• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Kunjungi Ponpes Habib Rizieq, Menkop: Koperasi Pesantren Jadi Motor Ekonomi Umat

Nasuha Editor Nasuha
Kamis, 7 Mei 2026 - 21:46
in Ekonomi
ferry

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono saat berdialog dengan Habib Rizieq. Foto: Dokumen KemenkopMenteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono saat berdialog dengan Habib Rizieq. Foto: Dokumen Kemenkop

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pembentukan koperasi di lingkungan pesantren mendorong penguatan kemandirian ekonomi umat. Pernyataan tersebut diungkapkan Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono saat menghadiri acara Multaqo Pengajian Guru-Guru dan Ulama se-Jawa Barat yang digelar di Pondok Pesantren Alam Agrikultural, Megamendung, Bogor, Kamis (7/5/2026).

Menkop menekankan pentingnya mengembalikan peran koperasi sebagai ‘sokoguru’ atau tiang utama perekonomian nasional, sesuai amanat konstitusi dan cita-cita para pendiri bangsa. Ia menilai, selama beberapa dekade terakhir, sistem ekonomi Indonesia terlalu didominasi oleh kekuatan pasar dan korporasi besar yang memicu ketimpangan.

BacaJuga:

Swiss-Belresort Dago Heritage Gandeng Hompimplay Tawarkan Paket Mulai Rp1,619 Juta

Emas Kian Bersinar, Investor Ramai-Ramai Tinggalkan Deposito

Wuling Aira EV Catat Respons Positif, Lebih dari 3.500 SPK dalam Dua Pekan

“Presiden ingin supaya koperasi itu kembali seperti dulu dicita-citakan oleh para pemimpin bangsa. Negara harus hadir mengatur sistem ekonomi agar ada keadilan, dan koperasi adalah instrumen utamanya,” ujar Menkop.

Ia juga menceritakan sejarah panjang koperasi yang dipelopori oleh tokoh-tokoh Islam seperti H.O.S. Cokroaminoto pada tahun 1913, yang membuktikan bahwa nilai-nilai kebersamaan dalam koperasi sejalan dengan nilai-nilai pesantren.

Acara ini turut dihadiri oleh pendiri sekaligus pengasuh Ponpes Alam Agrikultural, Habib Rizieq Syihab, serta jajaran ulama, asatidz, dan tokoh masyarakat dari berbagai daerah di Jawa Barat.

Menkop menjelaskan pemerintah saat ini tengah mengakselerasi program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di 83.000 desa dan kelurahan di seluruh Indonesia.

Ia menjabarkan KDKMP dirancang untuk menjalankan tiga fungsi strategis. Pertama, menyalurkan kebutuhan pokok dan sarana produksi seperti pupuk dan benih langsung ke desa.

Kedua, menyerap dan menampung hasil produk masyarakat desa, baik pertanian maupun peternakan. Ketiga, menjadi kanal penyaluran bantuan pemerintah seperti Bansos dan BLT agar lebih tepat sasaran.

Secara khusus, Menkop mendorong Ponpes Alam Agrikultural dan ormas-ormas Islam lainnya untuk memperkuat Koperasi Pondok Pesantren (Kopontren). Ia mencontohkan kesuksesan Kopontren Sidogiri dan Sunan Drajat yang telah mampu memiliki pabrik, pusat grosir, hingga sistem pembiayaan syariah yang besar.

Ferry yang juga menjabat sebagai Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), mengajak umat untuk tidak hanya menjadi nasabah perbankan syariah, tetapi mulai masuk ke sektor riil. Ia mendorong pesantren mulai memproduksi kebutuhan harian secara mandiri, mulai dari sabun, kecap, hingga saus, yang nantinya akan dipasarkan melalui jaringan gerai koperasi desa.

“Kita ingin membangun ekosistem bersama. Koperasi akan kita dampingi, kita bina, bahkan kita biayai melalui LPDB (Lembaga Pengelola Dana Bergulir),” tegasnya.

Menkop juga menyatakan bahwa penguatan koperasi bukan sekadar urusan bisnis, melainkan upaya menggeser nilai-nilai materialistik dan serakah dengan nilai gotong royong dan kekeluargaan yang menjadi jati diri bangsa.

Pendiri sekaligus Pengasuh Ponpes Alam Agrikultural, Habib Rizieq Syihab, memberikan dukungan penuh terhadap langkah Menkop Ferry Juliantono untuk menghidupkan kembali sistem ekonomi kerakyatan berbasis koperasi.

Habib Rizieq menilai bahwa koperasi merupakan satu-satunya jalan efektif untuk melawan hegemoni oligarki yang selama ini mendominasi pasar Indonesia.

Habib Rizieq memaparkan sejarah besar Nabi Muhammad SAW saat melakukan terobosan ekonomi di Madinah untuk mematahkan dominasi pasar pihak tertentu kala itu. Ia menekankan bahwa Nabi membangun kemandirian ekonomi umat bukan melalui kekerasan, melainkan dengan membangun persatuan di masjid dan mempersaudarakan kaum Muhajirin serta Ansar dalam prinsip berbagi.

“Persaudaraan itulah yang menjadi basis usaha bersama, yang sekarang kita kenal sebagai koperasi,” ujarnya. (srv)

Tags: Ekonomi UmatFerry JuliantonoKoperasi PesantrenmenkopPonpes Habib Rizieq

Berita Terkait.

Room
Ekonomi

Swiss-Belresort Dago Heritage Gandeng Hompimplay Tawarkan Paket Mulai Rp1,619 Juta

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 23:05
Emas Kian Bersinar, Investor Ramai-Ramai Tinggalkan Deposito
Ekonomi

Emas Kian Bersinar, Investor Ramai-Ramai Tinggalkan Deposito

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 22:34
Aira-ev
Ekonomi

Wuling Aira EV Catat Respons Positif, Lebih dari 3.500 SPK dalam Dua Pekan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 22:04
Merchandise
Ekonomi

J&T Express Gandeng Tahilalats, Warnai Perayaan 11 Tahun dengan Aktivasi Kreatif

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:03
Stella
Ekonomi

PHE Siapkan Ekosistem Natural Hydrogen, Bidik Pengembangan Energi Masa Depan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:02
Pelatihan
Ekonomi

Grup PHI Zona 9 Jangkau Lebih dari 750 Penerima Manfaat Program PPM

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 18:00

BERITA POPULER

  • ertiga

    Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1169 shares
    Share 468 Tweet 292
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    973 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3770 shares
    Share 1508 Tweet 943
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    871 shares
    Share 348 Tweet 218
  • Makin Banyak Pengguna, Komunitas Geely Perkuat Kebersamaan di GIIAS 2026

    789 shares
    Share 316 Tweet 197
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.