• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

DME dari Batu Bara, Jurus PTBA Tekan Impor LPG hingga 80 Persen

Dilianto Editor Dilianto
Selasa, 5 Mei 2026 - 20:22
in Ekonomi
Direktur Hilirisasi dan Diversifikasi Produk PTBA, Turino Yulianto menyampaikan sambutan dalam acara Groundbreaking Proyek Hilirisasi Fase II, Kamis (29/4/2026). Foto: Dokumen PTBA

Direktur Hilirisasi dan Diversifikasi Produk PTBA, Turino Yulianto menyampaikan sambutan dalam acara Groundbreaking Proyek Hilirisasi Fase II, Kamis (29/4/2026). Foto: Dokumen PTBA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Di tengah gejolak geopolitik global dan rantai pasok energi yang kian rapuh, Indonesia tak punya banyak pilihan selain memperkuat fondasi energinya sendiri. Dari situlah langkah besar mulai digerakkan, bukan dari ladang minyak, melainkan dari batu bara yang “naik kelas”.

PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA), bagian dari holding tambang MIND ID, kini mengarahkan fokusnya pada hilirisasi batu bara menjadi Dimethyl Ether (DME), energi alternatif yang diproyeksikan menjadi pengganti LPG impor.

BacaJuga:

BAg Cetak Pendapatan Rp6,24 Triliun, Transformasi Digital dan Diversifikasi Jadi Motor Pertumbuhan

Impor Barang Modal Melonjak, Sinyal Industri Nasional Mulai Ngebut

Pendidikan Jadi Prioritas APBN 2026, Purbaya Siapkan Fondasi Indonesia Emas 2045

Langkah ini bukan sekadar proyek industri. Ia hadir sebagai jawaban atas ketergantungan Indonesia terhadap LPG impor yang masih mendominasi hingga sekitar 80 persen kebutuhan nasional, sebuah angka yang terus menekan devisa dan memperlebar beban subsidi energi.

Di Tanjung Enim, proyek ini mulai menunjukkan geliatnya. Dukungan pemerintah pun mengalir deras, menempatkan DME sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional sekaligus instrumen penting dalam agenda besar kemandirian energi.

Rosan Roeslani menegaskan urgensi proyek ini dalam momentum peletakan batu pertama fase kedua pengembangan DME.

“Pengembangan DME di Tanjung Enim menjadi langkah penting dalam mengurangi ketergantungan terhadap impor LPG, yang saat ini masih mencapai sekitar 80 persen dari kebutuhan nasional,” ujar Rosan dalam acara Groundbreaking Proyek Hilirisasi Fase II, Kamis (29/4/2026).

Bagi pemerintah dan pelaku industri, proyek ini bukan hanya soal angka produksi atau investasi. Ada manfaat yang jauh lebih luas, bahkan tak semuanya tercermin dalam laporan keuangan perusahaan.

Komisaris Utama MIND ID, Fuad Bawazier menegaskan bahwa hilirisasi batu bara menjadi DME merupakan langkah strategis yang memberikan manfaat dan keuntungan besar bagi negara, baik manfaat yang bersifat langsung (tangible) maupun tidak langsung (intangible).

“Proyek DME memberikan keuntungan yang besar bagi negara. Namun banyak keuntungan negara yang tidak dapat dicatat dalam pembukuan korporasi. Mudah-mudahan proyek ini bisa terwujud dan dijalankan sesuai target supaya kita bisa jadi negara yang mandiri energi dan pangannya,” kata Fuad.

Sementara itu, di level holding, Direktur Utama MIND ID, Maroef Sjamsoeddin melihat DME sebagai bagian dari transformasi besar sektor tambang Indonesia, dari sekadar pengekspor bahan mentah menjadi penghasil produk bernilai tambah tinggi.

“MIND ID akan terus mendorong sinergi antar anggota grup dan mitra strategis untuk memastikan proyek hilirisasi berjalan optimal dan berkelanjutan, serta memberikan kontribusi nyata terhadap ketahanan energi nasional,” tutur Maroef.

Di internal PTBA sendiri, optimisme tak kalah kuat. Direktur Utama Arsal Ismail menegaskan bahwa proyek ini adalah bentuk kesiapan perusahaan menghadapi tantangan energi masa depan.

