INDOPOSCO.ID – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung irit bicara soal kasus dugaan keracunan yang dialami sebanyak 252 siswa SD di Cakung, Jakarta Timur setelah menyantap menu makan bergizi gratis (MBG) dan menyerahkan penjelasan detailnya kepada dinas terkait.
“Yang MBG sudah tertangani, nanti Kepala Dinas Pendidikan yang akan menyampaikan,” kata Pramono di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (11/5/2026).
Sebanyak 252 siswa SD Negeri di Cakung Timur 01, Ujung Menteng 02, dan Ujung Menteng 03 bergejala mual dan pusing setelah menyantap menu MBG. Sebagian besar siswa sudah membaik, dengan 26 orang sempat dirawat intensif hingga Sabtu (9/5/2026).
Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta menyelidiki dugaan keracunan ratusan siswa setelah mengonsumsi menu MBG di Pulogebang, Jakarta Timur. Hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan diperkirakan baru keluar pekan depan.
Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati menyatakan, bahwa dugaan sementara sumber masalah berasal dari menu pangsit isi tahu yang disuguhkan kepada para penerima manfaat program tersebut. Makanan itu dilaporkan memiliki rasa masam.
“Diduga dari pangsit isi tahu, karena rasanya masam. Pemeriksaan laboratorium baru keluar paling cepat Selasa depan,” ucap Ani terpisah saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (9/5/2026).
Hasil temuan mengungkapkan bahwa SPPG selaku penyuplai menu makanan tersebut saat ini masih berupaya memenuhi persyaratan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi. SPPG Pulogebang diketahui mulai beroperasi sejak 31 Maret 2026.
“Inspeksi kesehatan lingkungan sudah dilakukan dan saat ini SPPG dalam proses perbaikan. Serta pelatihan bagi penjamah makanannya,” imbuhnya. (dan)











