• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Pertamina-Apache Bahas Migas Masa Depan, Fokus Garap Reservoir Non Konvensional

Dilianto Editor Dilianto
Kamis, 7 Mei 2026 - 19:07
in Ekonomi
Pertemuan-strategis

Pertemuan strategis Pertamina dan Apache Corporation membahas penguatan teknologi, investasi, hingga peluang pengembangan lapangan migas di Indonesia dan internasional. Foto: Dokumen Pertamina

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – PT Pertamina (Persero) mulai memperluas langkah strategisnya di sektor hulu migas dengan membuka peluang kolaborasi bersama Apache Corporation. Fokus pembicaraan kedua perusahaan mengarah pada pengembangan reservoir minyak dan gas bumi, baik konvensional maupun non konvensional, demi mendorong peningkatan produksi energi nasional.

Pertemuan tersebut mempertemukan Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Oki Muraza dengan Senior Vice President, U.S. Assets & Corporate Development Apache Corporation Scott Grandt beserta jajaran manajemen kedua perusahaan.

BacaJuga:

Kementerian LH, SKK Migas dan PHR Dorong Pemulihan TTM Berbasis Teknologi

Swiss-Belresort Dago Heritage Gandeng Hompimplay Tawarkan Paket Mulai Rp1,619 Juta

Emas Kian Bersinar, Investor Ramai-Ramai Tinggalkan Deposito

Dalam diskusi itu, sejumlah peluang kerja sama dibahas secara mendalam. Mulai dari pengembangan aset hulu migas di Indonesia, potensi sinergi internasional, hingga ketertarikan Apache terhadap peluang eksplorasi dan investasi di Tanah Air.

Salah satu isu yang paling banyak mendapat perhatian ialah optimalisasi low quality reservoir melalui penerapan teknologi Enhanced Oil Recovery (EOR) dan Multi-Stage Fracturing (MSF). Kedua teknologi tersebut diyakini mampu menjadi solusi untuk meningkatkan produktivitas lapangan migas yang memiliki tantangan reservoir lebih kompleks.

Tak hanya itu, Pertamina dan Apache juga menjajaki peluang pengembangan unconventional reservoir yang dinilai semakin relevan di tengah perubahan dinamika ekonomi energi global dan perkembangan rantai pasok dunia.

Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Oki Muraza mengatakan, Pertamina menekankan pentingnya membangun ekosistem pengembangan migas non konvensional yang kompetitif, didukung skema fiskal yang menarik, kepastian regulasi, penguatan supply chain, serta kolaborasi dengan mitra strategis global yang memiliki pengalaman teknis dan operasional.

“Pertamina juga membuka peluang partnership pada aset-aset migas domestik milik perusahaan, sekaligus menjajaki potensi kolaborasi pada aset internasional. Pembahasan turut mencakup penguatan strategi merger and acquisition (M&A) guna memperkuat portofolio dan mendukung pertumbuhan bisnis hulu migas secara global,” ujar Oki dalam keterangannya, Kamis (7/5/2026).

Saat ini, Pertamina terus memperkuat jejak internasionalnya. Perusahaan pelat merah tersebut tercatat memiliki produksi luar negeri sekitar 200 ribu barel oil per day (KBOPD).

“Selain itu, Pertamina juga memperkuat partisipasi pada sejumlah proyek strategis global dan domestik, termasuk rencana pengembangan wilayah kerja di Cekungan Kutai bersama Eni S.p.A., serta pengembangan Lapangan Abadi Masela bersama INPEX Corporation dan Petronas,” tambahnya.

Di sisi lain, Apache melihat Indonesia sebagai kawasan yang memiliki potensi menarik untuk pengembangan bisnis energi jangka panjang.

Senior Vice President, U.S. Assets & Corporate Development Apache Corporation, Scott Grandt mengatakan, Apache menyampaikan bahwa strategi internasional saat ini fokus pada pertumbuhan aset yang mampu memberikan value creation secara berkelanjutan melalui pendekatan organik.

“Apache memiliki pengalaman dalam pengelolaan aset migas konvensional onshore di Mesir serta pengembangan operasi di kawasan Permian Basin, Amerika Serikat,” jelas Scott.

Sebagai bagian dari percepatan produksi nasional, Pertamina saat ini juga telah memulai pengeboran dengan pendekatan Multi-Stage Fracturing untuk migas konvensional. Selain itu, perusahaan tengah menyiapkan pengeboran sumur appraisal horizontal bagi pengembangan migas non konvensional.

Langkah penjajakan kerja sama ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Pertamina mendukung agenda Asta Cita pemerintah, khususnya dalam memperkuat ketahanan energi nasional melalui peningkatan produksi migas, penguasaan teknologi, dan perluasan kemitraan strategis global demi menjaga keberlanjutan pasokan energi Indonesia ke depan.(her)

Tags: ApachemigasPertaminaReservoir Non Konvensional

Berita Terkait.

Kementerian LH, SKK Migas dan PHR Dorong Pemulihan TTM Berbasis Teknologi
Ekonomi

Kementerian LH, SKK Migas dan PHR Dorong Pemulihan TTM Berbasis Teknologi

Minggu, 16 Agustus 2026 - 14:06
Room
Ekonomi

Swiss-Belresort Dago Heritage Gandeng Hompimplay Tawarkan Paket Mulai Rp1,619 Juta

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 23:05
Emas Kian Bersinar, Investor Ramai-Ramai Tinggalkan Deposito
Ekonomi

Emas Kian Bersinar, Investor Ramai-Ramai Tinggalkan Deposito

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 22:34
Aira-ev
Ekonomi

Wuling Aira EV Catat Respons Positif, Lebih dari 3.500 SPK dalam Dua Pekan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 22:04
Merchandise
Ekonomi

J&T Express Gandeng Tahilalats, Warnai Perayaan 11 Tahun dengan Aktivasi Kreatif

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:03
Stella
Ekonomi

PHE Siapkan Ekosistem Natural Hydrogen, Bidik Pengembangan Energi Masa Depan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:02

BERITA POPULER

  • ertiga

    Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1169 shares
    Share 468 Tweet 292
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    973 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3782 shares
    Share 1513 Tweet 946
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    871 shares
    Share 348 Tweet 218
  • Makin Banyak Pengguna, Komunitas Geely Perkuat Kebersamaan di GIIAS 2026

    789 shares
    Share 316 Tweet 197
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.