publik maupun hukum. Transparansi dan keterbukaan dinilai menjadi kunci penting untuk memutus rantai kekerasan seksual di lingkungan pendidikan.

“MUI juga menekankan pentingnya keterlibatan wali santri, lembaga perlindungan anak, dan instansi terkait dalam sistem pengawasan pendidikan keagamaan sebagai bentuk akuntabilitas public,” tegasnya.

Selain mendukung langkah aparat penegak hukum, MUI turut mengapresiasi respons cepat pemerintah dan instansi terkait dalam memberikan perlindungan kepada para santri serta melakukan penanganan administratif terhadap lembaga yang terseret kasus tersebut.

Zainut berharap kasus ini menjadi titik balik untuk memperkuat sistem perlindungan santri di seluruh Indonesia agar pesantren tetap menjadi tempat pendidikan yang aman, bersih, dan berintegritas.

“Transparansi adalah kunci utama untuk memutus rantai kekerasan seksual. Institusi pendidikan tidak boleh menjadi zona eksklusif yang tertutup dari jangkauan hukum dan pengawasan masyarakat,” tutupnya.(her)

Tags: Jawa TengahKabupaten PatiMUIPelecehan seksual di Ponpes

Berita Terkait.

Muhammad-Khozin
Nasional

Soroti Polemik Guru Honorer Terancam Tak Bisa Mengajar, DPR Usul Solusi Skema PPPK dan Dukungan Pusat

Senin, 11 Mei 2026 - 18:28
Zainut-Tauhid-Sa’adi
Nasional

MUI Soroti Pentingnya Menjaga Kesucian Pesantren di Tengah Kasus Ponpes Pati

Senin, 11 Mei 2026 - 18:18
Abdullah
Nasional

Soroti Lomba Konten Rasis, Komisi III: Tidak Ada yang Kebal Hukum

Senin, 11 Mei 2026 - 17:37
Antivirus
Nasional

DPR Ingatkan Ancaman Hantavirus Nyata, Desak Pemerintah Terapkan One Health System

Senin, 11 Mei 2026 - 17:07
BC-Soetta
Nasional

Bea Cukai Soetta Bongkar Modus Unik Penyelundupan Emas Rp700 Juta, Disembunyikan di Celana Dalam

Senin, 11 Mei 2026 - 16:16
wamen
Nasional

Wamen Ekraf Dukung Upcycled Fashion Masuk Kancah Internasional

Senin, 11 Mei 2026 - 14:04

BERITA POPULER

  • madura

    Bhayangkara FC vs Madura United: The Guardian Cari Titik Balik, Laskar Sape Kerrab Waspada

    948 shares
    Share 379 Tweet 237
  • Bali United vs Borneo FC: Serdadu Tridatu Usung Bangkit, Pesut Etam Kejar Tahta

    768 shares
    Share 307 Tweet 192
  • PSIM vs Malut United: Laskar Kie Raha Enggan Terkecoh Tren Buruk Tuan Rumah

    705 shares
    Share 282 Tweet 176
  • Brigpol Arya Supena Tewas Ditembak Pelaku Curanmor, Ketua Komisi III: Polisi Teladan, Insya Alloh Syahid

    670 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Lisa Blackpink dan Ningning aespa Tuai Kontroversi, Seruan Boikot Menguat

    668 shares
    Share 267 Tweet 167
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.