• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

5 Ton Sampah Pasar Kramat Jati Kini Diolah Jadi Pupuk Organik

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Senin, 11 Mei 2026 - 12:22
in Megapolitan
sampah

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau pengolahan sampah organik di Pasar Area 7 Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Senin (11/5/2026). istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan pengelolaan sampah di Pasar Kramat Jati akan dioptimalkan guna mendukung program penghijauan dan pertamanan di seluruh wilayah Jakarta.

“Seperti kita ketahui di tempat ini, kurang lebih setiap hari 5 ton, nanti bekerja sama dengan perusahaan swasta untuk menghasilkan output yang akan bermanfaat bagi pertamanan dan juga yang lainnya,” kata Pramono saat meninjau pengolahan sampah organik di Pasar Area 7 Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Senin (11/5/2026).

BacaJuga:

Pramono Irit Bicara Soal Keracunan MBG di Jakarta Timur

Langkah Baru Jakarta Atasi Sampah Disebut Bisa Tekan Beban Kota Secara Signifikan

Serahkan 5 Drop Box, Golkar: Penanganan Sampah di Jakarta Mengkhawatirkan

Dalam kesempatan tersebut, Pramono mengamati penggunaan teknologi hidrotermal yang mampu memangkas waktu pengolahan sampah organik dari metode konvensional selama sekitar tujuh hingga 10 hari menjadi hanya dua jam untuk setiap proses pengolahan.

Inovasi teknologi hidrotermal yang mengurai sampah organik dengan uap panas tanpa pembakaran kini diandalkan Pemprov DKI Jakarta. Program itu bertujuan memperkuat tata kelola sampah di sumbernya, dengan fokus utama pada penanganan sampah harian dari pasar tradisional.

“Dengan teknologi hidrotermal, waktu pengolahan sampah dapat dipangkas menjadi sekitar dua jam untuk setiap batch. Ini merupakan inovasi yang sangat baik karena mampu mempercepat proses pengolahan sekaligus menghasilkan produk yang bernilai ekonomis,” ucap Pramono.

Berdasarkan hasil uji coba pada April 2026, total sampah organik yang berhasil diolah di Pasar Kramat Jati mencapai 1.708,1 kilogram. Dari proses tersebut dihasilkan 936 liter pupuk cair dengan efisiensi waktu pengolahan hingga 80 kali lebih cepat dibandingkan metode konvensional.

Selain pupuk cair, pengolahan juga menghasilkan residu padat yang dapat dimanfaatkan kembali sebagai media tanam maupun pupuk organik.

Lebih lanjut, ia menambahkan program tersebut diyakini mampu memangkas volume sampah yang dikirim dari pasar ke Bantargebang secara signifikan.

“Saya meyakini kalau program ini bisa dijalankan, maka ini akan sangat bermanfaat baik untuk mengurangi beban pengiriman sampah dari pasar ke Bantargebang,” imbuh mantan Seskab itu. (dan)

Tags: Pasar Kramat JatiPupuk Organiksampah

Berita Terkait.

pram
Megapolitan

Pramono Irit Bicara Soal Keracunan MBG di Jakarta Timur

Senin, 11 Mei 2026 - 11:24
zulfikar
Megapolitan

Langkah Baru Jakarta Atasi Sampah Disebut Bisa Tekan Beban Kota Secara Signifikan

Senin, 11 Mei 2026 - 11:11
Serahkan 5 Drop Box, Golkar: Penanganan Sampah di Jakarta Mengkhawatirkan
Megapolitan

Serahkan 5 Drop Box, Golkar: Penanganan Sampah di Jakarta Mengkhawatirkan

Minggu, 10 Mei 2026 - 23:34
cuaca
Megapolitan

Prakiraan Cuaca di Jakarta Relatif Bersahabat, Cenderung Cerah Berawan Sepanjang Hari

Minggu, 10 Mei 2026 - 08:20
Personel-Brimob
Megapolitan

Polri Gerebek Markas Judol Internasional di Hayam Wuruk, Brimob Diterjunkan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 12:26
Hujan
Megapolitan

Sedia Payung! Jakbar Diprediksi Hujan, Wilayah Lain Berawan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:03

BERITA POPULER

  • madura

    Bhayangkara FC vs Madura United: The Guardian Cari Titik Balik, Laskar Sape Kerrab Waspada

    731 shares
    Share 292 Tweet 183
  • PSIM vs Malut United: Laskar Kie Raha Enggan Terkecoh Tren Buruk Tuan Rumah

    694 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Lisa Blackpink dan Ningning aespa Tuai Kontroversi, Seruan Boikot Menguat

    667 shares
    Share 267 Tweet 167
  • Brigpol Arya Supena Tewas Ditembak Pelaku Curanmor, Ketua Komisi III: Polisi Teladan, Insya Alloh Syahid

    666 shares
    Share 266 Tweet 167
  • DPR Didesak Turun Tangan, Warga Pam Baru Benhil Bersikukuh Tolak Penggusuran Paksa

    674 shares
    Share 270 Tweet 169
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.