“Proyek ini juga sejalan dengan Asta Cita, khususnya dalam memperkuat kedaulatan energi, mendorong industrialisasi nasional, meningkatkan nilai tambah sumber daya alam, serta menciptakan lapangan kerja yang produktif dan berkelanjutan,” jelas Arsal.

Hal senada disampaikan Turino Yulianto, yang menyebut DME sebagai bagian penting dari transformasi bisnis perusahaan.

“Pengembangan DME merupakan langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor LPG, menghemat devisa, serta memperkuat industri domestik,” ungkap Turino.

Lebih dari sekadar substitusi energi, proyek ini juga diproyeksikan menjadi motor ekonomi baru, menciptakan lapangan kerja, memicu tumbuhnya industri turunan, hingga menggerakkan roda ekonomi daerah.

Jika berjalan sesuai rencana, DME dari Tanjung Enim bukan hanya akan menjadi alternatif LPG. Ia bisa menjadi simbol pergeseran arah: dari ketergantungan impor menuju kemandirian energi berbasis kekuatan sendiri. (her)

Tags: Batu BaraBukit AsamDMELPGmind idPTBA

Berita Terkait.

RUPS
Ekonomi

BAg Cetak Pendapatan Rp6,24 Triliun, Transformasi Digital dan Diversifikasi Jadi Motor Pertumbuhan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:23
Kegiatan-EI
Ekonomi

Impor Barang Modal Melonjak, Sinyal Industri Nasional Mulai Ngebut

Sabtu, 4 Juli 2026 - 10:02
Purbaya
Ekonomi

Pendidikan Jadi Prioritas APBN 2026, Purbaya Siapkan Fondasi Indonesia Emas 2045

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:30
Kapal
Ekonomi

PJM Panen Pengakuan, Transformasi Komunikasi Digital Diganjar Penghargaan Nasional

Jumat, 3 Juli 2026 - 20:49
Penghargaan
Ekonomi

Di Era AI dan Informasi Serba Cepat, Digital PR Jadi Garda Terdepan Perusahaan

Jumat, 3 Juli 2026 - 20:09
Prabowo
Ekonomi

DPR Ingatkan Target Ekonomi 2027 Jangan Sekadar Angka

Jumat, 3 Juli 2026 - 19:48

BERITA POPULER

  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2169 shares
    Share 868 Tweet 542
  • Portugal vs Kroasia: Martinez Sebut Ronaldo dan Modric Berada di Atas Keraguan Publik

    851 shares
    Share 340 Tweet 213
  • Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

    1647 shares
    Share 659 Tweet 412
  • Menteri Ekraf: Arsip Jadi Jejak Transformasi Ekonomi Kreatif Indonesia

    929 shares
    Share 372 Tweet 232
  • Gempa Bumi Dangkal M 4,0 Guncang Palu, BMKG: Kedalaman Hiposenter 2 Km

    779 shares
    Share 312 Tweet 195
Messi
Olahraga

Atasi Perlawanan Sengit Tanjung Verde 3-2, Argentina Melaju ke Babak 16 Besar

Editor Ali Rachman
Sabtu, 4 Juli 2026 - 09:31

INDOPOSCO.ID - Tim nasional (Timnas) Argentina menang susah payah dengan skor 3-2 saat menghadapi Tanjung Verde pada babak 32 besar...

SelengkapnyaDetails
Salah

Bawa Mesir Lolos ke 16 Besar, Salah Ungkap Alasan Pakai Trik Panenka di Babak Tos-tosan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 08:30
Ramos

Kroasia Gugur di 32 Besar, Zlatko Dalic Ngamuk Sebut Wasit Sangat Buruk

Jumat, 3 Juli 2026 - 19:08
Pemain-Swiss

Hasil Piala Dunia: Swiss Hentikan Langkah Aljazair dengan Kemenangan Meyakinkan

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:05
Portugal Lolos Dramatis ke 16 Besar, Ramos: Saya Suka Momen Bertekanan Tinggi

Portugal Lolos Dramatis ke 16 Besar, Ramos: Saya Suka Momen Bertekanan Tinggi

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:02
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.