INDOPOSCO.ID – Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, membahas sinergi program pengembangan subsektor prioritas ekraf dengan Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis. Audiensi ini merupakan tindak lanjut dari Program Ekraf Peduli yang sebelumnya sudah dijalankan pada awal 2026 di Padang Pariaman.
“Dalam implementasi pengentasan kemiskinan, Kementerian Ekraf punya usulan program terkait desa kreatif dan penguatan aktivasi creative hub yang fokus pada pelatihan, pendampingan usaha hingga fasilitasi akses pasar dan permodalan. Ini menjadi instrumen penting untuk membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Menteri Ekraf dalam audiensi yang berlangsung di kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, Rabu (6/5/2026).
Menteri Ekraf juga menempatkan Sumatera Barat sebagai salah satu dari 15 lokasi prioritas pengembangan ekonomi kreatif sekaligus daerah percepatan pemulihan pascabencana. Terkait Program Ekraf Peduli, ada 3 direktorat Kementerian Ekraf yang telah mengimplementasikan programnya seperti Direktorat Gim melalui kegiatan riang dan kreatif dalam permainan gim papan untuk trauma healing (Maret), Direktorat Periklanan lewat AKTIF Native Advertising (April), dan Direktorat Konten Digital melalui pelatihan affiliator (Mei).
“Melalui intervensi ekonomi kreatif, Kementerian Ekraf tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga berkontribusi pada penurunan angka kemiskinan. Dengan pendekatan kolaborasi yang tepat, masyarakat di Padang Pariaman bisa memperoleh pendapatan yang lebih stabil dan berkelanjutan,” ujar Menteri Ekraf.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Padang Pariaman menyampaikan kondisi terkini wilayahnya yang masih menghadapi dampak bencana, termasuk kerusakan infrastruktur jalan dan penurunan produktivitas masyarakat. Bupati Padang Pariaman menekankan pentingnya pemberdayaan ekonomi yang segera bisa direalisasikan kembali di lapangan.
“Pada kesempatan ini, kami mengajukan beberapa proposal supaya masyarakat yang terdampak bencana banjir longsor beberapa bulan lalu bisa kembali bangkit. Terutama, mereka yang kehilangan mata pencaharian, kehilangan lahan sawah, dan kehilangan tempat-tempat bekerja. Kami mohon arahan dan dukungan program berkelanjutan dari Kementerian Ekraf,” ucap Bupati Padang Pariaman.
Dalam audiensi juga dibahas sejumlah inisiatif konkret yang diharap bakal ada fasilitasi dari pemerintah pusat melalui Nagari Kreatif Hub yang ada di Padang Pariaman bisa dimanfaatkan untuk peluang berbisnis.
“Kami juga turut berterima kasih kepada Kementerian Ekonomi Kreatif yang sudah melaksanakan pelatihan-pelatihan di Kabupaten Padang Pariaman sehingga memiliki atensi yang mampu membantu masyarakatnya. Sebab hal terpenting yang kami jalankan saat ini yaitu tentang pertumbuhan dan peningkatan ekonomi masyarakat,” tambah Bupati Padang Pariaman. (ney)











