• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Sita 14 Ribu Butir Ekstasi, Bea Cukai dan Polri Ringkus Jaringan Ekstasi Antarprovinsi

Dilianto Editor Dilianto
Kamis, 7 Mei 2026 - 13:51
in Nusantara
Petugas

Sinergi Bea Cukai dan Polri gagalkan peredaran sekitar 14.580 butir ekstasi (MDMA) senilai Rp14,58 miliar di wilayah Palembang pada April 2026 lalu. Foto: Dok. Bea Cukai

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sinergi Bea Cukai dan Polri gagalkan peredaran sekitar 14.580 butir ekstasi (MDMA) senilai Rp14,58 miliar di wilayah Palembang pada April 2026 lalu. Penindakan tersebut dilakukan melalui operasi gabungan yang berhasil mengungkap jaringan narkotika antardaerah yang dikendalikan dari dalam lembaga pemasyarakatan (Lapas).

Keberhasilan operasi tersebut merupakan hasil sinergi Direktorat Interdiksi Narkotika Bea Cukai, Kanwil Bea Cukai Sumbagtim, Kanwil Bea Cukai Sumatera Utara, Bea Cukai Palembang, Tim Satgas NIC, dan Subdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri.

BacaJuga:

Transportasi NTT Diguncang Gempa, Menhub: Pelabuhan dan Bandara Terdampak

Pasca-Gempa M 7,7 NTT: Jalan Macet dan Listrik Padam, BNPB Kirim Helikopter

BNPB Ralat Data Korban Gempa NTT: Meninggal Dunia 1 Orang, 4 Luka-luka

Dalam pengungkapan ini, tim gabungan melakukan controlled delivery atau penyerahan barang di bawah pengawasan. Melalui metode ini, petugas tidak langsung menghentikan pengiriman saat barang ditemukan, melainkan terus memantau pergerakan hingga mencapai titik tujuan di Palembang.

Strategi ini memungkinkan petugas tidak hanya menyita barang bukti, tetapi juga menangkap pihak yang menerima barang sekaligus memetakan jaringan penerima secara lebih menyeluruh.

Dari hasil pengembangan dan analisis intelijen, diketahui bahwa jaringan tersebut memiliki pola distribusi yang terorganisir dan melibatkan jalur lintas provinsi mulai dari Aceh, Medan, hingga Palembang. Modus yang digunakan yakni pengiriman melalui kurir darat dengan sistem pengawalan berlapis untuk menghindari pengawasan petugas.

Faktanya, dalam pengungkapan kasus ini adalah adanya pengendalian jaringan dari dalam Lapas. Hal tersebut menunjukkan bahwa peredaran gelap narkotika masih dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan oleh sindikat yang memiliki jaringan luas.

Kepala Bidang Fasilitas Kepabeanan dan Cukai Kanwil Bea Cukai Sumbagtim, Yanti Sarmuhidayanti, mengatakan bahwa keberhasilan ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam melindungi masyarakat dari ancaman narkotika.

“Penindakan ini bukan hanya soal menggagalkan peredaran barang terlarang, tetapi juga menyelamatkan ribuan generasi muda dari dampak buruk narkotika,” ujarnya.

“Jika satu butir berpotensi merusak satu nyawa, maka lebih dari 14.580 jiwa berhasil diselamatkan dari ancaman penyalahgunaan narkotika,” ungkapnya.

Para pelaku kini dijerat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal pidana mati atau penjara seumur hidup karena terlibat dalam peredaran gelap narkotika dalam jumlah besar.

Di akhir keterangannya, Yanti juga mengajak masyarakat untuk aktif berperan dalam memerangi peredaran narkotika dengan melaporkan aktivitas mencurigakan kepada aparat penegak hukum maupun instansi terkait. Menurutnya, kolaborasi antara aparat dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan terbebas dari ancaman narkotika.(ipo)

Tags: Bea CuikaiekstasiPalembangPolri

Berita Terkait.

Petugas
Nusantara

Transportasi NTT Diguncang Gempa, Menhub: Pelabuhan dan Bandara Terdampak

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:35
Warga
Nusantara

Pasca-Gempa M 7,7 NTT: Jalan Macet dan Listrik Padam, BNPB Kirim Helikopter

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:25
Petugas-BNPB
Nusantara

BNPB Ralat Data Korban Gempa NTT: Meninggal Dunia 1 Orang, 4 Luka-luka

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:04
Gempa
Nusantara

Gempa M 7 Guncang NTT, 2 Ribu Warga Nagekeo Mengungsi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:02
Seismograf
Nusantara

Kondisi Muka Laut Aman, Peringatan Dini Tsunami Pasca-Gempa NTT Berakhir

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 09:01
Gempa-NTT
Nusantara

Gempa Bumi Magnitudo 7,7 Guncang NTT, Getaran Dirasakan Hingga Makasar

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 08:10

BERITA POPULER

  • ertiga

    Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1168 shares
    Share 467 Tweet 292
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    972 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3741 shares
    Share 1496 Tweet 935
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
  • Terungkap, Ini Alasan Persib Rekrut Bek Kroasia Danijel Loncar

    824 shares
    Share 330 Tweet 206
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.