INDOPOSCO.ID – Pertamina terus membuka ruang kolaborasi global demi memperkuat ketahanan energi nasional. Dalam ajang Offshore Technology Conference (OTC) di Houston, Amerika Serikat, perusahaan energi nasional itu mulai menjajaki peluang kerja sama strategis dengan SLB, perusahaan teknologi energi global yang dikenal memiliki jaringan dan kapabilitas luas di sektor migas dan energi rendah karbon.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi Pertamina untuk mempercepat peningkatan produksi minyak dan gas bumi nasional sekaligus menghadirkan operasional yang lebih efisien dan berkelanjutan di tengah tantangan industri energi dunia yang terus berubah.
Wakil Direktur Utama Pertamina, Oki Muraza, menyebut kemitraan teknologi menjadi faktor penting dalam mendorong transformasi sektor energi nasional agar lebih kompetitif di masa depan.
“Kolaborasi dengan mitra teknologi seperti SLB merupakan langkah strategis untuk memperkuat ketahanan energi nasional. Kami tidak hanya mendorong peningkatan produksi, tetapi juga memastikan operasi yang efisien, kompetitif, dan berkelanjutan,” ujar Oki dalam keterangannya, Kamis (7/5/2026).
Dalam penjajakan tersebut, kedua pihak membahas sejumlah peluang sinergi mulai dari optimalisasi aset, peningkatan keandalan operasi, penguatan produksi migas, hingga efisiensi biaya operasional. Tak hanya itu, pengurangan emisi karbon serta pemanfaatan teknologi digital dan pengolahan data juga menjadi fokus utama kerja sama.
SLB sendiri dikenal sebagai perusahaan teknologi energi global yang menghadirkan solusi terpadu di sepanjang rantai bisnis energi, mulai dari eksplorasi dan produksi migas hingga pengembangan teknologi digital dan energi rendah karbon.
Dengan kemampuan teknologi yang dimiliki, SLB dinilai mampu mendukung percepatan transformasi sektor hulu migas Indonesia, termasuk dalam pengembangan subsurface, sistem produksi modern, hingga solusi dekarbonisasi untuk mendukung target net zero emission.
Kolaborasi ini sekaligus menunjukkan bahwa pengembangan industri migas kini tidak lagi hanya bertumpu pada besarnya cadangan sumber daya alam, tetapi juga pada kekuatan inovasi teknologi, efisiensi operasi, dan keberlanjutan bisnis energi.
Sinergi Pertamina dengan mitra global diharapkan dapat mempercepat pencapaian target produksi migas nasional sekaligus memperkuat daya tarik Indonesia sebagai tujuan investasi energi di kawasan.
Melalui langkah ini, Pertamina menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan sektor energi yang tangguh, modern, dan berkelanjutan demi mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dalam jangka panjang. (her)











