• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Buntut Terkuatnya Markas Judol di Jakbar, Pakar Minta Pemerintah Perkuat Forensik Digital

Dilianto Editor Dilianto
Senin, 11 Mei 2026 - 19:19
in Megapolitan
Markas-Judol

Personel Brimob dikerahkan untuk mengamankan penggerebekan markas judi online di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Pusat, Sabtu (9/5/2026). Foto: Dok Polda Metro Jaya

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pengamat siber Pratama Persadha menilai penggerebekan markas judi online di Hayam Wuruk, Jakarta Barat, menjadi bukti nyata bahwa sindikat perjudian kini telah bertransformasi menjadi kejahatan siber terorganisir atau organized cybercrime). Penggunaan teknologi canggih dalam kasus itu telah menyamai standar operasional perusahaan digital yang terampil.

“Kasus Hayam Wuruk menunjukkan bahwa ancaman judi daring modern telah berkembang menjadi organized cybercrime yang memanfaatkan teknologi setara perusahaan digital profesional,” kata Pratama kepada INDOPOSCO melalui gawai, Jakarta, Senin (11/5/2026).

BacaJuga:

Polisi Bongkar Gudang Penadah di Jaksel, 1.494 Motor Disita

Teknologi Hidrotermal FBR Dinilai Mampu Ubah Wajah Pengelolaan Sampah Jakarta

Pramono Kaji Ulang Jadwal CFD Jakarta demi Kenyamanan Ibadah Warga

Ia menekankan bahwa penanganan kasus judi online di Hayam Wuruk membuktikan perlunya integrasi intelijen siber nasional dan penguatan kapabilitas forensik digital. Menurutnya, otoritas terkait harus mampu memetakan jaringan finansial secara real-time serta melakukan perburuan ancaman.

“Pendekatan penanganannya tidak cukup hanya berupa pemblokiran situs atau razia fisik. Yang diperlukan adalah integrasi cyber intelligence nasional, penguatan digital forensic capability, pemetaan financial network secara real time, serta kemampuan threat hunting yang proaktif,” ujar Pratama.

Apabila pihak kepolisian hanya fokus pada pemutusan domain dan penangkapan operator lapangan, maka jaringan akan terus bermigrasi dan beregenerasi. Untuk menyentuh otak di balik penggerebekan itu, aparat tidak boleh hanya bekerja di permukaan.

Maka diperlukan langkah agresif dalam mengintegrasikan data antarlembaga serta kemampuan untuk melumpuhkan infrastruktur digital dan aliran dana para pelaku secara sekaligus.

“Apabila aparat mampu mengidentifikasi infrastruktur digital inti, memutus jalur finansial, serta membangun integrasi data lintas lembaga secara agresif, maka peluang untuk membongkar pusat kendali utama dan invisible hand di balik operasi semacam ini akan jauh lebih besar,” imbuh Pratama.

Bareskrim Polri membongkar jaringan judi online (judol) internasional di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Pusat, Sabtu (9/5/2026). Dalam operasi tersebut, sebanyak 321 warga negara asing (WNA) berhasil diamankan petugas saat sedang mengoperasikan aktivitas perjudian.

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Pol Wira Satya Triputra menegaskan, bahwa modus operandi yang dijalankan oleh para pelaku murni merupakan praktik perjudian dan bukan merupakan skema penipuan atau scam.

“Untuk modus operandi yang dijalankan sama mereka, kami ulangi, bahwa ini bukan scam, ya. Ini adalah pure perjudian. Ada bagian customer service, ada yang bagian marketing,” beber Wira terpisah di Jakarta, Sabtu (9/5/2026).

“Ada yang bagian customer service, kemudian ada yang bagian accounting, keuangan ataupun accounting. Kemudian ada juga yang telemarketing. Mungkin akan kita kembangkan peran yang lain nantinya, masuk nanti ke tingkat atasnya,” tambahnya.(dan)

Tags: Hayam WurukJakbarMarkas JudolPolda Metro Jaya

Berita Terkait.

Bhudi
Megapolitan

Polisi Bongkar Gudang Penadah di Jaksel, 1.494 Motor Disita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:47
Pramono
Megapolitan

Teknologi Hidrotermal FBR Dinilai Mampu Ubah Wajah Pengelolaan Sampah Jakarta

Senin, 11 Mei 2026 - 16:46
CFD
Megapolitan

Pramono Kaji Ulang Jadwal CFD Jakarta demi Kenyamanan Ibadah Warga

Senin, 11 Mei 2026 - 16:06
sampah
Megapolitan

5 Ton Sampah Pasar Kramat Jati Kini Diolah Jadi Pupuk Organik

Senin, 11 Mei 2026 - 12:22
pram
Megapolitan

Pramono Irit Bicara Soal Keracunan MBG di Jakarta Timur

Senin, 11 Mei 2026 - 11:24
zulfikar
Megapolitan

Langkah Baru Jakarta Atasi Sampah Disebut Bisa Tekan Beban Kota Secara Signifikan

Senin, 11 Mei 2026 - 11:11

BERITA POPULER

  • madura

    Bhayangkara FC vs Madura United: The Guardian Cari Titik Balik, Laskar Sape Kerrab Waspada

    948 shares
    Share 379 Tweet 237
  • Bali United vs Borneo FC: Serdadu Tridatu Usung Bangkit, Pesut Etam Kejar Tahta

    769 shares
    Share 308 Tweet 192
  • PSIM vs Malut United: Laskar Kie Raha Enggan Terkecoh Tren Buruk Tuan Rumah

    705 shares
    Share 282 Tweet 176
  • Brigpol Arya Supena Tewas Ditembak Pelaku Curanmor, Ketua Komisi III: Polisi Teladan, Insya Alloh Syahid

    670 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Lisa Blackpink dan Ningning aespa Tuai Kontroversi, Seruan Boikot Menguat

    668 shares
    Share 267 Tweet 167
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.